Halo selamat malam sobat Gogo!! Apa kabar semuanya? Sehat? Semoga seluruh Sobat Gogo dimanapun kalian, dalam keadaan yang sehat, sejahtera, dan yang paling penting yaitu bahagia. Wahai sobat Gogo sekalian, sedang apa kalian? Masih​​ sibukah membuat video bu Denddy?​​ Jangan sibuk-sibuk si​​ ​​ nanti waktu buat Gogonya kapan? Tapi nih ya sob, taugak sih kenapa bu Denddy bisa banyak uangnya?:o Bu Denddy lagi apa yah disana? #lahkokjdbuDenndy. Bicara soal bu Denddy, kemarin Gogo dikasih tau sama beliau katanya nih uangnya bisa banyak karena beliau pandai dalam Perencanaan Laba (profit planning). Wih kayak kenal tuh materi apa. Yappp betul sekali, sepertinya bu Denddy adalah penggemar berat Gogo di prodi Akmen yaaa.. hihihi.

Yuk sob pantengin kultweet dr Gogo yah, karena di malam yang indah penuh dengan kebahagiaan ini, Gogo akan bahas salah satu ilmunya bu Denddy yaitu tentang “Perencanaan Laba (Profit Planning). Sobat Gogo pokoknya jangan sampai kalah dengan bu Denddy yahh.​​  Pengertian dari Perencanaan Laba (Profit Planning) adalah sebuah proses yang dilakukan oleh organisasi bisnis untuk mencapai tingkat laba yang diharapkan.​​ Pada kali ini, Gogo akan berfokus kepada tahap-tahap yang dilakukan ya sob. Kita akan melihat bahwa perencanaan laba dicapai melalui penyusunan sejumlah anggaran yang apa bila disatukan, induk (master budget). Anggaran induk merupakan alat manajemen yang sangat penting yang mengkomunikasikan rencana-rencana manajemen di dalam suatu organisasi, mengalokasikan sumber daya, dan mengoordinasikan aktivitas.

Anggaran adalah rencana terperinci untuk masa depan yang diekspresikan dalam bentuk kuantitatif. Anggaran digunakan untuk dua tujuan yaitu perencanaan dan pengendalian. Perencanaan meliputi perumusan tujuan dan penyusunan berbagai anggaran untuk mencapai tujuan tersebut. Pengendalian meliputi pengumpulan umpan balik untuk memastikan rencana telah dijalankan secara tepat atau di modifikasikan bila perubahan keadaan. Untuk menjadi efektif, anggaran yang baik harus mencakup keduanya, karena rencana yang baik tanpa pengendalian yang efektif akan membuang waktu. Nahh pada materi ini Gogo akan membagi menjadi dua bagian yaitu untuk kerangka dasar penganggaran dan penyusunan anggaran induk.

Kerangka dasar penganggaran meliputi:

  • Manfaat anggaran. Anggaran sendiri memiliki manfaat sebagai alat komunikasi bagi rencana manajemen, alat memaksa manajer untuk memikirkan dan merencanakan masa depan, alat alokasi sumber daya, memunculkan potensi masalah sebelum masalah terjadi,​​ mengkoordinasikan aktivitas seluruh organisasi dengan cara mengintegrasikan rencana dari berbagai bagian, dan menentukan tujuan dan sasaran untuk mengevaluasi kinerja selanjutnya.

  • Akuntansi Pertanggungjawaban (responsibility accounting). Adalah bahwa seorang manajer harus dibuat bertanggung jawab atas permasalahan tertentu dan hanya masalah tersebut saja segingga manajer dapat melakukan pengendalian pada tingkat yang signifikan.​​ 

  • Memilih Periode Anggaran.​​ Anggaran operasi biasanya mencakup periode satu tahun sesuai dengan tahun pajak perusahaan. Anggaran berlanjur banyak digunakan oleh berbagai organisasi. Anggaran berlanjut atau perpetual adalah anggaran 12 bulanan yang bergerak maju ke bulan berikutnya bila bulan saat ini telah berakhir.

  • Anggaran yang Ditetapkan Sendiri (self-imposed budget) atau Anggaran Partisipatif (partisipatif budget) merupakan anggaran yang disusun dengan kerja sama dan partisipasi penuh dari seluruh manajer pada segala tingkatan.

  • Faktor Manusia dalam Penganggaran.​​ Keberhasilan program anggaran juga bergantung pada seberapa jauh manajemen puncak menerima program anggaran sebagai bagian penting dari aktivitas perusahaan, dan cara manajemen puncak menggunakan data yang dianggarkan.

