oleh Admin | Okt 3, 2013 | Akuntansi Keuangan, Auditing, Direktorat Pendidikan dan Pelatihan

- Malam Sob! kali ini Gogo mau mencoba bahas secara singkat mengenai perbedaan Auditing dan Akuntansi. #Beda
- Banyak orang awam yang berpandangan bahwa auditing itu adalah salah satu ilmu akuntansi. #Beda
- Hal ini sangat wajar mengingat asal mulanya auditor sangat terkait dengan data-data keuangan. #Beda
- Kita flashback terkait Definisi dan Siklus dari Akuntansi dan Auditing yuk Sob. Masih pada ingat kan Definisi keduanya? #Beda
- Secara umum, Siklus Akuntansi meliputi: Transaksi–>Jurnal–>BukuBesar–>Laporan Keuangan. #Beda.
- Sedangkan Siklus Auditing meliputi kebalikan dari siklus Akuntansi : Laporan Keuangan–>Buku Besar–>Transaksi. #Beda
- Transaksi yang dimaksud pada Auditing merupakan bukti-bukti yang mendukung penyusunan laporan keuangan. #Beda
- Dari sinilah terlihat perbedaan yang paling mendasar : Akuntansi bersifat Konstruktif, dan Auditing bersifat Analisis. #Beda
- Dari Input yang berbeda tersebut tentu saja akan menghasilkan Output yang berbeda sob, yuk simak lagi perbedaannya. #Beda
- Output dari Akuntansi tentu saja akan menghasilkan Laporan Keuangan : Neraca, Laba Rugi, Arus Kas, Lap.Perubahan Modal. #Beda
- Sedangkan Output dari Auditing akan menghasilkan Opini atas penyajian Laporan Keuangan yang telah diperiksa. #Beda
- Penyusun dibalik Akuntansi dan Auditing tentu saja berbeda. #Beda
- Akuntansi disusun oleh Akuntan Internal Perusahaan dengan berpedoman pada SAK (Standar Akuntansi Keuangan). #Beda
- Sedangkan Auditing dilakukan o/Akuntan Publik dgn berpedoman pd SPAP (StandarProfesiAkuntanPublik) & IAPI (Institut Akuntan Publik Indonesia) #Beda
- Dari definisi akuntansi dan auditing diatas, sebetulnya ada satu perbedaan yang sangat prinsip antara auditing dan akuntansi. #Beda
- Akuntansi lebih menekankan pada proses pencatatan sedangkan auditing berfokus pada proses penelusuran. #Beda
- Dalam audit keuangan (Financial audit) kegiatan penelusuran ditujukan pada pencarian bahan pembuktian keuangan sesuai dengan laporan keuangan. #Beda
- Karena obyek audit adalah data-data akuntansi, maka auditor dituntut untuk memahami kaedah prinsip akuntansi. #Beda
- Dalam melakukan audit, seorang auditor harus memahami prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku berupa pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK). #Beda
- Auditor juga harus memiliki keahlian dalam mengumpulkan dan menafsirkan bahan bukti audit. Keahlian inilah yang membedakan auditor dengan akuntan. #Beda
- Auditing bukanlah cabang dari ilmu akuntansi, akantetapi merupakan cabang ilmu yang bebas. #Beda
- Cabang ilmu yang bebas, yang mendasarkan pada hasil kegiatan akuntansi atau hasil kegiatan lainnya. #Beda
- Jadi sekianlah sob diskusi kita malam ini dengan pembahasan #Beda antara Auditing dan Akuntansi. Semoga bermanfaat untuk Sobat semua. Gogo pamit dulu ya.
