Akuntansi Manajemen Jepang

bendera-jepang

  1. Gogo perjelas ya Sob, Jepang merupakan pesaing Amerika Serikat dalam biaya, kualitas pengiriman, dan tepat waktu. #AkmenJepang
  2. Ahli di Jepang menggunakan praktek just-in-time, quality control, dan penggunaan agresif teknologi manufaktur yg fleksibel. #AkmenJepang
  3. Di beberapa industri utama yaitu mobil, komputer, elektronik konsumen, & semikonduktor #AkmenJepang, (cont)
  4. (cont) prakteknya sangat bervariasi, namun beberapa pola yg terkait tidak muncul. #AkmenJepang
  5. Pola-pola ini membedakan aspek-aspek tertentu #AkmenJepang dari praktek-praktek yang didirikan di AS.
  6. Nah #AkmenJepang tidak akan membiarkan prosedur akuntansi menentukan bagaimana mereka mengukur dan mengontrol kegiatan organisasi.
  7. #AkmenJepang mnggunakan sistem akuntansi u/ memotivasi kryawan agar bertindak sesuai dg strategi manufaktur jngk pnjng daripada (cont)
  8. (cont) untuk menyediakan manajemen senior data yang tepat pada biaya, varians, dan keuntungan. #AkmenJepang
  9. Jadi, prinsip #AkmenJepang adalah Akuntansi lebih berperan untuk “mempengaruhi” daripada berperan untuk “menginformasikan”
  10. Contoh, manajer tingkat tinggi di perusahaan Jepang tidak khawatir tentang apakah sistem alokasi biaya overhead (cont) #AkmenJepang
  11. (cont) mencerminkan tuntutan yg tepat setiap produk yg dibuat dari sumber daya perusahaan daripada (cont) #AkmenJepang
  12. (cont) bagaimana sistem mempengaruhi prioritas pengurangan biaya dari manajer menengah dan pekerja toko. #AkmenJepang
  13. Nah bagaimana Sob? Tenang masih banyak info Gogo tentang #AkmenJepang buat sobat Gogo semua hehe Gogo lanjutin yaaa.
  14. Akuntansi di Jepang juga mencerminkan dan memperkuat komitmen utama manajemen berbasis pasar. #AkmenJepang
  15. Ketika memperkirakan biaya produk baru, perusahaan membuat satu titik u/ tidak bergantung pada standar teknik yg berlaku. #AkmenJepang
  16. Mereka menetapkan biaya sasaran berasal dari perkiraan harga pasar yang kompetitif. #AkmenJepang
  17. Biaya target ini biasanya jauh di bawah biaya yang saat ini dicapai, yang didasarkan pada teknologi standar dan proses. #AkmenJepang
  18. Manajer kemudian menetapkan standar untuk mengukur kemajuan bertahap menuju memenuhi tujuan target biaya. #AkmenJepang
  19. Satu hal yang dapat kita pelajari, #AkmenJepang tidak menekankan optimalisasi dalam keterbatasan yang ada.
  20. Sebaliknya, #AkmenJepang mendorong karyawan untuk melakukan perbaikan terus-menerus.

