Sekuritas Pendilusi (Pendilusi Securities)

Sekuritas pendilusi merupakan sekuritas yang dapat diubah menjadi saham biasa dan perubahan tersebut berakibat pada pengurangan (dilution) laba per lembar saham.

Contoh sekuritas pendilusi adalah convertible bonds, convertible preferred stock, stock warrants.

Gogo kali ini bahas 3 contoh sekuritas pendilusi nya ya sob!

 

1. Utang dan Ekuitas ( Debt & Equity )

Banyak kontroversi  yang terkait dengan perlakuan akuntasi untuk instrumen keuanga seperti opsi saham, sekuritas konvertibel, dan saham preferen berhubungan dengan apakah perusahaan harus melaporkan intrumen intrumen ini sebagian kewajiban (liability) ataukah sebagai ekuitas. Misalnya, perusahaan harus menggolongkan saham yang tidak dapat ditembus (nonredeemable) sebagai ekuitas karena perusahaan penerbitnya tidak memiliki kewajiban(obligation) untuk membayar dividen atau membeli kembali saham. Pengumuman dividen adalah kebijakan perusahaan penerbit, demikian pula mengenai keputusan untuk membeli kembali saham tersebut. Demikia pula, saham preferen yang tidak dapat ditebus tidak mengharusakan perusahaan penerbitnya untuk membayar dividen atau membeli sahamnya kembali. Oleh karena itu, saham biasa atau saham preferen yang dapat ditebus tidak mempunyai karakteristik kewajiban yang penting kewajiban untuk membayar pemegang saham biasa atau saham preferen pada suatu saat dimasa depan.

Sekuritas yang mempunyai dua karakteristik, baik sebagai hutang maupun ekuitas. Misalnnya, obligasi koonvertibel mempunyai karakteristik baik sebagai hutang maupun ekuitas.  Sekuritas konvertibel di samping opsi, warna, dan sekuritas yang lain sering kali disebut sebagai sekuritas dilutif (dilutive securities), karena pada saat pengurangan (exercise), sekuritas ini akan mengurangi / mendilusi laba per saham.

 

2. Utang Terkonversi ( Debt Converted )

Aset dan kewajiban finansial merupkan pos-pos statemen keuangan sebagai konsekuensi adanya instrumen finansial. Instrumen finansial pada dasarnya merupakan alat pembayaran atau penjaminan sehingga dapat digunakan oleh pemegangnya untuk melunasi utang. Utang terkonversi (convertible debt) merupakan salah satu instrumen finansial tersebut. Karakteristik obligasi konversi menimbulkan masalah akuntansi pada saat pengakuan, pengkonversian, dan pelunasan.

Karena bersifat kewajiban dan ekuitas, masalah pada saat pengakuan adalah apakah harga penerbitan (kos) obligasi harus dipecah menjadi porsi yang merepresentasi utang obligasi (masuk kewajiban) dan porsi yang merepresentasi hak konversi (masuk ekuitas) atau harga penerbitan tidak dipecah dan utang terkonversi dianggap utang semata-mata.

Terdapat dua perbedaan pendapat mengenai hal tersebut. Pendukung pemisahan berpendapat bahwa hak konversi dapat dinilai karena hak tersebut tidak berbeda dengan hak beli saham. Sementara itu, pendukung semata-mata utang mengatakan seballiknya. Landasan mereka dalam memperlakukan utang terkonversi semata-mata sebagai utang adalah ketidakterpisahan (inseparability) dan kepraktisan (practicality). Hal ini pula yang menjadi basis APB dalam memandang nilai obligasi dan hak konversi sebagai satu kesatuan.

Jika obligasi dapat dikonversi menjadi sekuritas perusahaan lainnya selama periode tertentu sesudah penerbitnya, maka obligasi tersebut disebut sebagai Obligasi konvertibel (convertible bonds). Obligasi konvertibel menggabungkan manfaat dari sebuah obligasi dengan hak istimewa (privilege) untuk menukarnya dengan saham pada opsi pemegang saham. Obligasi itu dibeli oleh investor yang menginginkan keamanan atas obligasi yang dipegangnya (jaminan bunga dan pokok) ditambah opsi tambahan berupa konversi jika nilai saham tersebut meningkat secara signifikan.

