KJAI Jawa Barat Berbagi

KJAI Jawa Barat Berbagi

A. Latar Belakang
Dalam rangka memenuhi kewajiban setiap Chapter untuk mengadakan kegiatan Pra-MUNAS III, KJAI Chapter Jawa Barat berniat mengadakan kegiatan KJAI Jawa Barat Berbagi di salah satu panti asuhan di Jawa Barat. Kegiatan ini dipilih sebagai sarana untuk berbagi kebahagiaan dan motivasi kepada anak – anak panti asuhan sekaligus sebagai sarana meningkatkan kebersamaan dan kekeluargaan tim Chapter Jawa Barat sebelum nantinya menyelenggarakan acara keilmuan formal dengan cakupan kegiatan yang lebih besar. (lebih…)

Pengaruh Perkembangan Teknologi Informasi Terhadap Akuntansi Manajemen

2-era

  1. Dalam era bisnis global, perusahaan tidak dapat menghindari pengaruh perkembangan pesat yang terjadi dalam TI. #TI_Akmen
  2. Penggunaan telepon, faksimili, komputer, dan satelit merupakan suatu keharusan bagi perusahaan. #TI_Akmen
  3. Begitu pula dengan EDP (Electronic Data Processing), DSS (Decision Suporting System), MIS (Management Information System. #TI_Akmen
  4. Selanjutnya EIS (Executive Information System) & ES (Expert System) sebagai bagian yg tidak terpisahkan dari perusahaan. #TI_Akmen
  5. Adanya TI memungkinkan perusahaan memperoleh informasi dari tempat yang berbeda dengan biaya yg murah. #TI_Akmen
  6. Oleh karena itu manajemen harus tanggap terhadap perkembangan pesat dari TI ini. #TI_Akmen
  7. Perubahan TI ini juga memberikan tuntutan yang semakin besar terhadap akuntansi manajemen sebagai sistem informasi, Sob. #TI_Akmen
  8. Akuntansi manajemen harus mampu menyediakan informasi yg dapat dipercaya, relevan, tepat waktu, lengkap, dan dapat dipahami. #TI_Akmen
  9. Terus pengaruhnya terhadap akmen apa nih sob? Yuk lanjut #TI_Akmen
  10. Pengaruh yang pertama terkait dengan manufaktur yang terintegrasi dengan produksi (Computer Inttgrated Manufacturing – CIM) #TI_Akmen
  11. Dengan proses produksi terotomatisasi, komputer digunakan untuk memonitor berbagai operasi, sob. #TI_Akmen
  12. Dengan komputer pula, informasi yang berguna dapat dikumpulkan dan dilaporkan ke manajer sesegera mungkin. #TI_Akmen
  13. Apa yang terjadi di bagian produksi pun dapat diketahui segera pula. #TI_Akmen
  14. Dengan kata lain, manajer dapat memantau kegiatan produksi secara real time #TI_Akmen
  15. Otomatisasi tersebut dapat meningkatkan kuantitas dan kecepatan informasi. #TI_Akmen
  16. Dengan demikian, manajer dapat memilah serta menganalisis informasi secara lebih efisien dan cepat. #TI_Akmen
  17. Selain itu, dgn kemajuan TI manajer dpt lbh banyak melakukan analisis & mengurangi ketergantungan ke dep. sistem informasi. #TI_Akmen
  18. Akuntan manajemen jg lbh fleksibel merespon kebutuhan manajerial untuk aktivitas kalkulasi biaya produk yg lbh kompleks. #TI_Akmen
  19. Kemampuan perhitungan yang semakain cepat jg memungkinkan penyusuanan laporan keuangan pada saat dibutuhkan. #TI_Akmen
  20. Oiya, apakah penerapan TI ini tidak menimbulkan masalah sob bagi perusahaan? #TI_Akmen
  21. Tentu penerapan TI juga tidak terlepas dari permasalahan sob. #TI_Akmen
  22. Pertama, untuk menerapkan TI membutuhkan biaya yang besar sob. #TI_Akmen
  23. Tapi harus dilihat lagi ya sob, cost & benefit dari TI ini. Akuntan manajemen berperan besar dalam hal ini, sob. #TI_Akmen
  24. Kedua, pengembangan teknologi menuntut kemampuan yang baik dalam akuntansi dan TI secara bersamaan. #TI_Akmen
  25. Ketiga, TI yang diterapkan harus dapat diterima semua orang yang akan menggunakannya khususnya akuntan manajemen. #TI_Akmen
  26. Keempat, perkembangan TI menuntut semakin banyak keahlian yang dimiliki oleh karyawan dalam organisasi. #TI_Akmen
  27. Kelima, TI dapat menghilangkan kesempatan kerja karyawan tingkat bawah karena tugas mereka dapat digantikan o/ TI #TI_Akmen
  28. Keenam, adanya pihak yang tidak senang terhadap kehadiran TI karena dianggap menjadikan mereka malas dan membosankan. #TI_Akmen
  29. Terakhir, perkembangan TI dapat dijadikan alat dalam menyukseskan kejahatan dalam ranah akmen. #TI_Akmen

