oleh Admin | Agu 27, 2013 | Akuntansi Keuangan, Artikel, Direktorat Pendidikan dan Pelatihan
1. Kita mulai dgn definisi biaya pinjaman mnurut PSAK 26. biaya pinjaman adalah bunga dan biaya lain yg ditanggung entitas.. (cont) #psak26
2.. sehubungan dengan peminjaman dana (par 5). tentu paham kan Sob maksudnya biaya pinjaman dari definisi ini? lanjut yah #psak26
3. Biaya pinjaman dpt meliputi: beban bunga yg dihitung dgn menggunakan suku bunga efektif; beban keuangan dlm sewa pmbiayaan,(cont) #psak26
4… selisih kurs yg berasal dari pinjaman dlm mata uang asing sepanjang selisih kurs tsb sbagai pnyesuaian trhadap biaya bunga #psak26
5. PSAK 26 mengatur bahwa biaya pinjaman itu ada yg diakui sebagai beban, dan ada yg dapat diatribusikan secara langsung Sob #psak26
6. Diatribusikan itu apa? hm kurang lebihnya mksudnya ditambahkan Sob, contoh mksud diatribusikan: PT ABC membeli mesin 100jt (cont) #psak26
7.. dan juga ada biaya angkut 8jt. nah bi angkut ini diatribusikan (ditambahkan ke harga perolehan) shg dijurnal: Mesin 108jt pd kas #psak26
8. Kalo dibiayakan tentu tau lah Sob maksudnya. hehe, nah biaya pinjaman dpt diatribusikan sec lgsg dgn perolehan, konstruksi (cont) #psak26
9.. atau produksi aset kualifikasian dikapitalisasi sbg bag. biaya perolehan aset trsebut (par 1). sambil baca SAK yah sob, #psak26
10. Aset kualifikasian didefinisikan sbg aset yg membutuhkan wktu cukup lama agar siap digunakan sesuai dgn mksudnya/dijual (par 5) #psak26
11. Hmm bnyk definisi yah Sob, sabar yah. memang perlu Sob. oke, contoh aset kualifikasian adlh ATDP (aset tetap dalam penyelesaian) #psak26
12. Jadi jika persh meminjam dana dari bank untuk membiayai konstruksi bangunan maka biaya pinjaman dr pinjaman hrs dikapitalisasi #psak26
13. Namun pada praktiknya tidak mudah mengidentifikasikan pinjaman dgn aset kualifikasian (par 11) karna k
ondisi” tertentu #psak26
14. Kemudian, permulaan kapitalisasi bi pinjaman adlh ktika entitas memenuhi semua kondisi yakni: terjadinya pengeluaran untuk aset; #psak26
15. juga terjadinya biaya pinjaman; dan entitas tlah mlakukan aktivitas agar aset dpt digunakan/dijual sesuai dgn maksudnya (par 17) #psak26
16. Saat penghentian kpitalisasi bi pinjaman adlh saat slesainya sec substansi aset kualifikasian tersebut untk dpt digunakan/dijual #psak26
17. Par 22 #psak26 juga mnyebutkan bhwa pnghentian smentara kapitalisasi dilakukan dimana pengembangan aktif atas aset kualifikasian brhenti
18. Kemudian hal” yg harus diungkapkan dalam CALK (par 26) adlh: jml bi pinjaman yg dikapitalisasi selama periode berjalan; (cont) #psak26
19.. tarif kapitalisasi yg digunakan untk mnentukan jml biaya pinjaman yg layak dikapitalisasi.. #psak26
20. O iya, #psak26 biaya pinjaman mengadopsi seluruh pengaturan dalam IAS 23 borrowing costs namun ada bberapa pengecualian krn IAS 41
21. Kalau di SAK ETAP bab 21 biaya pinjaman itu smua dibiayakan Sob, tidak dikapitalisasi. itu perbedaannya dgn SAK yg berbasis IFRS #psak26
22. Hmm.. yg jadi prtanyaan, trus ngaudit kapitalisasi bi pinjaman gmn yah? pengukurannya gmn? dana sudah brcampur.. how? 😀 #psak26
23. Tantangan buat Sobat skalian yg nantinya jadi auditor dan memeriksa klien yg bnyk ATDP dan menggunakan stdr IFRS, coba itung aja #psak26
24. Untuk contoh pengukurannya coba Sobat buka AKM Kieso ch. 10 sub bab self-constructed assets, juga latihan soalnya yah Sob XD #psak26
25. Sementara itu dulu Sob kultweet mengenai biaya pinjaman #psak26 semoga bermanfaat.. silakan jika ada yg ingin didiskusikan Sob ^_^
oleh Admin | Agu 4, 2013 | Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Artikel, Direktorat Pendidikan dan Pelatihan
Siapa yang akhir2 tahun ini sibuk #StockOpname hehe. Hmm, yang belum bekerja, yang masih unyu ayo belajar bareng sini. Timing yg tepat! 🙂
1. Diantara byk masalah akuntansi persediaan, yg sering ditanyakan adl prosedur teknis penghitungan fisik persediaan alias #StockOpname wow!