Perusahaan menerbitkan sekuritas konvertibel karena dua alasan utama. Pertama adalah keinginan untuk meningkatkan modal ekuitas tanpa memberikan pegendalian kepemilikan yang berlebihan kecuali diperlukan. Untuk mengilustrasikannya, asumiskan bahwa perusahaan ingin mendapat $1.000.000 pada saat saham biasanya dijuah seharga $45 persaham. Penerbitan seperti ini akan membutukan penjualan sebanyak 22.222 saham (dengan mengabaikan biaya penerbitan). Dengan menjual 1.000 Obligasi pada nilai pari $1.000, yang masing masing dapat dikonversi menjadi 20 lembar saham biasa, perusahaan dapat memperoleh $1.000.000 dengan hanya menerbitkan 20.000 lembar saham biasa.

Alasan kedua mengapa perusahaan menerbitkan sekuritas konvertibel adalah untuk memperoleh pembiayaan dengan saham biasa pada suku bunga yang rendah. Banyak perusahaan hanya dapat menerbitkan hutang pada suku bunga yang tinggi, kecuali jika perjanjian konvertibel dicantumkan. Hak istimewa atau privilage konversi membuat para investor bersedia menerima suku bunga yang lebih rendah dibandingkan penerbitan hutang secara normal. Sebagi contoh, Amazon.com baru baru ini menerbitkan obligasi konvertibel yang membayar bunga pada hasil efetif 4,75% yang lebih rendah daripada yang harus dibayar Amazon.com jika menerbikan hutang langsung. Pada suku bunga yang lebih rendah  ini, investor memperoleh hak untuk memberli saham biasa amazon.com pada harga yang tetap sampai jatuh tempo.

Akuntasi untuk hutang konvertibel mencakup masalah pelaporan pada saat (1) penerbitan, (2) konversi, (3) penarikan.

 

  • Pada Saat Penerbitannya

Metode pencatatan obligasi konvertibel pada tanggal penerbitan mengikuti metode yang digunakan untuk mencatat penerbitan hutang langsung. Tanpa mencatat hasilnya sebagai ekuitas. Setiap diskonto atau premi yang dihasilkan dari penerbit obligasi konvertibel diamortisasi hingga tanggal jatuh tempo. Mengapa perilakunya seperti ini? Karena sulit untuk memprediksikan kapan, secara keseluruhan, konversi akan terjadi. Akan tetapi, akuntansi untuk hutang  konvertibel sebagai penerbitan huatng langsung bersifat kontroversial.

 

  • Pada Saat Konversi

Jika obligasi dikonversi menjadi sekuritas lainnya, maka  perusahaan metode nilai buku untuk mencatat konversi. Metode niali buku mencatat pertukaran sekuritas untuk obligasi pada jumlah tercatat (nilai buku) obligasi.

Illustration :

Hilton Inc. Menerbitkn suatu obligasi konvertibel senilai $1,000 yang dapat di konversi menjadi 10 Lembar saham biasa  (nilai pari $10). Pada saat konversi, premi yang belum diamortisasi adalah $50. Ayat jurnal untuk konversi obligasi Hilton Inc. Adalah :

Jurnal :

                  Hutang Obligasi                                   $1,000

                  Premi Atas Hutang Obligasi                 $50

                                          Saham Biasa                                        $100

                                          Agio Saham                                         $950

 

Para pendukung pendekatan niali buku menyatakan bahwa suatu perjanjian telah ditetapkan pada tanggal penerbitan untuk membayar sejumlah uang yang di tetapkan pada saat jatuh tempo atau untuk menerbitkn sejumlah sekuritas ekuitas yang telah ditetapkan. Maka dari itu apabila huatng dikonversi menjadi ekuitas sesuai dengan syarat-syarat kontrak sebelumnya, maka tidak ada keuntungan atau kerugian yang diakui atas konversi.

