Etika Profesi Auditor

Btw ngmong2 soal etika, jadi auditor juga ada etika nya Sob, utk menjalankan tugasnya dengan baik..

Gogo boleh yaa malam ini share dikit tentang etika profesi auditor, sambil nemenin Sobat gogo belajar 😀 Ada yg mau menyimak? 😀

etika1. Sebelum kita membahas tentang etika profesi,kita harus tahu dulu sbnrnya apa artinya #Etika?

2. #Etika menurut KBBI adalah nilai mengenai yang benar dan salah yang dianut masyarakat.

3. #Etika itu sendiri di bagi menjadi 2, yaitu etika umum dan etika khusus.

4. #Etika umum adalah etika yang membahas tentang tindakan2 dasar manusia yang etis.

4. #Etika umum adalah etika yang membahas tentang tindakan2 dasar manusia yang etis.

5. Sedangkan #Etika khusus adalah penerapan dari moral dasar pada bidang2 tertentu seperti olahraga, bisnis, dan profesi tertentu.

6. Nah, dari sinilah awal munculnya berbagai etika profesi, dimana salah satunya termasuk #Etika profesi auditor 🙂

7. Nah,seorang auditor dituntut utk profesional,dgn arti dia hrs bertanggung jwb thdp semua pihak yg dipengaruhi pekerjaannya. #Etika

8. Dalam memenuhi tanggung jwbnya,seorang auditor juga harus rela mengorbankan kepentingan pribadinya jika diperlukan. #Etika

9. Untuk memberikan standar umum atas perilaku yang ideal dari auditor di Indonesia, maka dibuatlah Kode Etik IAPI. #Etika

10. Saat ini IAPI sedang mengopsi Kode Etik bagi Para Akuntan Profesional dari IFAC (IFAC Code Ethics for Professional Accountans). #Etika

11. Kode etik tersebut akan segera di terapkan pada seluruh anggota IAPI. #Etika

12. Ada 5 prinsip dasar yg terdpt dalam kode etik profesional & hrs diterapkan oleh auditor,yuk kita bahas satu per satu 🙂 #Etika

13. Prinsip yg (1) : Integritas, artinya auditor hrs jujur,terus terang dan adil dalam melakukan praktik profesionalnya #Etika

14. (2) Objektivitas. Auditor hrs bersikap netral dlm menjlnkan pekerjaannya, menginterpretasikan bukti audit & melaporkan hsl (cont) #Etika

15. (cont) penelaahannya. Auditor tdk blh memberikan pertimbangan profesionalny berdsrkan kepentingan seseorg atau pengaruh org lain. #Etika

16. (3) Kompetensi profesional & kecermatan. Auditor hrs memperbarui pengetahuan dan keterampilan terus menerus (cont) #Etika

17. (cont) serta mempraktekkannya dlm memberikan jasa profesionalnya. Jika auditor tdk memiliki kemampuan dan keterampilan (cont) #Etika

18. (cont) yang cukup utk memberikan suatu jasa profesional,maka auditor tsb hrs menahan diri utk tdk melakukan jasa tsb. #Etika

19. (4) Kerahasiaan. Auditor hrs menjaga kerahasiaan informasi selama tgs profesionalnya maupun hubungannya dgn klien (cont) #Etika

20. (cont) Auditor tdk boleh menggunakan informasi rahasia baik utk kepentingan pribadi maupun kepentingan org lain (cont) #Etika

21. (cont) Jika ada kewajiban hukum yg menghrskan auditor utk mengungkapkan informasi rahasia,maka auditor hrs melakukannya. #Etika

22. (5) Perilaku profesional. Auditor tdk blh membesar2kan kemampuan mereka & membuat perbandingan yg melecehkan pesaing (cont) #Etika

24. Selain kelima prinsip dasar tsb,kode etik ini jg mengadopsi prinsip2 umum. Prinsip2 umum inilah yg mnjd dasar utk (cont) #Etika

25. (cont) menentukan, mengevaluasi serta mengatasi ancaman2 terhadap 5 prinsip utama yang dibahas tadi. #Etika

26. Nah, sekian Sob pengenalan singkat mengenai #Etika profesi auditor. Semoga bermanfaat yah. 😀

 