2. Kalau masalah jurnal, penyajiannya dlm lapkeu termasuk penentuan metode nilai persediaan, Mimin yakin kalian udah belajar. #StockOpname
3. Yg jarang dibahas adl prosedur teknis #StockOpname itu sendiri, padahal menguasai hal ini adl sesuatu yang sangat vital loh. Nah loh. 🙂
4. “Lho, utk apa #StockOpname lg, akun persediaan kita udah pake sistem perpetual -setiap pergerakan barang langsung tercatat kok-” hadeeeh!
5. Tentu aja, Mimin gak nyalahin pendapat itu. Cm dlm hati berpikir: “beginilah kalau teori ditelan mentah-mentah”. Kasian ya. #StockOpname
6. Secara teoritis, sistem perpetual, setiap pergerakan barang sdh terekam dlm data transaksi di kartu stock &ledger inventory. #StockOpname
7. Ingat kan kalau ada pembelian bahan baku, dicatat dgn jurnal : Dr. Persediaan — Bahan Baku/Barang Jadi. Cr. Utang Dagang. #StockOpname
8. Lalu bahan baku dikeluarkan dr gudang (utk diolah di produksi) dicatat dgn jurnal : Dr. Barang Dalam Proses. Cr. Persediaan. #StockOpname
9. Selanjutnya BDP pindah ke barang jadi, dicatat dgn jurnal : Dr. Persediaan Barang Jadi. Cr. BDP — BB. Cr. BDP — BTKL. #StockOpname inget?
10. Barang laku terjual dicatat : Dr. Piutang Dagang. Cr. Penjualan. Dr. Harga Pokok Penjualan. Cr. Persediaan Barang Jadi. #StockOpname
11. Barang retur dr pelanggan dicatat : Dr. Penjualan Cr. Piutang Dagang Dr. Persediaan Barang Jadi Cr. Harga Pokok Penjualan #StockOpname
12. Nah untuk no 11 tadi, menurut ketentuan IFRS, barang persediaan retur dinilai dan diakui sebesar nilai wajarnya/pasarnya. #StockOpname
13. So, apa yg di bilang tadi emang betul; di atas kertas, semua pergerakan persediaan udah terekam, gak ada yg lewat. Tapi… #StockOpname
14. Ada tetapinya lho. Ada 4 kejadian (event) menyangkut barang persediaan yg lolos dr pencatatan sistem perpetual. #StockOpname wah wah..
15. a. Persediaan Scrap, sisa2 bahan baku yg ga bs kepake lg tapi ada nilainya, entah didaur ulang atau dijual kpd pihak lain. #StockOpname
16. Darimana bisa tahu berapa ada scrap inventory jika tidak melakukan penghitungan fisik (ditimbang/diukur/dihitung) ? #StockOpname hayoo!