oleh Admin | Okt 3, 2013 | Akuntansi Keuangan, Direktorat Pendidikan dan Pelatihan
Adalah sangat mungkin suatu saat perusahaan merubah metode penyusutan ke metode lainnya, atau juga melakukan koreksi atas kesalahan catat

Perubahan metode, perubahan estimasi, dan kesalahan (error) diatur di PSAK 25, sambil dibaca yah Sob.. sambil kita ngobrol ringan yuks 😀
1. Ada 2 jenis perubahan akuntansi, yaitu : (1) Perubahan dlm prinsip akuntansi, (2) Perubahan dlm estimasi akuntansi. #changes
2. Buat yg pertama kita bahas perubahan kebijakan akuntansi dulu ya sob 😀 #changes
3. Perubahan dlm kebijakan akuntansi yaitu perubahan dari 1 kebijakan akuntansi ke kebijakan akuntansi yg lain. (cont) #changes
4. perubahan metode penilaian persediaan dari Average ke LIFO; perubahan pengakuan pendapatan kontrak konstruksi #changes
5. Ada tiga pendekatan yg terkait dengan penerapan perubahan akuntansi (1) Current (2) Prospective dan (3) Retrospective #changes
6. Perubahan dlm kebijakan akuntansi diperbolehkan jk hal itu disyaratkan oleh standar dan dpt memberikan informasi yg lbh reliabel #changes
7. Current approach artinya perusahaan melaporkan dampak kumulatif dr perubahan dlm lap laba rugi tahun berjalan sbg irregular item #changes
8. Yang dimaksud dgn dampak kumulatif adalah perbedaan antara pendapatan pada periode lalu dengan periode dimana (cont) #changes
9. kebijakan&estimasi akuntansi yg baru diterapkan. Dlm pendekatan ini, dampak dari perubahan dlm pendapatan periode lalu (cont) #changes
10.. hanya tampak dlm laporan laba rugi saat ini. Perusahaan tdk merubah laporan keuangan periode lalu #changes
11. Dalam Prospective approach, persh tdk menyesuaikan saldo awal dlm lap keuangan utk mencerminkan perubahan prinsip yg diadopsi. #changes
12. Dalam Retrospective approach perusahaan menyesuaikan lap keuangan periode lalu berdasarkan prinsip baru yg diadopsi.#changes
13. Dalam Retrospective approach, perubahan dilaporkan sbb: #changes
14. (1) Lap keuangan utk tiap prior period disesuaikan & disajikan berdasarkan kebijakan yg baru (cont). #changes
15. (2) Menyesuaikan nilai tercatat aset dan liabilitas sesuai dgn penyajian awal ditambah saldo awal laba ditahan. #changes
16. Nah, kalau terjadi perubahan dlm kebijakan akuntansi, perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut: #changes
17. (1) Sifat dari perubahan kebijakan akuntansi; (2) Sebab mengapa kebijakan akuntansi yg baru dapat menyediakan informasi (cont) #changes
18.. lebih reliable dan relevan. (3) item dalam laporan keuangan yang terpengaruh #changes
19.. (4) basic and diluted EPS (5) jumlah penyesuaian yg terkait dgn periode sebelum penyajian tersebut #changes
20. Perusahaan tidak harus menggunakan retrospective approach jika salah 1 dari hal berikut ini terjadi (cont) #changes
21. (1) perusahaan tdk dpt menentukan dampak dari penerapan retrospektif #changes
22. (2) penerapan retrospective apprah mensyaratkan asumsi ttg management’s intent di masa lalu #changes
23. (3) penerapan retrospective approach mensyaratkan estimasi penting yang tidak dapat dikembangkan oleh perusahaan. #changes
24. Itu tadi tentang Perubahan Kebijakan Akuntansi, skrg kita lanjut ke Perubahan dalam Estimasi Akuntansi ya sob, cekidot.. #changes
25. Yg dimaksud dgn Perubahan dlm Estimasi Akuntansi adl perubahan yg tjd sbg akibat dari informasi baru atau pngalaman baru (cont) #changes
26. Misalnya perubahan estimasi piutang tak tertagih, persediaan yg rusak, umur manfaat & nilai residu aset, dll #changes
27. Remember Sob, perubahan dalam estimasi akuntansi dilaporkan secara prospektif #changes
28. Jika terjadi perubahan dlm estimasi akuntansi,perusahaan hrs mengungkapkan : sifat dan jumlah dari perubahan dlm (cont) #changes
29.. estimasi akuntansi yg memiliki dampak terhadap periode saat ini dan diharapkan akan berdampak di periode mendatang #changes
30. Perusahaan tdk perlu mengungkapkan: perubahan dlm estimasi akuntansi yg dibuat sbg bagian dr operasi normal perusahaan (cont) #changes
31.. seperti cadangan pitang tak tertagih atau kerusakan persediaan, kecuali jika jumlahnya material. #changes
32. Based on PSAK 25 Koreksi kesalahan meliputi hal-hal berikut ini: #changes
33. (1) Prubahan dr kebijakan akuntansi yg tdk diterima umum mjd kebijakan akuntansi yg diterima umum; #changes
34. (2) kesalahan matematis (3) perubahan estimasi yg tjd krn perusahaan tdk menyiapkan estimasi dgn konsisten #changes
35. (4) kegagalan dlm mengakui/ menangguhkan beban dan pendapatan tertentu (6) penyalahgunaan fakta (7) kesalahan klasifikasi biaya #changes
36. Standar akuntansi mengharuskan perusahaan utk mengoreksi semua kesalahan. Salah 1 caranya adalah dengan (cont) #changes
37. Mencatat koreksi kesalahan dr periode yg lalu sbg penyesuaian thd saldo awal laba ditahan pd periode saat ini #changes
38. Untuk laporan komparatif, perusahaan harus me-restate laporan periode lalu yang terpengaruh utk mengoreksi kesalahan. #changes
39. Nah itu tadi Sob sekilas tentang Perubahan Akuntansi dan Analisis Kesalahan. Semoga bermanfaat ya 😀 #changes
Komentar Terbaru