Perbedaan Auditing dan Akuntansi

Perbedaan-Auditing-dan-Akuntansi

  1. Malam Sob! kali ini Gogo mau mencoba bahas secara singkat mengenai perbedaan Auditing dan Akuntansi. #Beda
  2. Banyak orang awam yang berpandangan bahwa auditing itu adalah salah satu ilmu akuntansi. #Beda
  3. Hal ini sangat wajar mengingat asal mulanya auditor sangat terkait dengan data-data keuangan. #Beda
  4. Kita flashback terkait Definisi dan Siklus dari Akuntansi dan Auditing yuk Sob. Masih pada ingat kan Definisi keduanya? #Beda
  5. Secara umum, Siklus Akuntansi meliputi: Transaksi–>Jurnal–>BukuBesar–>Laporan Keuangan. #Beda.
  6. Sedangkan Siklus Auditing meliputi kebalikan dari siklus Akuntansi : Laporan Keuangan–>Buku Besar–>Transaksi. #Beda
  7. Transaksi yang dimaksud pada Auditing merupakan bukti-bukti yang mendukung penyusunan laporan keuangan. #Beda
  8. Dari sinilah terlihat perbedaan yang paling mendasar : Akuntansi bersifat Konstruktif, dan Auditing bersifat Analisis. #Beda
  9. Dari Input yang berbeda tersebut tentu saja akan menghasilkan Output yang berbeda sob, yuk simak lagi perbedaannya. #Beda
  10. Output dari Akuntansi tentu saja akan menghasilkan Laporan Keuangan : Neraca, Laba Rugi, Arus Kas, Lap.Perubahan Modal. #Beda
  11. Sedangkan Output dari Auditing akan menghasilkan Opini atas penyajian Laporan Keuangan yang telah diperiksa. #Beda
  12. Penyusun dibalik Akuntansi dan Auditing tentu saja berbeda. #Beda
  13. Akuntansi disusun oleh Akuntan Internal Perusahaan dengan berpedoman pada SAK (Standar Akuntansi Keuangan). #Beda
  14. Sedangkan Auditing dilakukan o/Akuntan Publik dgn berpedoman pd SPAP (StandarProfesiAkuntanPublik) & IAPI (Institut Akuntan Publik Indonesia) #Beda
  15. Dari definisi akuntansi dan auditing diatas, sebetulnya ada satu perbedaan yang sangat prinsip antara auditing dan akuntansi. #Beda
  16. Akuntansi lebih menekankan pada proses pencatatan sedangkan auditing berfokus pada proses penelusuran. #Beda
  17. Dalam audit keuangan (Financial audit) kegiatan penelusuran ditujukan pada pencarian bahan pembuktian keuangan sesuai dengan laporan keuangan. #Beda
  18. Karena obyek audit adalah data-data akuntansi, maka auditor dituntut untuk memahami kaedah prinsip akuntansi. #Beda
  19. Dalam melakukan audit, seorang auditor harus memahami prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku berupa pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK). #Beda
  20. Auditor juga harus memiliki keahlian dalam mengumpulkan dan menafsirkan bahan bukti audit. Keahlian inilah yang membedakan auditor dengan akuntan. #Beda
  21. Auditing bukanlah cabang dari ilmu akuntansi, akantetapi merupakan cabang ilmu yang bebas. #Beda
  22. Cabang ilmu yang bebas, yang mendasarkan pada hasil kegiatan akuntansi atau hasil kegiatan lainnya. #Beda
  23. Jadi sekianlah sob diskusi kita malam ini dengan pembahasan #Beda antara Auditing dan Akuntansi. Semoga bermanfaat untuk Sobat semua. Gogo pamit dulu ya.

Postulat Auditing

images

Malam, Sob! Apa aktivitasmu di kamis malam ini? Ada yg sedang belajar audit kah? Yuuk gabung aja di TL Gogo buat belajar bareng2.. 😀

Masih ingat kan Sob! topik kamis lalu yg Gogo share? Apa hayoo? 😀

Yup, ttg Filosofi Auditing. Masih inget juga kan kerangka taksonomi auditing nya?

1. Nah, malam ini Gogo mau mencoba share mengenai area teoritisnya, apa aja itu? Yuuk, semakin merapat di TL Gogo 😀 #Postulat

2. Kita flashback ke materi sebelumnya dulu yaa, dlm kerangka taksonomi auditing mencakup wilayah teoritis dan praktik. #Postulat

3. Kita telah mengenal auditing dalam tingkatan wilayah praktiknya, mencakup teknis, prosedur, dan metode, hingga standarnya. #Postulat

4. Wilayah teoritis dari auditing meliputi aspek tujuan auditing, #postulat, dan konsep -konsep dasar yang menjadi tiang utama auditing.