  • Komite Anggaran (budget committee) biasanya bertanggung jawab atas semua masalah kebijakan yang berkaitan dengan program anggaran dan berkaitan dengan koordinasi penyusunan anggaran itu sendiri. Komite biasanya terdiri dari direktur utama, wakil diretur utama berbagai bidang. Kesulitan dan perselisihan tentang masalah anggaran diselesaikan oleh komite ini.

  • Anggaran induk (master budget) mengandung sejumlah anggaran terpisah tetapi saling berkaitan. Berikut adalah gambar keterkaitan anggaran tersebut:

WhatsApp Image 2018-03-12 at 21.32.52.jpeg

 

Nah sob​​ sekarang yang akan Gogo bahas adalah tentang Penyusunan Anggaran Induk. Daftar dokumen yang merupakan bagian dari anggaran produk yaitu:

  • Anggaran Penjualan. Anggaran penjualan adalah titik awal dalam penyusunan anggaran induk. Seperti gambar 8.2 yang diatas sob, banyak hal dalam anggaran induk bergantung pada anggaran penjualan, seperti produksi, pembelian, persediaan, dan beban.​​ 

  • Anggaran Produksi. Anggaran produksi disusun setelah anggaran penjualan. Anggaran produksi (production budget) menampilkan jumlah unit yang harus diproduksi selama setiap periode anggaran untuk memenuhi rencana penjualan dan juga untuk menghasilkan persediaan akhir yang iinginkan.

  • Anggaran Bahan Baku Langsung. Anggaran ini dapat disusun setelah kebutuhan produksi selesai dihitung. Anggaran bahan baku langsung menunjukan secara terperinci bahan mentah yang harus dibeli untuk memenuhi anggaran produksi dan untuk memenuhi jumlah persediaan yang memadai. Anggaran bahan baku langsung (dan anggaran pembelian barang dagangan untuk perusahaan dagang) umumnya disertai dengan skedul perkiraan pengeluaran kas​​ untuk bahan mentah. Skedul ini diperlukan untuk menyusun anggaran kas secara keseluruhan.

  • Anggaran Tenaga Kerja Langsung (direct labor budet) menunjukan jumlah jam tenaga kerja langsung yang dibutuhkan untuk memenuhi anggaran produksi. Kebutuhan tenaga​​ kerja langsung harus dihitung agar perusahaan tahu apakah jam tenaga kerja yang ada cukup untuk produksi.

  • Anggaran Overhead Manufaktur (manufacturing overhead budget) menunjukan skedul seluruh biaya produksi selain bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung.

  • Anggaran Persediaan Akhir Barang Jadi (ending finished goods inventory budget). Setelah suatu perusahaan memiliki seluruh data yang diperlukan, maka dihitunglah biaya produksi per unit. Untuk biaya dan unit yang belum terjual dihitung pada anggaran persediaan akhir barang jadi.

  • Anggaran Beban Penjualan dan Administrasi (selling and admninistrative expense budget) menunjukan beban yang dianggarkan selain yang berkaitan dengan pabrik. Di perusahaan besar, anggaran ini merupakan kompilasi dari banyak anggaran lebih kecil yang diserahkan oleh para kepala departemen dan orang lain yang bertanggung jawab atas beban penjualan dan administrasi.

  • Anggaran Kas, terdiri dari empat bagian yaitu bagian penerimaan, bagian pengeluaran, bagian kelebihan dan kekurangan kas, dan bagian pendanaan.

  • Anggaran Laporan Laba Rugi, merupakan salah satu skedul penting dalam proses anggaran. Anggaran laporan laba rugi menunjukan rencana laba perusahaan untuk periode anggaran yang akan datang, dan ini juga berlaku sebagai acuan bagi kinerja perusahaan selanjutnya.

  • Anggaran Laporan Posisi Keuangan, disusun dengan memulainya pada laporan posisi keuangan awal periode anggaran dan menyesuaikan dengan data yang terdapat pada skedul.

Nah itu dia sob sekilas materi dari Gogo tentang perencanaan laba. Untuk kali ini hanyalah pengantar penganggaran dan perencanaan laba. Di pertemuan selanjutnya, Gogo akan lebih banyak menjelaskan tentang perencanaan laba secara mendalam. Sobat Gogo jangan lupa terus update ilmu kalian, jangan lupa di like dan retweet, serta jangan lupa untuk dipelajari. Jangan mudah rindu Gogo yah berat hihihi. Dadahhh. Keep learning, sharing, inspiring sob…..

Skip to toolbar