Disiplin 3 dan 4 dalam 4 dx

4disciplines

  1. Ada yang masih ingat disiplin 3 dan 4 dalam 4dx? #4dx34
  2. Yap, disiplin 3 adalah keep a compelling scoreboard sedangkan disiplin 4 adalah create a cadence of accountability. #4dx34
  3. Gogo mulaisatu-satuya… πŸ˜€ #4dx34
  4. Keep a compelling scoreboard (membuat papan skor yg menggugah) berarti membuat papan skor yg diketahui semua orang. #4dx34
  5. Nah artinya gimana nih, Sob? #4dx34
  6. Dalam implementasi 4dx, papan skor dibuat menarik dan mudah dipahami setiap orang yang melihat. #4dx34
  7. Tujuannya adalah tiap orang dapat mengetahui posisi pemain saat ini menang atau #4dx34
  8. Oh ya, Sob. Pemain yang Gogo maksud adalah orang-orang yang ikut serta dalam menyukseskan WIG dalam 4dx. #4dx34
  9. Diharapkan, dengan diumumkannya posisi gerak tiap pemain, pemain akan semakin termotivasi untuk maju dan mencapai WIG. #4dx34
  10. Oleh karena itu, penting sekali Sob untuk bias mendefinisikan lead dan lag measure. #4dx34
  11. Dengan mendefinisikan secara tepat, lead measure tidak hanya menjadi sebuah #4dx34
  12. Scoreboard yang dibuat juga bias dihias dengan menarik, Sob. #4dx34
  13. Misalnya menggunakan model lintasan balap dgn mobilnya diisi o/foto Pemain yg sudah mendekati finish adalah pemenang. #4dx34
  14. Jadi setiap ada pencapaian yg dilakukan pemain, papan skor harus diupdate sebagai #4dx34
  15. Nah, Sobat Gogo sudah paham bukan pentingnya disiplin 3 ini? #4dx34
  16. Lanjutya Sob, Gogo bahas disiplin 4 yaitu create a cadence of accountability (ciptakan irama pertanggungjawaban). #4dx34
  17. Disiplin ini berarti tiap orang memiliki tanggungjawab untuk menyukseskan WIG yang telah disepakati dalam disiplin 1. #4dx34
  18. Tanggungjawab secara konvensional hanya sebatas pada bawahan kepada atasan, namun dalam 4dx hal ini #4dx34
  19. Tiap pemain bertanggungjawab kepada tim dan hal ini diharapkan dapat menciptakan kebiasaan yang baik. #4dx34
  20. Balik lagi pada konsep 4dx bahwa WIG tercapai karena adanya konsistensi dan tanggungjawab dari tim #4dx34

The Four Discipline of Execution

4disciplines

  1. Kali ini Gogo mau bahas tentang #4dx atau The Four Discipline of Execution. Ada yang tau maksud dari istilah tsb? #4dx
  2. Eits, jangan sampai tertukar dengan bioskop ya, Sob. #4dx
  3. Jadi #4dx ini merupakan formula dalam mengeksekusi atau mengimplementasikan strategi perusahaan sob. #4dx
  4. Bedanya #4dx dengan Balanced Scorecard apa ya, Sob?
  5. Yap, #4dx hanya berisi 1-2 tujuan yang paling penting u/ langsung dieksekusi yang dikenal dgn Wildly Important Goal (WIG).
  6. Sedangkan Balanced Scorecard berisi beberapa tujuan perusahaan yang terbagi dalam 4 perspektif. #4dx
  7. Melalui penerapan #4dx ini diharapkan strategi perusahaan dapat tercapai dan memberikan manfaat terbesar bagi perusahaan. #4dx
  8. Konsep #4dx diperkenalkan oleh Stephen Covey yang sebelumnya melakukan survey terhadap CEO. #4dx
  9. Survey tersebut menghasilkan kesimpulan bahwa kesulitan terbesar CEO dalam menjalankan strategi adalah eksekusi. #4dx
  10. Berdasarkan permasalahan tersebut sehingga lahirlah #4dx ini sob
  11. #4dx memungkinkan para pemimpin untuk secara efektif mengeksekusi strategi.
  12. Nah, #4dx memiliki ruang lingkup yang terbagi dalam empat disiplin, Sob.
  13. Disiplin pertama dan kedua adalah focus on the Wildly Important Goal dan act on the lead measure. #4dx
  14. Sedangkan disiplin yang ketiga dan keempat adalah keep a compelling scoreboard dan create a cadence of accountability. #4dx
  15. Focus on the WIG menggali bagaimana setiap individu memberikan upaya terbaik terhadap 1-2 tujuan yang paling penting. #4dx
  16. Diharapkan tiap individu bisa memberikan upaya yang lebih baik dari pada upaya yang biasa-biasa untuk beragam tujuan. #4dx
  17. Dengan memberikan fokus hanya pada beberapa tujuan penting, maka hasil terbaik dapat diperoleh. #4dx
  18. Daripada kita membagi fokus kita terhadap beragam tujuan, lebih baik kita fokus ya, Sob? πŸ˜€ #4dx
  19. Sementara dalam dimensi act on the lead measures, dilakukan tracking terhadap hal2 yang dapat menggerakan untuk mencapai tujuan. #4dx
  20. Hal ini dapat dilakukan dengan mencurahkan energi kita pada aktivitas yang mengendalikan lead measures #4dx
  21. Kira-kira apa itu lead measures ya, Sob? #4dx
  22. Lead measures merupakan ukuran dari kegiatan yang paling berhubungan dengan pencapaian target. #4dx
  23. Contohnya, apabila target perusahaan adalah mengurangi frekuensi kerusakan kendaraan operasional. #4dx
  24. Maka yang menjadi lead measures adalah frekuensi kendaraan operasional diservis secara rutin. #4dx
  25. Disiplin yang ketiga adalah keep a compelling scoreboard yaitu memastikan setiap individu dalam tim mengetahui skor saat ini. #4dx
  26. Jadi setiap individu mrngrtahui bagaimana posisi kinerja tim saat ini, menang atau kalah. #4dx
  27. Oleh karena itu dibutuhkan scoreboard (papan skor) sederhana yg menarik sehingga dpt menyajikan scoreboard u/ keseluruhan tim. #4dx
  28. Contohnya, scoreboard dibuat dalam bentuk lintasan balap mobil. #4dx
  29. Ketika terdapat nilai yang tinggi maka akan ada simbol mobil yg sudah mendekati garis finish. #4dx
  30. Kemudian, disiplin yang terakhir adalah create a cadence of accountability. #4dx
  31. Dalam hal ini tim harus melakukan pertemuan untuk menjaga akuntabilitas setiap orang dalam pencapaian WIG. #4dx
  32. Pada tahap ini dilakukan evaluasi terhadap performa setiap anggota kemudian memperbaiki apa yang menjadi kekurangan. #4dx