 

 

  • Konversi Yang di Rangsang ( Induced Conversion )

Kadang-kadang penerbit ingin merangsang lebih cepat konversikan hutang konvertibelnya menjadi sekuritas ekuitas, dengan tujuan mengurangi biaya bunga atau meningkatkan rasio hutang terhadap ekuitas. Sebagai akibatnya, penerbit dapat menawarkan beberapa bentuk pertimbangan tambahan ( seperti kas atau saham biasa ) atau di sebut “pemanis” (sweetener), untuk merangsang konversi. “Sweetener” ini harus dilaporkan sebagai beban periode berjalan dalam jumlah yang sama dengan nilai wajar sekuritas tambahan atau pertimbangan lain yang diberikan.

Illustration :

Helloid, Inc. mempunyai obligasi konversi dengan nominal  $1,000,000. Obligasi dapat dikonversikan dengan 100,000 saham biasa  (nominal $1). Ketika dijual  Helloid mencatat agio saham-ekuitas konversi  $15,000. Helloid berkeinginan untuk mengurangi biaya bunga dengan mendorong pemilik obligasi untuk mengkonversi menjadi saham. Helloid setuju untuk membayar  $80,000 bila obligasi dikonversi menjadi saham biasa.

 

Jurnal Saat Konversi :

Biaya konversi                         $65,000

Agio Saham-Ekuitas Konversi $15,000

Utang Obligasi                         $1,000,000

                        Modal saham biasa                                  $100,000

                        Agio  Saham Biasa                                    $900,000

                        Kas                                                                  $80,000

 

Beberapa akuntan berpendapatan bahwa biaya perangsangan konversi adalah biaya untuk memperoleh modal ekuitas. Hal ini harus di akui sebagai biaya (pengurangan dari) modal ekuitas yang diperoleh dan bukan sebagai beban. Jika diperlukan tambahan pembayaran untuk membuat para pemegang obligasi mengkonversinya, maka pembayaran tersebut adalah untuk jasa (pemegang obligasi mengkonversikan pada waktu tertentu) dan harus dilaporkan sebagai beban. Beban ini tidak boleh dilaporkan perusahaan penerbit sebagai pos luar biasa.

 

  • Penarikan Hutang Konvertibel ( Withdrawal of Convertible Debt )

Metode pencatatan penerbitan obligasi konvertibel mengikuti metode yang digunakan dalama mencatat penerbitan hutang langsung. Secara khusus hal ini berarti bahwa tidak ada bagian dari hasil yang ahrus berasal dari karateristik konversi dan dikreditkan ketambahan modal disetor.

Keuntungan atau kerugian atas penarikan hutang konvertibel perlu diakui dengan cara yang sama seperti pada keuntungan atau kerugian atas penarikan hutang nonkonvertibel. Perbedaan antara harga tunai akusisi hutang dan jumlah tercatatnya harus dilaporkn dalam laba berjalan sebagai keuntungan atau kerugian.

3. Saham Preferen Terkonversi ( Convertible Preference Shares )

Saham preferen terkonfersi (convertible preference shares) mencakup opsi bagi pemegang untuk mengkonversi saham preferen menjadi saham biasa dengan jumlah tetap. Perbedaan utama akuntansi untuk obligasi konvertibel dan saham preferen konvertibel adalah pada tanggal penerbitannya: Obligasi konvertibel di anggap sebagai kewajiban, sedangkan saham preferen konvertibel (kecuali ada penebusan wajib) dianggap sebagai bagian dari ekuitas pemegang saham.

Ketika pemegam saham menggunakan saham preferen terkonversi, tidak ada justifikasi teoritis untuk mengakui keuntungan atau kerugian. Tidak ada keuntungan atau kerugian yang diakui pada saat perusahaan bertemu dengan pemegam saham dalam kapasitasnya sebagai pemilik usaha. Oleh karena itu, perusahaan tidak mengakui keuntungan atau kerugian pada saat pemegang saham menggunakan saham preferen terkonversi.

 

Illustration 1:

Morse Company mengeluarkan  1,000 lembar Saham Preferen Konversi dengan nominal  €1 per lembar. Saham dijual pada harga  €200 .