Penentuan Harga Produk

pentingnya-harga-produk_l-111

  1. Produk dalam hal ini terdiri dari barang dan jasa ya, Sob.
  2. Sebelum Gogo menjelaskan apa aja konsep #PHP, Gogo jelasin kerangka kerja u/ penentuan harga dlu ya Sob.
  3. Jadi kerangka kerja u/ penentuan harga itu bisa dilihat dari konsep total revenue dan total cost nih Sob. #PHP
  4. Harga terbaik adalah harga yang memaksimumkan selisih antara total penghasilan dengan total biaya. #PHP
  5. Nah sekarang Gogo bakal lanjut bahas tentang konsep yang terkait dgn #PHP
  6. Konsep yang pertama terkait #PHP adalah Konsep Pendapatan dan Biaya Marginal.
  7. Penghasilan marginal adalah tambahan total penghasilan akibat penjualan 1 satuan produk tambahan. #PHP
  8. Sedangkan biaya marginal adalah perubahan dalam biaya total yang terjadi sebagai akibat dari adanya suatu unit tambahan. #PHP
  9. Konsep yang kedua adalah konsep penentuan harga pokok standar nih, Sob.  #PHP
  10. Harga jual dalam jk. panjang, harus menutup seluruh biaya produksi, administrasi, penjualan & memberikan hasil layak atas investasi. #PHP
  11. Hal seperti ini disebut Pendekatan cost-plus yaitu Cost plus = harga pokok +    #PHP
  12. Berbicara tentang harga pokok, terdapat dua pendekatan harga pokok, Sob. Gogo jelasin satu per satu ya 😀 #PHP
  13. Pendekatan harga pokok yang pertama adalah pendekatan penyerapan (sepenuhnya) yaitu penekanan biaya menurut fungsinya. #PHP
  14. Pokok biaya adlh biaya pembuatan produk, baik tetap maupun variabel. #PHP
  15. Biaya adm & transportasi digunakan sbg bahan pertimbangan dlm penentuan markup #PHP
  16. Pendekatan kedua adalah pendekatan kontribusi yaitu penekanan biaya menurut perilakunya #PHP
  17. Pokok biaya terdiri dr biaya variabel yg melekat pada produk termasuk biaya produksi, penjualan dan administrasi variabel. #PHP
  18. Nah bagaimana Sob? 😀 ini belom selesai loh hehe ada tema lain dalam #PHP nih Sob.
  19. Ada #PHP dengan time and material pricing, penentuan harga produk baru, dan penentuan harga pada pesanan khusus.
  20. Eeeeeits tenang Gogo bakal jelasin satu-satu Sob, jangan takut hehe. #PHP
  21. Time and Material Pricing yaitu tarif penentuan harga ditentukan o/ waktu kerja langsung dan bahan baku langsung yg digunakan #PHP
  22. Gogo akan jelaskan dengan contoh ya, Sob. #PHP
  23. Toko A bergerak di bidang reparasi. Toko menggaji montirnya $11 per jam. #PHP
  24. Biaya administrasi dan transportasi yg akan dikeluarkan per th sebesar $216,000. Setiap thn montir bekerja 24,000 jam #PHP
  25. Keuntungan yg dikehendaki $5 per jam. Biaya pesan & penyimpanan 25% dari harga bahan baku. #PHP
  26. Keuntungan yg dikehendaki 15% dr harga bahan baku. #PHP
  27. Berapa tarif reparasi jika reparasi memerlukan waktu 2,5 jam, dgn harga suku cadang $60? #PHP
  28. Gogo mulai bantu jawab ya… #PHP
  29. Total ongkos per jam layanan adalah :$(11+9+5) = $25 ($9 diambil dari $216,000 : 24.000 #PHP
  30. Total ongkos reparasi terdiri dari Jam kerja = 2,5 x $25 = $62,5 bahan baku = $60 + (40% x $60) = $84 #PHP
  31. Jadi total ongkos reparasinya adalah $146,50 #PHP
  32. Selanjutnya, penentuan harga produk baru terdapat dua jenis, yaitu skimming price dan penetration pricing. #PHP
  33. Skimming Pricing yaitu harga baru mula-mula tinggi, makin lama makin diturunkan #PHP
  34. Tujuan skimming pricing adalah memaksimalkankeuntungan jangka pendek. #PHP
  35. Teknik ini efektif u/pasar yg relative sulit ditembus, misalnya karena ada rintangan teknologi.  #PHP
  36. Penetration Pricing adalah penentuan harga pokok produk baru, yg mula-mula ditetapkan rendah untuk menarik pelanggan #PHP
  37. Terakhir adalah penentuan harga pesanan khusus, yang biasanya dijual di bawah harga pokok. #PHP
  38. Apabila perusahaan mempunyai kapasitas mengganggur, dapat digunakan pendekatan kontribusi (cont) #PHP
  39. Hal ini dikarenakan untuk biaya tetap tidak perlu dimasukkan sebagai unsure biaiya tambahan #PHP