5. Auditing perlu mengidentifikasikan tujuannya (basic objectives) dmn semua kegiatan nyatanya perlu mengarah pd tujuan tersebut. #Postulat

6. Ada tiga teori nih Sob! yang berusaha menjelaskan tujuan dari auditing itu sendiri. Apa aja itu? Ada yg bisa jawab? 😀 #Postulat

7. Ketiga teori itu adalah a) Teori Informasi Bernilai Tambah (The Information Value Theory);…(cont) #Postulat

8. (cont)….b) Teori Perlindungan (The Insurance and Protection Theory); c) Teori Keaganen (The Principal-Agent Theory). #Postulat

9. Konsep auditing itu sendiri mencakup aspek/bidang yang menunjukkan upaya yg perlu dilakukan dlm mewujudkan tujuan auditing itu. #Postulat

10. Di antara level “tujuan” dan “konsep” auditing diperlukan adanya #postulat

11. Nah malam ini Gogo bahas ttg #postulat auditing nya nih Sob! Ada yg tau pengertiannya?.

12. Yap! #postulat adalah konsep dasar yang harus diterima tanpa perlu pembuktian.

13. Contohnya dlm akuntansi kita mengenal beberapa postulat diantaranya monetary assumption,” “going concern,” atau “periodicity” #Postulat

14. Ketiganya merupakan asumsi yg harus diterima sebelum akuntansi berbicara pada level konsep seperti…(cont) #Postulat

15. (cont)…seperti “revenue recognition” atau “matching cost against revenue concept.” #Postulat

16. Nah, kalau dalam auditing apa aja sih #Postulat nya? Ayo sebutin Sob! 😀

17. Menurut Lee dalam bukunya “Corporate Audit Theory” ada tiga kelompok #Postulat sbg dasar teori dalam auditing yaitu…(cont)

18. a) #Postulat yang berkaitan dengan aspek keberadaan audit. b. Postulat yang berfokus pada tindakan auditor dan aspek perilaku…(cont)

19. (cont)…c) #Postulat yang berfokus pada prosedur audit atau fungsional audit.

20. Ada tujuh #Postulat yg dimodifikasi dari delapan postulat yang diusulkan oleh Mautz dan Sharaf dlm bukunya “The Philosophy of Auditing”.

21. #Postulat pertama yaitu asersi atau objek audit harus verifiable atau auditable.

22. Audit diperlukan utk mendapatkan keyakinan ttg kewajaran suatu asersi atau laporan atau apapun yg menjadi objek dari audit. #Postulat

23. Tanpa tersedianya kondisi yg menunjukkan bahwa asersi atau laporan itu dapat diuji, baik dari segi kepraktisan…(cont) #postulat

24. (cont)…maupun keekonomisannya, maka sia-sialah keinginan untuk melakukan audit atas objek yg dimaksud. #Postulat

25. Jumlah pajak yg harus dibayar, besarnya utang, atau tingkat ketaatan thdp peraturan adalah contoh hal-hal auditable. #Postulat

26. #Postulat kedua, auditor yang bertugas memiliki hubungan netral dan tidak mempunyai konflik dengan objek audit.

27. #Postulat ini sgt penting Sob,shg proses audit dpt terlaksana tnpa adanya konflik kepentingan dr manapun yg bs mempengaruhi hasil audit.
28. #Postulat ketiga, asersi/objek audit harus dipandang bebas dr kekeliruan sampai proses pembuktian diselesaikan & menunjukkan sebaliknya.

29. Asumsi ini menempatkan auditor pada posisi yg tepat sebagai pihak yg diharapkan melakukan pengujian tentang kewajaran asersi. #Postulat

30. Auditor tdk boleh menyatakan bahwa suatu penyimpangan telah terjadi sebelum dilakukan pembuktian terhadap dugaan tersebut. #Postulat

31. #Postulat keempat, pengendalian internal dipandang eksis & berjalan semestinya sampai diperoleh bukti bhw telah terjadi hal sebaliknya.

32. Poin ke empat ini hampir sama dengan yg ketiga sob. #Postulat

33. #Postulat kelima, penerapan ketentuan yg berlaku (spt standar akuntansi). Stiap LK memiliki standar, ketentuan, kriteria yg diberlakukan

34. #Postulat keenam, setiap auditor berfungsi secara eksklusif sebagai auditor dalam menjalankan tugasnya.

