Berdasarkan proyeksi tahun 2030 Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Menurut laporan lembaga audit dan konsultan profesional Pricewaterhouse-Coopers (PwC), Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia berdasarkan paritas daya beli Purchasing Power Parity (PPP) mencapai USD 5,424 triliun pada 2030. Secara keseluruhan pada tahun tersebut sejumlah negara berkembang akan menjadi penopang kekuatan ekonomi dunia. Menurut Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) untuk menjadi negara dengan ekonomi kuat, kehadiran Ekonomi Islam menjadi harapan bagi Indonesia dan dunia dalam mewujudkan masyarakat madani dunia. Mengutip riset International Monetary Fund (IMF), posisi perekonomian Indonesia tahun 2016 berada di peringkat 8 dengan total Produk Domestik Bruto (PDB) US$ 3.028 miliar.

Implementasi untuk mewujudkan Indonesia menjadi salah satu negara dengan perekonomian terbesar merupakan tantangan besar bagi Indonesia. Indonesia harus memulai upaya-upaya intensif untuk mencapai hal tersebut. Oleh sebab itu, perlu adanya upaya yang lebih maju untuk mencapai tujuan tersebut. Tujuan utama GSENT 2018 adalah untuk memfasilitasi masyarakat Indonesia untuk turut berkontribusi serta mengelola tantangan dan peluang dengan cermat, juga sebagai dorongan penuh terhadap kemajuan ekonomi syariah kepada para praktisi, akademisi, serta regulator agar mampu memiliki kondisi ekonomi yang mandiri, sehingga ekonomi syariah dapat menjadi poros perekonomian dunia.

Peluang dan tantangan ini menjadi momentum tepat bagi Sharia Economic Forum Universitas Gunadarma dalam upaya menjawab tantangan zaman melalui kemegahan rangkaian acara “Gunadarma Sharia Economic Event (GSENT) 2018”. GSENT 2018 merupakan perhelatan akbar sebagai bukti kecintaan terhadap perkembangan negara Indonesia yang akan memberikan performa prima melalui tema besar, yakni “Revitalise the Role of Islam in Realizing Indonesia as One of the Largest Economies in the World” kedalam sub-sub tema menarik diantaranya: Industry, Inovation and Infrastructure, Quality Education, Halal Lifestyle, No Poverty, Renewable Energy, Wealth Distribution dan Financial Technology yang mengacu kepada masalah perekonomian yang sedang hangat diperbincangkan. Oleh sebab itu, sudah saatnya Indonesia dapat melihat potensi ekonomi syariah di ranah global.

For Immediate Release

Sharia Economic Forum (SEF) Universitas Gunadarma Menyelenggarakan

“12th Gunadarma Sharia Economic Event (GSENT)

Depok, 17-21 April 2018 – Sharia Economic Forum (SEF) adalah Kelompok Studi Ekonomi Islam di Universitas Gunadarma, dengan bangga menyelenggarakan 12th Gunadarma Sharia Ecocnomic Event (GSENT). Gunadarma Sharia Economic Event (GSENT) merupakan event terbesar dan termegah yang diselenggarakan oleh Sharia Economic Forum (SEF) Universitas Gunadarma. Menghadirkan pembicara-pembicara professional dan berkompeten dari dalam dan luar negeri, serta dihadiri oleh lebih dari 2200 peserta.

Tahun ini, 12th GSENT bertemakan Revitalise the Role of Islam in Realizing Indonesia as One of the Largest Economies in the World, yang terselenggara atas kerjasama, dan hubungan baik Sharia Economic Forum (SEF) dengan Universitas Gunadarma (UG), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), PT. Mandom, Kiyora, Badan Amil Zakat Pertamina (BAZMA), CIMA Global Indonesia, Mandiri Amal Insani, Gumindo Bogamanis, PT. Pembangunan Perumahan (PP), Majalah Marketing, Majalah Stabilitas, Tabloid Kontan, Kompas, dan Farfala Syar’i. Didukung oleh lebih dari 7 Organisasi/Asosiasi, disponsori lebih dari 10 perusahaan, dan dipublikasikan lebih dari 17 media partner.

Rangkaian acara 12th GSENT terdiri dari 2 Seminar Internasional, 3 Seminar Nasional, dan Konferensi Mahasiswa (Student Conference), serta Olimpiade Nasional Ekonomi Islam. GSENT 2018 mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam rangkaian seminar, diantaranya dihadiri oleh perwakilan dari Islamic Economic Forum for Indonesian Development (ISEFID), Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FOSSEI), Dosen dari Perguruan Tinggi, Mahasiswa, dan umum.

Selain Olimpiade Nasional Ekonomi Islam, 12th GSENT juga menggelar Lomba Video Kreatif mengenai Sosialisasi Ekonomi Syariah dan Best Photo Contest dengan menshare foto ke Instragram. Sharia Ecomic Forum menganugerahkan penghargaan kepada sponsor yang telah bekerjasama dalam menyelenggarakan 12th GSENT yakni kepada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), PT. Mandom, Kiyora, Badan Amil Zakat Pertamina (BAZMA), CIMA Global Indonesia, Mandiri Amal Insani, Gumindo Bogamanis, PT. Pembangunan Perumahan (PP), Majalah Marketing, Majalah Stabilitas, Tabloid Kontan, Kompas, dan Farfala Syar’i.