17. b. Persediaan Kadaluarsa khususnya di perusahaan pengolahan makanan/minuman, potensi nilainya tinggi. #StockOpname hmm…
19. c. Persediaan Rusak Dalam Penyimpanan, khususnya barang yg bersifat tidak ‘fast-moving’, butuh waktu lama utk abis terjual. #StockOpname
20. Kemungkinan rusak dlm penyimpanan (apalagi yg gak tahan lembab, gak tahan suhu dingin, dll.) itu tergolong tinggi. #StockOpname naah..21. Intinye barang rusak dlm penyimpanan gak terekam di catatan sistem perpetual sampai dilakukan penghitungan fisik atau #StockOpname wow!
22. d. Persediaan Tercuri, kalo pengurangannya tercatat, ya namanya bukan barang tercuri. Jadi ini jg gak bisa diketahui (cont) #StockOpname
23. ..hanya dgn melihat kartu stock dan catatan dari sistem perpetual. Walau sedikit kalo bernilai tinggi sangat rentan dicuri. #StockOpname
24. Dari ke4 event itu rasanya Mimin udah gak perlu lg jelasin betapa vitalnya #StockOpname dalam proses akuntansi persediaan. Mikir dah ah!
25. Pasti ada yg mikir “Saya kan orang accounting, untuk apa pusing2 mikirin urusan #StockOpname, bukankah itu tugasnya orang gudang?”
26. Mengapa karyawan Akuntansi wajib bisa nanganin Penghitungan Fisik Persediaan alias #StockOpname? Nih lanjut baca baik2 ya Jagoan. 🙂
27. Bahwa yang bertanggungjawab atas kehilangan barang persediaan adalah warehouse manager dan anggota teamnya, IYA. Terus? #StockOpnam
28. Tanggungjawab atas kerusakan barang dan selisih antara kartu stock dgn ‘kenyataan fisik persediaan’ adl orang gudang? IYA. #StockOpname
29. Tetapi ORANG ACCOUNTING bertanggungjawab atas AKURASI LAPORAN KEUANGAN yg di dalamnya termasuk Harga Pokok Penjualan (cont) #StockOpname
30. ..dalam Laporan L/R yg di dalamnya ada penggunaan persediaan dan
Saldo akhir Persediaan di Lap. Posisi Keuangan (Neraca). #StockOpname
31. So pihak yg paling berkepentingan utk mastiin kartu stock dan buku persediaan mewakili kondisi yg sebenarnya adalah (cont) #StockOpname
32. …orang akuntansi bukan orang gudang. Terlebih-lebih auditor, mereka berkentingan utk tahu kondisi persediaan yg bener. #StockOpname
33. Pertanyaan selanjutnya : Kapan donk Min #StockOpname dilakukan? Gak ada ketentuan pasti kapan hal ini harus dilakukan. Tuh catet ya! 🙂
34. Secara teori yg dipelajari di buku2 itu #StockOpname dilakukan di akhir periode pelaporan setahun sekali. Tapi implementasinya? Nah loh.
35. Makin sering #StockOpname dilakukan makin bagus. *wow koprol dulu ah! Mengapa? Ada 2 tujuan strategis dari perhitungan fisik ini, catet!
36. Dari aspek akuntansi keuangan, penghitungan fisik persediaan dilakukan utk menjamin keakuratan isi laporan keuangan. #StockOpname catet!
37. Sehingga nilai aset khususnya persediaan tercermin di Neraca. Utk maksud ini, betul #StockOpname cm perlu dilakukan tiap akhirtaun buku.
38. Dari aspek akuntansi manajemen, perhitungan fisik persediaan dilakukan utk tujuan pengendalian biaya (cost control). #StockOpname catet!
39. Agar cost terkait dgn persediaan teralokasi dgn benar, sehingga harga jual per unit barang bisa dihitung secara akurat. #StockOpname
40. Nah! utk maksud ini, kalo #StockOpname cm dilakukan di akhir tahun, maka manajemen gak punya kesempatan utk melakukan upaya pencegahan!!