35. Auditor harus mampu menunjukkan independensi dalam melaksanakan tugasnya. #Postulat

36. Untuk itu, auditor tidak selayaknya merangkap fungsi lain selain sebagai auditor. #Postulat

35. #Postulat ketujuh, setiap auditor senantiasa diasumsikan profesional dlm pelaksanaan tugasnya dan tingkah lakunya.

36. Setiap auditor seharusnya selalu mempertahankan kemampuan serta sikap profesionalnya…(cont) #Postulat

37. (cont)…antara lain dengan memiliki pengetahuan yang cukup dan pengembangan diri secara kontinyu. #Postulat

38. Sekian Sob! sharing malam ini. Semoga bermanfaat yaa. Salam Profesionalisme Akuntan. #Postulat

Berkenalan dengan Filosofi Auditing

Audit-graphic

1. Pernah mendengar tentang #Filosofi Auditing sebelumnya Sob? Penasaran? Pantau terus TL Gogo yah.. cekidot..

2. Pernah ga Sob! di benak kalian muncul “a big question” ktika sdg belajar auditing, “Teori apakah yg melatarbelakangi auditing?” #Filosofi

3. Kebanyakan buku referensi auditing lebih byk mengulas ttg praktik & tekniknya, dan jarang sekali yg menjelaskan teori auditing. #Filosofi

5. Eits, tunggu dulu Sob! Men Mautz & Sharaf hal tsb merupakan pemikiran yg keliru, walaupun akuntansi & auditing sgt erat hubnya. #Filosofi

6. Hal ini dipertegas dalam bukunya yang berjudul The Philosophy of Auditing, “yet their nature are very different;…(cont) #Filosofi

7. (cont)…they are business associates, not parent and child” [p.14]. #Filosofi

8. “Go, trus kaitannya #Filosofi dengan auditing apa? Apakah auditing merupakan suatu disiplin ilmu?”.

9. Dlm konteks pengertian istilah #Filosofi & auditing, kedua kata tsb dpt diartikan suatu pola pikir yg membhas bagaimana ilmu audit…(cont)

10. (cont)…dan prinsip yg mendasarinya sbg suatu sistem u/ memandu permasalahan praktis baik dari aspek realitas maupun nilainya. #Filosofi

11. Oleh karena itu, rumusan #Filosofi Auditing sebaiknya di rumuskan oleh orang yang berpraktik di bidang auditing juga.

12. Dengan #Filosofi Auditing diharapkan bisa memperkuat struktur ilmu auditing itu sendiri dan kemampuan kegiatan teknis praktis auditing.

13. Teori auditing juga akan menjadi penuntun bagi pengembangan, penciptaan, dan inovasi terhadap,…(cont) #Filosofi

14. (cont)…standar, praktik, prosedur, metode maupun teknik auditing yang baru. #Filosofi

15. Dlm kerangka taksonomi audit, terbagi 2 area. Wilayah teoritis dan praktik. Biar Sobat Gogo ga bingung, coba dibayangkan. #Filosofi

16. Wilayah teoritis meliputi tujuan, postulat dan konsepsi. Sedangkan wilayah praktik meliputi standar dan praktik auditing. #Filosofi

17. Nah, standar dan praktik auditing ini yg pada umumnya auditor telah mengenal dan paham secara mendalam. #Filosofi

18. Belum cukupnya teori yang dikembangkan dalam auditing, terlihat dari banyaknya permasalahan yg dihadapi auditor. #Filosofi

19. Terkadang permasalahan-permasalahan yg dihadapi auditor tidak terselesaikan dg cara yg cukup memuaskan. #Filosofi

20. Permasalahannya seperti apa Go?, mungkin Sobat Gogo ada yang bisa memberi contoh?. #Filosofi

21. Hmmm, misalnya bagaimana posisi auditor mengenai kewajibannya dlm mengungkapkan pelanggaran hukum yg dilakukan klien, dll. #Filosofi

22. Oleh karena itu auditor diharapkan berfilosofi tentang auditing untuk menghadapi permasalahan yg memerlukan pemikiran kritis. #Filosofi