17 April 2018

Seminar Nasional ini terselenggara atas kerjasama Sharia Economic Forum dengan lebih dari 40 institusi, baik dari lembaga pemerintahan maupun swasta, yang merupakan salah satu dari rangkaian seminar 12th Gunadarma Sharia Economic Event (GSENT). Seminar satu hari penuh yang dimulai sejak pukul 09:00 – 16:00 WIB. Untuk sesi pertama yaitu seminar nasional yang memaparkan strategi membentuk dan mengembangkan Generasi Era Milennial menjadi agent of change sehingga dapat berperan dalam kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang bermoral. Serta pentingnya pembekalan sistem pendidikan islami dalam rangka penguatan nilai moral bangsa untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Islam.

Sedangkan seminar nasional di sesi siang membahas terkait pemanfaatan potensi sumber daya alam terbarukan tanpa merusak lingkungan demi terciptanya lingkungan hijau yang berkelanjutan.

Topik Seminar Internasional ini meliputi:

Sesi 1 “How to Engage the Millennials Generation Become Agents of Change to Perform the Role for Islamic Economics in Society?”

Sesi 2 “How Contribution of Islamic to Renewable Energy Resources towards Sustainable Development of Green Economy?”

Dengan rincian pemateri sebagai berikut:

Sesi 1 “How to Engage the Millennials Generation Become Agents of Change to Perform the Role for Islamic Economics in Society?”

 Ir. Hendarman, Msc. Ph.D (Keynote Speaker)

Kepala Pusat Analisis dan Sinkronisasi Kebijakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

 Izzani Ulfi, S.E., Sy., M.Ec (Moderator)

Dosen Universitas Gunadarma

 Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M. A. (Narasumber 1)

Rektor Universitas Darussalam Gontor

 Prof. Dr. H. Veithzal RivaiMBA. (Narasumber 2)

Ketua Dewan Pakar Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI)

 

 

 

Sesi 2 “How Contribution of Islamic to Renewable Energy Resources towards Sustainable Development of Green Economy?”

 Dr. Ir. Riskayanto, M.M (Moderator)

Ketua Prodi Ekonomi Syariah Universitas Gunadarma

 Wilman Ramdani, S .Ag, M (Narasumber 1)

Sekjend di Center for Indonesian Resources Strategic Studies

 Drs. Wawan Supriatna, M. Pd (Narasumber 2)

Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi

 Dr. Eng. Yunus Daud, Dipl.Geotherm.Tech., M.Sc. (Narasumber 3)

Ketua Program Magister Eksplorasi Geothermal Universitas Indonesia dan Founder PT NewQuest Geotechnology

 

18 April 2018

Seminar Nasional ini terselenggara atas kerjasama Sharia Economic Forum dengan lebih dari 40 institusi, baik dari lembaga pemerintahan maupun swasta, yang merupakan salah satu dari rangkaian seminar 12th Gunadarma Sharia Economic Event (GSENT). Seminar satu hari penuh yang dimulai sejak pukul 09:00 – 16:00 WIB. Untuk sesi pertama yaitu seminar internasional yang memaparkan upaya mewujudkan pembangunan berkeadilan dengan pemerataan distribusi yang dapat diimplementasikan secara global guna mendukung petumbuhan perekonomian yang berkelanjutan.

Sedangkan seminar nasional di sesi siang membahas terkait pengoptimalan Indonesia sebagai kiblat industri halal dengan memanfaatkan trend dan potensi bisnis halal serta mengoptimalkan segmen konsumen industri halal yang paling tinggi di dunia.

Topik Seminar Internasional & Nasional ini meliputi:

Sesi 1 “Establishing the Equitable Infrastructure towards Economic Justice and Prosperity”

Sesi 2 “Implementing Halal Industry towards Indonesia as the Global Halal Lifestyle Center”

Dengan rincian pemateri sebagai berikut:

Sesi 1 “Establishing the Equitable Infrastructure towards Economic Justice and Prosperity”

 Ir. Djoko Kirmanto, Dipl. HE (Keynote Speaker)

   Minister of Public Works Indonesia (2004-2014)

 Ir. Irina Mildawani, MT.PhD (Moderator)

   Dosen Universitas Gunadarma

 Husni M B, MBA.

   Business Development Manager of EthisCrowd

 Representatif Bappenass.

Sesi 2 “Implementing Halal Industry towards Indonesia as the Global Halal Lifestyle Center”

 Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, M.A. (Keynote Speaker)

Gubernur NTB (2008 – 2018)

 Nur Azifah, S.E., MM.

Dosen Universitas Gunadarma

 Riyanto Sofyan, B.S.E.E., M.B.A

Ketua Tim Percepatan Pariwisata Halal Kementerian Pariwisata

 Aisha Maharani

Founder Halal Corner

 

21 April 2018

Seminar Nasional ini terselenggara atas kerjasama Sharia Economic Forum dengan lebih dari 40 institusi, baik dari lembaga pemerintahan maupun swasta, yang merupakan salah satu dari rangkaian seminar 12th Gunadarma Sharia Economic Event (GSENT). Seminar satu hari penuh yang dimulai sejak pukul 09:00 – 16:00 WIB. Untuk sesi ini yaitu Student Conference yang merupakan kompetisi akbar untuk membentuk kader-kader ekonomi Islam yang kontributif, inovatif, dan inspiratif dalam upaya menuju ekonomi berkeadilan.

Topik Student Conference ini meliputi:

“Realizing Maqashid Al-Shariah to Achieve Economic Justice through Islamic Philanthropy”

Dengan rincian pemateri sebagai berikut:

“Realizing Maqashid Al-Shariah to Achieve Economic Justice through Islamic Philanthropy”

 Dr. Ir. Imam Teguh Saptono (Keynote Speaker)

Presiden Direktur Global Wakaf Corporation (GWC))

Artikel dan Foto dari panitia penyelenggara. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi website kami di www.shariaeconomicforum.org

Skip to toolbar