Nah itu semua penjelasan Gogo malem ini tentang #PHP, semoga bermanfaat ya Sob 😀

Selamat beristirahat, salam.

Triple Bottom Line Accounting

tbl

  1. Malam ini Gogo mau bahas triple bottom line acconting atau singkatnya #TBLA sob.
  2. Sebelum bahas #TBLA Gogo mau jelasin dulu tentang konsep dari triple bottom line atau TBL itu sendiri ya sob.
  3. Gagasan triple bottom line peratama kali diperkenalkan oleh John Elkington pada tahun 1988. #TBLA
  4. Triple bottom line adalah konsep pengukuran kinerja perusahaan yang menggunakan tidak hanya ukuran keuangan saja. #TBLA
  5. #TBLA juga menggunakan indikator atau ukuran non keuangan.
  6. #TBLA menggunakan tiga pilar utama dalam mengkur kinerja perusahaan, yaitu people, profit, dan planet atau dikenal dengan 3P.
  7. Setiap pilar-pilar mempunyai sub-sub pilar yang merupakan bentuk penjabaran dari setiap pilar tsb. #TBLA
  8. Pilar people menekankan pentingnya praktik bisnis perusahaan yang memperhatikan faktor tenaga kerja. #TBLA
  9. Misalnya, larangan untuk melakukan eksploitasi terhadap tenaga kerja di bawah umur atau pemberian upah yang wajar. #TBLA
  10. Pilar profit tidak hanya sekedar keuntungan saja tetapi justru menciptakan bisnis yang adil dan beretika, Sob. #TBLA
  11. Contohnya adalah tidak melakukan fitnah terhadap perusahaan pesaing untuk mendapatkan keuntungan. #TBLA
  12. Terakhir pilar planet berkaitan dengan pengelolaan dengan baik sumber daya yang dimiliki perusahaan. #TBLA
  13. Terutama sumber daya alam yang tidak dapat diperbaiki serta pengelolaan limbah secara baik. #TBLA
  14. Jadi, #TBLA ini banyak diimplementasikan melalui corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab perusahaan sob.
  15. Wait, apakah konsep ini berdampak terhadap dunia akuntansi dan akuntan? #TBLA
  16. Tentu sob. Adanya #TBLA ini menciptakan pelaporan keuangan perusahaan menjadi lebih komprehensif.
  17. Pelaporan keuangan tidak hanya fokus pada indikator keuangan saja sob melainkan indikator non keuangan pun menjadi fokus penting #TBLA
  18. Hal ini karena indikator kesuksesan atau kinerja perusahaan bukan lagi sekedar kinerja keuangan saja sob. #TBLA
  19. Para stakeholder, terutama investor dan kreditor, akan menilai kinerja perusahaan dalam sosial dan lingkungannya juga. #TBLA
  20. Perusahaan dengan kinerja sosial dan lingkungan yang buruk tentu akan mendapatkan penilaian yang buruk dari para investor. #TBLA
  21. Kondisi tersebut tentu memaksa akuntan manajemen untuk meningkatkan kinerja sosial dan lingkungan perusahaan. #TBLA
  22. Selain itu akuntan manajemen juga perlu melaporkan kinerja perusahaan dalam sosial dan lingkungannya dalam laporan keuangan. #TBLA
  23. Akuntan manajemen juga harus mampu mengelola biaya-biaya terkait kegiatan sosial dan lingkungan perusahaan. #TBLA
  24. Jangan sampai implementasi #TBLA memperburuk kinerja keuangan perusahaan.
  25. Perencanaan dan strategi yang baik dalam penerapan #TBLA misalnya berupa CSR yang dijalankan sangat dibutuhkan, Sob.
  26. Masih ingat kan konsep CSR yang strategis yang sebaiknya dilakukan akuntan manajemen? #TBLA
  27. Yang lupa, hayo dibuka lagi website Gogo mengenai peran akuntan manajemen dalam implementasi CSR perusahaan 😀 #TBLA