41. Tentu perusahaan harus mempertimbangkan ‘cost and benefit’-nya, bagaimanapun juga #StockOpname mengkonsumsi waktu dan tenaga, hehe. 🙂
42. Kalo Mimin melakukan #StockOpname menjelang tutup buku bulanan agar manajemen bs melihat kondisi barang persediaan (cont) #StockOpname
43. ..yang sesungguhnya setiap bulan termasuk analisa variance yg timbul di wilayah ini. Ya #StockOpname ini masuk kebijakan perusahaan. 🙂
44. Sekarang kita masuk ke bagaimana prosedur dijalankan, dalam implementasi pekerjaan yg sesungguhnya? Ayo yg mau #StockOpname simak!!! 🙂
45. Utk menghitung jumlah fisik persediaan kartu perdana di sebuah counter HP, tentu yg diperlukan cm diri sendiri. Tapi coba.. #StockOpname
46. Sekarang bayangin km Chief Accountant, sedang berdiri di pintu gudang barang persediaan berukuran 5000 meter persegi (cont) #StockOpname
47. ..dgn jenis item barang persediaan ratusan ribu yg tumpukan raknya hingga setinggi 10 meter. Apa yg akan km lakukan utk #StockOpname ???
48. Bukan pekerjaan yg mudah. Seorang auditor biasanya hny melakukan random count (penghitungan acak) sekedar utk menguji. #StockOpname
49. Tapi akuntan perusahaan hrs melakukan full-count, hitung satu-per-satu, tanpa boleh ada yg terlewatkan. What??? Capek Min! #StockOpname
50. Yg jelas kita gak bisa lakukan sendiri, harus ada TEAM. Team PENGHITUNG, Team TAG/STICKER dan Team INPUT DATA. Bagi2 tugas #StockOpname.
51. Team Penghitung terdiri dari beberapa orang yg akan melakukan #StockOpname tergantung seberapa besar volume persediaan dan luas gudang.
52. Tugasnya melakukan penghitungan &memasang tag/sticker pd barang yg tlah dihitung &menyerahkan copy tag/sticker ke team TAG. #StockOpname
53. Team TAG/Sticker terdiri dari beberapa orang yang khusus menangani TAG/sticker. team ini mendistribusikan tag/sticker dlm #StockOpname.
54. Setiap tag diserahkan kpd anggota team penghitung, dicatat pada spreadsheet. Pastikan tag yg kembali jg sama dg yg keluar. #StockOpname.
55. Team Input Data terbagi 2 kelompok. kelompok 1 bertugas membandingkan antara kode barang yg ada di spreadsheet dgn (cont) #StockOpname.
56. ..kode barang yg ada di atas masing2 tag. Setelah quantity dijumlah dgn benar, tag diserahkan ke kelompok 2.
#StockOpname
57. Kelompok 2 terdiri dr bbrp orang data entry yg memasukan angka2 quantity yg ada di atas tag kembali ke dalam spreadsheet. #StockOpname
58. Bagimana prosedur penghitungannya? Mimin biasa bagi mjd 3 fase dgn jadwal waktu yg berbeda yaitu Persiapan Tahap I, II dan #StockOpname.
59. Fase-1. Persiapan Tahap I waktunya seminggu menjelang proses #StockOpname. Pesan TAG yg sdh ada nomor serinya sejumlah jenis barangnya.
60. Jika buku persediaan ada dalam suatu sistem (software), review data barang persediaan. Cari barang yg tanpa kode, (cont) #StockOpname
61. ..beri keterangan “Perlu Kode” pd field keterangan. Lalu printout. Di atas kertas printout beri stabilo dgn warna mencolok. #StockOpname
62. Serahkan printout tsb ke Kepala Gudang, minta agar barang yg ada tanda “Perlu Kode” diisi kode secepatnya. #StockOpname lalu ngapain?
63. Minta orang gudang menata barang persediaan agar dipack dan ditempatkan di rak sesuai jenis dan urutan kodenya. #StockOpname terus?
64. Siapkan sticker yg berisi tulisan “Jangan Dihitung” utk nanti ditempelkan di barang yg tidak diikutsertakan dlm #StockOpname. Contohnya?
65. Barang persediaan yg nilainya sudah dihapus (written off), barang persediaan titipan dari pelanggan (consignment), (cont) #StockOpname
66. Peralatan/tempat penyimpanan barang, peralatan kerja, supplies kantor. Lalu buat Team dan tentukan waktu serta lokasi #StockOpname.