23. Pendekatan #Filosofi Auditing ini memiliki 4 karakteristik Sob! Apa aja itu? Ada yang tahu?. *angkat tangan* 😀

24. Empat karakteristik tsb adalah comprehension (pemahaman), perspektif, insight (wawasan), dan vision. #Filosofi

25. Yuk kita bahas satu2 Sob! tapi Sobat Gogo masi setia mantengin TL Gogo kn? Belum ngantuk kan ya? Hehe. #Filosofi

26. Lanjuutt. Karakteristik yg pertama yaitu komprehensif, menyiratkan pemahaman secara keseluruhan. #Filosofi

27. Bila di terapkan di auditing —> auditor memahami secara menyeluruh konsep-konsep umum utk bhn pertimbangan. #Filosofi

28. Konsep2 umum tsb seperti evidencing, professional due care, disclosure, dan independensi, dll. #Filosofi

29. Yg kedua adl Perspektif. Pendekatan ini mengharuskan kita u/ memiliki wawasan yg luas u/ menangkap arti penting dr suatu hal. #Filosofi

30. Jadi auditor yg memiliki wawasan yg sangat luas akan lebih mengungkapkan kebenaran sbg bukti audit. #Filosofi

31. Yg ketiga, Insight. Menekankan dalamnya penyelidikan yg diusulkan -> mengungkapkan asumsi dasar yg mendasari pandangan hidup. #Filosofi

32. Terakhir adl Vision —> harus memiliki visi yang jelas ke depan. Hal ini membantu auditor dlm memberikan keyakinan. #Filosofi

33. Jadi itu Sob 4 karakteristik dr pendekatan #Filosofi Auditing. makin paham kan? diskusi kita masih panjang, yg mau nanya feel free yah.

34. Dalam pengembangan teori auditing ada dua metode yg digunakan, yaitu metode analitis dan valuasi. #Filosofi

35. Dalam metode analitis ini pertimbangan (judgment) dalam audit tergantung pada kualitas pengumpulan dan pengembangan…(cont) #Filosof

36. (cont)…bukti-bukti yg diperoleh dan sejauh apa upaya analisis atas fakta-fakta yang terjadi. #Filosofi

37. Nah kemampuan auditor dalam menjelaskan bukti2 yg berhasil diurai akan membuat simpulan (judgment) yg diambil semakin handal. #Filosofi

38. Dalam metode valuasi ini, standar pengukuran & aturan perilaku memberi jaminan atas kinerja yang memuaskan yang menjadi…(cont) #Filosofi

39. (cont)…tanggung jawab profesional auditor dimana nilai moral dan etis akan menjadi pengendalinya. #Filosofi

40. Gimana Sob semakin paham atau bingung nih dr penjelasan Gogo? Nah kita masuk ke bagian kesimpulan dr pembahasan #Filosofi auditing.

41. Walaupun istilah teori auditing hampir tdk pernah terdengar, tdk hanya di antara para praktisi, tp jg di ruang2 kelas..(cont) #Filosofi

42. (cont)…dimana akuntansi & auditing diajarkan, dibicarakan, atau diseminarkan dpt diakui audit sebagai sebuah disiplin ilmiah. #Filosofi

43. Auditing berhubungan dengan gagasan abstrak yg mempunyai akar pd kebanyakan prinsip dasar pembelajaran, mempunyai…(cont) #Filosofi

44. (cont)…struktur postulat, konsep, teknik dan prosedur. Lebih spesifik lagi, auditing merupakan ilmu terapan. #Filosofi

45. Dg demikian, auditing perlu mengembangkan prinsip2 atau teori dasarnya dg jalan meminjam metode yg sudah dikembangkan…(cont) #Filosofi

46. (cont)…oleh bidang studi yang lain, termasuk hukum, statistik, ekonomi, dan etika. #Filosofi.

47. Sekian Sob! diskusi kita malam ini dengan topik #Filosofi Auditing. Semoga bermanfaat. Salam Jago Akuntansi!!

Penerapan Internal Control di Kehidupan Sehari-hari

images1. Halo Sob! Udah siap malam ini kita belajar audit?, kali ini gogo mau bahas tentang #InternalControl 😀

2. Nah, apa hubungannya #InternalControl dengan Audit? Ada yang tau?

3. Masih ingat kan standar pekerjaan lapangan yg kedua? #InternalControl

4. Yup betul Sob! Pemahaman memadai atas pengendalian intern harus di peroleh utk merencanakan audit dan menentukan..(cont) #InternalControl

5. (cont)… sifat, saat, dan lingkup pengujian yang akan dilakukan. #InternalControl

6. Nah, setelah memperoleh pemahaman tsb, auditor menaksir resiko pengendalian untuk asersi yang terdapat…(cont) #InternalControl

7. (cont)… dalam saldo akun, golongan transaksi dan komponen pengungkapan dalam laporan keuangan. #InternalControl

8. Back to topic, Gogo mau cek dulu nih, sejauh apa sih kalian tau tentang #InternalControl? Apa sih #InternalControl itu?