Customer Lifetime Value

customer-lifetime-value

1.Sekarang Gogo mau bahas mengenai Customer Lifetime Value nih, Sob. Ada yang tau? 😀 #CLV

2. Jadi, #CLV itu adalah nilai sekarang dari seluruh laba yang akan dihasilkan oleh seorang pelanggan.
3. Dilihat dari definisinya saja, pengetahuan akan #CLV ini penting banget buat perusahaan.
4. Perusahaan dapat memproyeksikan laba yang akan didapat di masa datang dari seorang pelanggan dengan mengetahui nilai #CLV
5. Jika seorang pelanggan hilang, maka perusahaan akan diperkirakan kehilangan laba sebesar nilai #CLV pelanggan tsbt.
6. Keren banget kan ya sepertinya konsep #CLV ini. Nah, siapa ya kira-kira penemunya?
7. Konsep #CLV ini pertama kali diperkenalkan oleh Blattberg dan Deighton pada tahun 1996 dalam Harvard Business Review.
8. Secara umum, ada 3 variabel utama dalam menghitung #CLV yaitu retention rate, revenue dan cost.
9. Setelah menghitung ketiga variabel tadi, jangan lupa dihitung nilai masa kininya. #CLV
10. Sekarang kita masuk ke variabelnya satu persatu ya, Sob. #CLV
11. Retention rate merupakan probabilitas yang menunjukkan tingkat loyalitas pelanggan terhadap perusahaan utk periode berikutnya. #CLV
12. Dalam variabel ini, diasumsikan bahwa pelanggan tersebut telah membeli produk dari vendor yang sama sebelumnya. #CLV
13. Faktor yang menentukan loyalitas ini diantaranya adalah kepuasan pelanggan, perilaku mencari keberagaman, ada alternatif lain. #CLV
14. Sekarang kita masuk ke pembahasan variabel Revenue dan Cost #CLV
15. Revenue yang dimaksud dalam #CLV adlh semua pendapatan yg diterima oleh perusahaan.
16. Sedangkan cost yang dimaksud dalam #CLV adalah semua biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan.
17. Cost ini meliputi 2 kategori yaitu marketing cost dan sales cost. Hayo, Sobat Gogo kalau ttg cost & Revenue pasti udah jago. #CLV
18. Marketing cost adalah seluruh biaya yang dikeluarkan untuk meningkatkan jumlah pelanggan & loyalitasnya. #CLV
19. Selain itu marketing cost juga termasuk pengeluaran utk promosi, mailing catalogues atau mengirim kartu ucapan. #CLV
20. Sales cost adalah seluruh biaya yg dikeluarkan utk kegiatan produksi, service, customer, inventory, dan distribusi. #CLV
21. Ketika sudah mendapatkan nilai #CLV masing-masing pelanggan yg dihitung oleh akuntan manajemen, manajer dpt membuat strategi bisnis.
22. Misalnya melihat pelanggan mana saja yang harus diberikan perhatian lebih karena nilai #CLV yang besar.
23. Perusahaan bisa membuat program pelanggan prioritas dengan memberikan fasilitas2 menarik dan layanan lebih bagi pelanggan tsbt. #CLV
24. Sembari pula memikirkan program2 strategis agar pelanggan dg #CLV rendah bisa meningkat menjadi #CLV tinggi.
25. Jadi pelanggan yang memiliki #CLV rendah jangan langsung ditelantarkan ya, Sob, Tapi harus dikelola dengan baik. 😀
Sekian kultweet akmen malam ini dari Gogo.
Semoga bermanfaat ya, Sob.