Perspektif Proses Bisnis Internal Dan Pembelajaran Pertumbuhan dalam Balanced Scorecard

unduhan

  1. Seperti yg dijelaskan minggu lalu, perspektif 3 itu adalah proses bisnis internal. #Perspektif34BSC
  2. Proses bisnis internal memiliki tujuan & ukuran yg ditujukan u/ memenuhi harapan para pemegang saham serta pelanggan. #Perspektif34BSC
  3. Tujuan & ukuran ini umumnya dikembangkan setelah tujuan & ukuran dalam perspektif keuangan dan pelanggan dirumuskan. #Perspektif34BSC
  4. Pendesainan perspektif ini penting dilakukan oleh mereka yang mengetahui secara mendalam atas misi perusahaan. #Perspektif34BSC
  5. Perusahaan menciptakan nilai melalui rangkaian proses tertentu, yang terbagi atas 3 #Perspektif34BSC
  6. Nah 3 proses ini meliputi inovasi, operasi, dan layanan purna jual. #Perspektif34BSC
  7. Tenaaaang Sob, Gogo jelasin satu-satu hehe πŸ˜€ #Perspektif34BSC
  8. Dimulai dari inovasi yg terbagi atas 2 yaitu pemahaman ttg kebutuhan pelanggan & penciptaan produk yg dibutuhkan. #Perspektif34BSC
  9. Pertama, penelitian ttg pasar yg meliputi ukuran pasar, preferensi pelanggan yang umumnya dilakukan melalui survei #Perspektif34BSC
  10. Kedua, penciptaan produk yg sesuai dengan hasil riset yg biasanya dilakukan oleh bagian R & D dalam perusahaan. #Perspektif34BSC
  11. Oh iya R&D ini singkatan dari Research and Development ya, Sob. πŸ˜€ #Perspektif34BSC
  12. Selanjutnya, proses operasi yaitu proses dalam membuat produk yang kemudian disampaikan oleh pelanggan. #Perspektif34BSC
  13. Proses dimulai dari penerimaan pesanan pelanggan, kemudian dilakukan pembuatan produk dan melaksanakan jasa. #Perspektif34BSC
  14. Proses operasi akan diakhiri dengan penyampaian produk yang berupa barang atau jasa tsb. #Perspektif34BSC
  15. Pengukuran kinerja dalam proses ini meliputi pengukuran dalam hal waktu, mutu, dan biaya. #Perspektif34BSC
  16. Waktu umumnya diukur dengan menggunakan manufacturing cycle effectiveness (MCE). #Perspektif34BSC
  17. Mutu biasanya diukur dg persentase produk cacat, reworks, jumlah pengembalian barang. #Perspektif34BSC