9. Kalo Sobat Gogo jawab pengertian #InternalControl itu pengendalian internal, salah! itu bahasa Indonesianya Sob, bukan definisinya 😀

10. Menurut COSO #InternalControl adalah suatu proses, yang dipengaruhi oleh Dewan Direksi, Manajemen dan jajaran lain yg didesain …(cont)

11. (cont)… untuk memberikan jaminan yang memadai terkait pencapaian tiga tujuan. #InternalControl

12. Yaitu a) realibilitas laporan keuangan, b) ketaatan pada hukum, serta c) efektifitas dan efisiensi operasional. #InternalControl

13. Kebayang ga Sob! kalo #InternalControl diaplikasikan di dalam kehidupan kita? jd ga hanya diterapkan dlm menaksir resiko pengendalian.

14. Kaya gmn penerapan #InternalControl dlm diri kita sbg mahasiswa atau pelajar? kalian pasti punya tujuan kan ketika bersekolah/kuliah?

15. Tujuan itu misalnya, kalian ingin lulus kuliah tepat waktu, IPK cumlaude, namun tetap berorganisasi & bersosialisasi. #InternalControl

16. Komponen #InternalControl lah jawabannya agar kita bisa mencapai tujuan atau harapan tsb. Apa saja sih Komponen #InternalControl itu?

17. Ada 5 komponen : Control Environment, Risk Assesment, Control Activities, Information & Communication dan Monitoring. #InternalControl

18. Yok kita kupas satu2. Yg pertama Control Environment, dasar dr sgla komponen, slh satu faktor di dlmnya adl integritas. #InternalControl

19. Integritas mrupakan suatu sikap konsisten antara tindakan dg nilai & moral. Jd, kalo mau mewujudkan tujuan tadi..(cont) #InternalControl
20. (cont)…. kita harus memiliki integritas utk memastikan bahwa tindakan yg kita ambil sesuai dengan nilai & moral yg ada. #InternalControl

21. Faktor kedua adl filosofi, bs diartikan sbg asal-usul atau penyebab dr suatu hal. Lantas, apa filosofi dari tujuanmu? #InternalControl

22. Bs saja filosofi harapan lulus tepat waktu dan cumlaude merupakan bentuk keinginan balas jasa kalian terhadap orangtua. #InternalControl

23. Komponen kedua adalah Risk Assessment yang merupakan analisis resiko yang mungkin muncul dalam mencapai tujuanmu. #InternalControl

24. Misalnya: resiko tidak lulus tepat waktu, tidak cumlaude, organisasi mengganggu dan sebagainya. #InternalControl

25. Komponen k3 adl Control Activities, mrupakan alat pengendali agar resiko yg tlah dianalisis dlm risk assessment..(cont) #InternalControl

26. (cont)..dpt dikurangi bahkan tdk terjadi. ex: Time management, belajar giat, memilih organisasi yg jg mendukung kuliah. #InternalControl

27. Komponen keempat, Information and Communication, hal ini diperlukan agar pengendalian internal berjalan lancar..(cont) #InternalControl

28.(cont) tnpa adany miskomunikasi. Agar lbh mengerti materi yg disampaikn dosen, bs berdiskusi dg dosen/tmn yg lebih paham #InternalControl

29. Komponen yang terakhir nih sob, Monitoring. Pengawasan diperlukan terhadap keempat komponen yang sedang dijalankan. #InternalControl

30. Kalo blm bisa mengawasi diri sendiri dlm belajar, boleh kok minta bantuan orang lain orang tua/teman/pacar mungkin #eh #InternalControl

31. Kenapa pengawasan diperlukan? Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya penyimpangan dari tujuan awalmu Sob! #InternalControl

32. Jadi, mau targetmu terwujud dengan bantuan #InternalControl ? Ambil secarik kertas, tuliskan tujuanmu, lalu ikuti langkah Gogo tadi 😀

33. Ternyata #InternalControl bisa juga kan dipraktekkan langsung dalam diri kalian Sob? Sekian sharing dari Gogo, semoga bermanfaat :))

34. Pesan Gogo, belajar itu jangan hanya menghafal, tapi pahami dan juga cari manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. #InternalControl