Jurnal :

Kas (1,000 x €200)                                             €200,000

Modal saham Preferen (1,000 x €1)                                €1,000

Agio Saham- ekuitas konversi                            €199,000

 

Illustration 2 :

Bila 1 lembar saham preferen dapat dikonversi menjadi  25 lembar saham biasa  (nominal €2) yang mempunyai nilai pasar  €410,000.

Junral :

Modal saham Preference                                               €1,000

Agio saham-ekuitas konversi                                          €199,000

Modal saham biasa  (1,000 x 25 x €2)                             €50,000

Agio Saham biasa                                                                     €150,000

 

Illustration 3 :

Bila Saham Preferen dibeli kembali dan tidak dikonversi.

Jurnal :

Modal saham Preference                       €1,000

Agio Saham-ekuitas konversi                 €199,000

Laba Ditahan                                         €210,000

Kas                                                                  €410,000

Bila pelunasan melebihi nilai saham terkonversi maka didebet ke rekening laba di tahan.

 

4. Warran ( Warrant )

Warran atau surat jaminan (warrant) adalah sertifikat yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk memperoleh saham pada harga tertentu selama periode yang telah ditetapkan. Opsi ini serupa dengan privilage atau hak istimewa konversi karena warran, jika digunakan, akan menjadi saham biasa dan biasanya mempunyai pengaruh dilutif ( mengurangi laba per saham ) yang serupa dengan konversi. Akan tetapi, perbedaan pokok antara sekuritas konvertibel dan warran terletak pada penggunaan warran, dimana pemilik harus membayar sejumlah uang tertentu untuk memperoleh saham.

Penerbitan warran atau opsi untuk membeli tambahan saham biasanya timbul dalam 3 situasi :

  1. Pada saat menerbitkan jenis sekuritas yang berbeda, seperti obligasi atau saham preferen, sering kali warran disertakan agar sekuritas terliht lebih menarik untuk memberikan suatu “pendorong ekuitas (equity kicker)”.
  2. Pada penerbitan tambahan saham biasa, pemegang saham yanga ada mempunyai hak istimewa (preemptive right) untuk lebih dahulu membeli saham biasa. Warran dapat diterbitkan untuk membuktikan hak tersebut.
  3. Warran, yang sring kali disebut sebagai opsi saham (stock option), di berikan sebagai kompensasi kepada para eksekutif dan karyawan.

Warran Dikeluarkan Bersamaan Dengan Sekuritas Lain

Warran yang diterbikan dengan sekuritas lainnya pada dasarnya merupakan opsi jangka panjang untuk membeli saham biasa dengan harga tetap. Meskipun beberapa warran perpetual telah di perdagangkan, namun umumnya hanya bertahan slama 5 tahun, terkadang 10 tahun.

Perusahaan menggunakan metode  with-and-without untuk mengalokasikan penerimaan dari dua komponen.

Illustration 1 :

AT&T (USA) mengeluarkan obligasi dengan disertai waran yang berumur 5 tahun (10.000 lembar warran). Setiap warran dapat digunakan untuk membeli 1 lembar saham biasa dengan harga $25(nominal saham $5). Pada saat itu saham biasa AT&T dijual  $50. Adanya warran ini membuat harga obligasi  AT&T ditawarkan sebesar nominal dengan bunga 8,75%. AT&T menjual obligasi plus warran sebesar  $10,200,000. AT&T menggunakan metode  with-and-without. Present value dari Cash flow di masa mendatang adalah  $9,707,852.

Jurnal :

Kas                                          $9,707,852

Utang Obligasi                          $9,707,852

Kas                                          $492,148

Agio Saham-Warran                               $492,148

 

Illustration 2 :

Bila investor memanfaatkan 10,000 warran untuk membeli saham.

Jurnal :

Kas (10,000 x $25)                                             $250,000

Agio Saham—Waran                                         $492,148

Modal saham biasa (10,000 x $5)                                   $50,000

Agio Saham biasa                                                         $692,148

 

Illustration 3 :

Bila investor tidak memanfaatkan warran untuk membeli saham dan warran menjadi kadaluarsa.

Jurnal :

Agio Saham—Warran                            $492,148

Agio Saham – Warran Kadaluarsa                                  $492,148