Nah itu semua ttg perspektif balance scorecard yang ketiga proses bisnis internal. #Perspektif34BSC

Udh mulai ngerti kan Sob? Gogo lanjut bahas perspektif yang keempat ya, Sob #Perspektif34BSC

  1. Perspektif yang keempat adalah pespektif pembelajaran dan pertumbuhan #Perspektif34BSC
  2. Tujuan perspektif ini adalah menyediakan infrastruktur (pekerja, sistem dan prosedur) sebagai pendorong yg (cont) #Perspektif34BSC
  3. (cont) memungkinkan tujuan dan kinerja yg istimewa dlm 3 perspektif sebelumnya dpt tercapai. #Perspektif34BSC
  4. Nah ada beberapa tolok ukur yg digunakan dalam perspektif ini, Sob. Kira-kira apa aja ya? πŸ˜€ #Perspektif34BSC
  5. Tolok ukurnya ada employee capabilities, information systems capabilities, motivation, empoverment, aligment. #Perspektif34BSC
  6. Gogo bahas satu2 ya, Sob. Yang mau ambil minum dan cemilan dl silahkan, biar makin seru nih baca kultweet Gogo πŸ˜€ #Perspektif34BSC
  7. Pertama, Employee Capabilities (kapabilitas pekerja). Ada tiga tolok ukur utama yang berhubungan dg tujuan pekerja. #Perspektif34BSC
  8. Pengukuran tersebut terdiri dari kepuasan, retensi pekerja, serta produktivitas pekerja. #Perspektif34BSC
  9. Pengukuran ini dipengaruhi o/ bbrp faktor seperti kompetensi staff, infrastruktur teknologi dan iklim untuk bertindak. #Perspektif34BSC
  10. Kedua, Information System Capabilities yang dapat diukur melalui tersedianya informasi tepat waktu dan akurat (cont) #Perspektif34BSC
  11. (cont) mengenai pelanggan dan proses bisnis internal yang penting bagi para pengambil keputusan #Perspektif34BSC
  12. Pemenuhan kebutuhan ini akan sangat mendukung tercapainya tujuan perusahaan. #Perspektif34BSC
  13. Ketiga, motivation, empowerment and aligment (motivasi, pemberdayaan dan keselarasan. #Perspektif34BSC
  14. Indikator ini penting u/ menjamin proses yg berkesinambungan thdp upaya pemberian motivasi & inisiatif bagi karyawan. #Perspektif34BSC
  15. Jika proses berjalan dgn baik di perspektif 4, maka diharapkan perspektif 3 akan terlaksana yg mengakibatkan (cont) #Perspektif34BSC
  16. (cont) tercapainya tujuan di perspektif 2 dan berdampak pada tercapainya tujuan pada perspektif 1 yaitu finansial. #Perspektif34BSC