67. Fase-2 Persiapan Tahap II waktunya sehari menjelang #StockOpname dilaksanakan. Beritahu semua team dan undang Internal Auditor jika ada.
68. Beritahu Kepala Gudang agar barang masuk mulai besok pagi-pagi harus dipisahkan dan diberi sticker “Jangan Dihitung”. #StockOpname
69. Beritahukan Kepala Gudang cc: Manager Marketing bahwa pengiriman barang dari gudang, tidak diperbolehkan selama proses #StockOpname.
70. Beritahu Kepala Gudang menginput semua transaksi persediaan per hari ini ke dalam sistem tanpa ada yang ketinggalan. #StockOpname
71. Karena kita Accounting akan printout data persediaan di akhir jam kerja hari ini. Setelah itu komputer gudang akan disegel. #StockOpname
72. Beritahu Kepala Gudang bahwa transaksi persediaan hanya boleh dilakukan paling lambat pukul 5 sore. Lalu masuk tahap akhir #StockOpname.
73. Fase 3 Perhitungan Fisik atau #StockOpname waktunya pagi hari. Periksa &pastikan semua transaksi persediaan kemarin sdh masuk ke sistem.
74. Kumpulkan semua team penghitung untuk di briefing. Berikan instruksi #StockOpname. Jika gudangnya cukup luas, perlu peta gudang.
75. Khusus utk menghitung barang yg ada di rak bagian atas, pastinya perlu forklift, tugaskan orang2 yg sudah berpengalaman. #StockOpname
76. Ketua team penghitung mengawasi jalannya #StockOpname. Jika ada anggota yg udah selesai di satu rak tugaskan utk segera ke rak lain.
77. Jika menemukan barang rusak/kadaluarsa, sisihkan barang tsb utk diletakkan di rak khusus dan isi tag dgn “Rusak/Kadaluarsa” #StockOpname
78. Serahkan tag kpd ketua team TAG. Selanjutnya ketua ini membagikan tag kpd masing2 anggota team penghitung utk diisi saat #StockOpname.
79. Utk setiap blok rak yg selesai dihitung, petugas penghitung mengembalikan tag yg telah diisi data #StockOpname kpd team tag utk di cek.
80. Kelompok 1 team input menjumlahkan setiap angka yg ada di tag terisi. Satu tag berisi satu total quantity dgn kode barang. #StockOpname
81. Kelompok 2 team input memasukan angka yg ada di masing2 tag ke dalam komputer (spreadsheet). Tag yg rusak/kadaluarsa (cont) #StockOpname
82. ..di isi keterangan yg sama saat meng-input ke dalam komputer. Kalo udah diinput semua kemudian disortir per kode barang. #StockOpname
83. Hasilnya bandingkan dgn data asli di sistem. Jika ada variance (perbedaan), maka bicarakan dgn ketua team penghitung. #StockOpname
84. Di akhir proses akan terlihat apakah data persediaan di sistem sama atau tidak dgn data hasil #StockOpname. Jika stelah dilakukan (cont)
85. ..penghitungan ulang variance masih tetap ada, itu artinya ada barang hilang atau data persediaan selama ini tidak akurat. #StockOpname
86. Data variance akhir (stelah dilakukan perhitungan ulang), barang rusak &kadaluarsa, diserahkan ke Kepala Gudang utk di ttd. #StockOpname
87. Serahkan semua data #StockOpname ke Controller utk minta approval dan instruksi lebih lanjut mengenai variance, barang rusak/kadaluarsa.
88. Apakah dibuatkan inventory adjustment? Apakah barang rusak dan kedaluarsa di write-off? Atasan yg harus memutuskan hal itu. #StockOpname
89. Demikianlah tweeps, penjelasan gamblang dari Mimin yg pernah berpengalaman waktu di KAP jadi Observer #StockOpname di perusahaan dagang.
90. Foto waktu Mimin #StockOpname semen dikantor sekarang. Beda, case khusus nih! *selesai http://t.co/JqEyqwQl
Komentar Terbaru