Perspektif Finansial dan Pelanggan BSC

unduhan

  1. Melanjutkan kultweet minggu lalu, Gogo masih mau bahas tentang balanced scorecard sob. #Perspektif12BSC
  2. Tapi kali ini Gogo mau membahas lebih detail tentang perspektif yang ada di dalam balanced scorecard. #Perspektif12BSC
  3. Balanced scorecard kan memiliki 4 persepektif nih sob, yaitu finansial, pelanggan, proses bisnis internal. #Perspektif12BSC
  4. Sementara perspektif terakhir adalah perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. #Perspektif12BSC
  5. Nah fokus kultweet Gogo kali ini adalah perspektif 1 dan 2 yaitu finansial dan pelanggan, Sob. #Perspektif12BSC
  6. Gogo bahas satu-satu ya mulai dari finansial dahulu. #Perspektif12BSC
  7. Perspektif finansial atau keuangan menjelaskan tujuan perusahaan untuk mencapai profit, Sob #Perspektif12BSC
  8. Untuk mencapai tujuan tersebut, secara umum persepektif ini menawarkan tiga strategi. #Perspektif12BSC
  9. Pertumbuhan pendapatan, penurunan biaya serta pemanfaatan aset adl strategi yg dpt dijalankan u/ mencapai profit. #Perspektif12BSC
  10. Pengukuran prespektif keuangan menggunakan data-data keuangan, seperti laporan keuangan sob. #Perspektif12BSC
  11. Dari laporan keuangan tersebut dapat dianalisis lebih lanjut menggunakan rasio-rasio keuangan. #Perspektif12BSC
  12. Jadi, untuk mengukur kinerja keuangan dapat menggunakan rasio-rasio keuangan. #Perspektif12BSC
  13. Misalnya, ROA, ROI, current ratio, inventory turnover ratio, fixed asset turnover ratio, DER, EVA dsb #Perspektif12BSC
  14. Buat yang masih bingung istilah-istilah tersebut bisa dibuka lagi bukunya atau googling lagi ya. #Perspektif12BSC
  15. Perspektif kedua dalam balanced scorecard adalah perspektif pelanggan. #Perspektif12BSC
  16. Perspektif ini terkait dengan bagaimana perusahaan menciptakan nilai bagi pelanggan. #Perspektif12BSC
  17. Nilai pelanggan dapat diartikan sebagai perbedaan antara realisasi dan pengorbanan. #Perspektif12BSC
  18. Realisasi merupakan apa yang pelanggan terima. Sementara pengorbanan adalah apa yang dikeluarkan oleh pelanggan #Perspektif12BSC
  19. Realisasi dapat digambarkan sebagai fitur produk, kualitas produk, purna jual, pengiriman produk, citra, dan reputasi. #Perspektif12BSC
  20. Terdapat dua kelompok pengkuran pelanggan dalam perspektif ini sob. #Perspektif12BSC
  21. Dua kelompok pengukuran tersebut adalah customer core measurement dan customer value proportion. #Perspektif12BSC
  22. Customer core measurement terdiri dari pangsa pasar, retensi pelanggan, akuisisi pelanggan, kepuasan pelanggan (cont) #Perspektif12BSC
  23. (cont) dan profitabilitas pelanggan. #Perspektif12BSC
  24. Sementara customer value proportion terdiri dari atribut produk/jasa, hubungan pelanggan, serta citra dan reputasi. #Perspektif12BSC
  25. Gogo jelasin yang kelompok customer core measurement ya, Sob. #Perspektif12BSC
  26. Pangsa pasar dapat digunakan untuk menggambarkan proporsi bisnis yang dikuasai perusahaan. #Perspektif12BSC
  27. Pangsa pasar dapat dihitung dengan menggunakan jumlah pelanggan atau volume penjualan #Perspektif12BSC
  28. Retensi pelanggan menggambarkan bagaimana perusahaan mampu menjaga hubungan baik #Perspektif12BSC
  29. Retensi pelangggan juga menggambarkan bagaimana kemampuan perusahaan untuk mempertahankan pelanggan. #Perspektif12BSC
  30. Akuisisi pelanggan mencerminkan kemampuan perusahaan menarik pelanggan baru di segmen pasar yang sudah ada. #Perspektif12BSC
  31. Akuisisi pelanggan dapat dihitung dengan jumlah pelanggan baru atau jumlah penjualan kepada pelanggan baru. #Perspektif12BSC
  32. Kepuasan pelanggan menilai kepuasan pelanggan atas kinerja tertentu. #Perspektif12BSC
  33. Kepuasan pelanggan dapat diukur dengan meminta umpan balik tentang kinerja perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. #Perspektif12BSC
  34. Terakhir, keuntungan pelanggan menghitung laba bersih yang diperoleh pelanggan setelah dikurangi (cont) #Perspektif12BSC
  35. (cont) dengan berbagai pengeluaran yang dibutuhkan untuk mendukung pelanggan tersebut. #Perspektif12BSC
  36. Yuk sob lanjut ke pengukuran pada kelompok customer value proportion. #Perspektif12BSC
  37. Pertama, atribut produk/jasa menggambarkan fungsionalitas dari produk, harga serta kualitas produk #Perspektif12BSC
  38. Sementara hubungan pelanggan menyangkut penyampaian produk/jasa kepada pelanggan. #Perspektif12BSC
  39. Hal ini meliputi waktu respon terhadap pesanan dan pengiriman serta perasaan pelanggan setelah membeli barang/jasa. #Perspektif12BSC
  40. Terakhir, citra dan reputasi menggambarkan faktor-faktor tak berwujud yang dapat menarik pelanggan. #Perspektif12BSC