oleh Admin | Jan 11, 2014 | Kabar Profesi
PRAKTEK rekayasa akuntansi baik di sektor publik maupun di sektor swasta dituding sebagai salah satu penyebab krisis ekonomi. Dengan adanya rekayasa menyababkan pengambilan kebijakan menjadi salah arah, yang pada gilirannya akan terjerembab dalam krisis ekonomi.
Hal itu yang selalu diingatkan Ketua DPN IAI (Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia) Mardiasmo, yang saat ini menjabat sebagai Kepala BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) kepada para akuntan, baik akuntan pendidik, akuntan publik, akuntan sektor publik dan manajemen. “Peran akuntan dalam mengantisipasi krisis ekonomi besar sekali,” kata Mardiasmo di Jakarta, Senin, (11/11/2013).
Mantan Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan itu memberi contoh tentang akutan pendidik. Dengan tugas sehari-hari mendidik manusia menjadi ahli akuntansi diharapkan tidak hanya menekankan pada lini keilmuaan atau kompetensi, namun harus menghasilkan akuntan-akuntan yang berintegritas. “Dia harus mendidik orang-orang agar benar-benar ahli dalam akuntansi, punya moral dan intergritas. Kita tak hanya butuh orang pintar, tapi harus punya integritas,” ujar pria jangkung yang selalu memperkenalkan dirinya sebagai presiden, namun presiden akuntannya Indonesia kepada awak media.
Lepas dari dunia pendidikan, para akuntan akan berhadapan dengan dunia nyata. Mereka bisa memilih menjadi akuntan pendidik, akuntan manajemen, akuntan pemerintah ataupun akuntan publik. Di sinilah hasil didikan para akuntan pendidik diuji, apakah dapat menghasilkan akuntan profesional atau akuntan-akuntanan. “Kalau profesional, ya berkompentensi dan berintegritas,” tambahnya.
Dikatakannya, akuntanlah yang menyusun laporan keuangan untuk kemudian diaudit eksternal auditor yang notanbene akuntan. Tentunya dengan harapan, baik yang menyusun maupun yang mengaudit harus benar-benar profesioanal.”Tidak ada creative accounting diplintir- plintir. Bila terjadi, bisa jeblog lagi, seperti 1998,” ujarnya.
Ia mengingatkan, kejahatan kerah putih bisa datang dari akuntan. Hal itu terjadi tahun 1998, banyak perusahaaan-perusahaan merekayasa laporan keuangannya agar tampak baik. “Meng-engginer equity misalnya, nah ini tidak boleh,” katanya.
IAI sebagai organisasi profesi akuntan banyak mendapat pelajaran dan membuat langkah-langkah agar kejadian 1998 tak terulang kembali, misalnya dengan melakukan konvergensi IFRS ke dalam PSAK. Penilaian setiap aset bisa menggunakan nilai wajar. “Profesi akuntan itu harus full picture, tapi yang benar. Untuk itu, kita sudah konvergensi IFRS mengggunakan fair value, menggunakan nilai yang sebenarnya, dulu kan historical,” tambahnya.
Di sektor publik, Mardiamo menginginkan akuntan dapat mengawal APBN dari perencanaan hingga pelaporan, sehingga APBN benar- benar sampai ke tujuaan, melalui pembangunan dan bukan hanya tetesan- tetesannya yang sampai ke masyarakat. Supaya hal itu tercapai, IAI telah mengawal dari proses pemilu legislatif dan Pilpres.
“Supaya dalam Pemilu 2014 tidak terjadi money politik, agar orang orang yang maju dalam Pileg dan Pilpres menggunakan uang yang bersih, kami telah memberi rambu-rambu penyusunan laporan keuangan partai dan Caleg,” ujarnya.
Dengan menjaga proses pemilihan legislatif, Plipres dan Pilkada diharapkan akan muncul calon-calon yang bersih dan bukan calon-calon yang datang dengan uang kotor. “Dengan calon yang bersih, kita berharap yang terpilih nanti benar- benar dapat mengawal APBN untuk sampai ke tujuannya dengan nilai yang ditetapkan dan bukan hanya tetesannya,” kata Mardiasmo.
Sumber : Akuntan Online
oleh Admin | Jan 10, 2014 | Akuntansi Syariah, Artikel, Direktorat Pendidikan dan Pelatihan

1. Sob, uda tahu blm sih apa itu #SukukIjarah? 😀
2. Jd, rngkasnya #SukukIjarah adlh EFEK syariah brupa srtifikat/ bukti kpemilikn yg nilainya sama. Sama apa? Ya sama dg yg diwakili Sob!
3. Jd #SukukIjarah ini dpt mwakili brg/jasa yg sifatnya tdk trpisahkan (syuyu’/undivided share)
4. Apa saja? Yuk di catat : a) asset brwujud(manafiul a’yan) #SukukIjarah
5. b) nilai manfaat asset brwujud (manafiul a’yan), yg sdh ada maupn yg akn ada. c) jasa (al khadamat),sdh ada maupun akn ada. #SukukIjarah
6. d) asset proyek trtentu (maujudat masyru’ mu’ayyan) e) kgiatan investasi yg tlh ditntukan (nasyath ististmarin khashah). #SukukIjarah
7. Lbh lngkapnya, yuk dicek PSAK 110 atau cek Peraturan Bapepam-LK No IX.A.13 Penerbitan Efek Syariah. #SukukIjarah
8. Nah, brdsarkn pngrtian trsbut,maka #SukukIjarah TIDAK SAMA dg obligasi. Bedanya?
9. Prtma #SukukIjarah mrupkn bukti kpmilikn/krjasma yg lbh luas&bragam dibanding obligasi.
10. Dan dlm tiap pnerbitan #SukukIjarah ,WAJIB ada aset yg mndasari, sdgkn obligasi tdk.
11. Kdua, #SukukIjarah adlh sukuk tnpa diikuti pmindahn kpmilikn objek. Ingat ijarah kan Sob? 😀
12. Sob tahu ga sih, trnyata #SukukIjarah yg sdh terbit smpai April 2013 itu sbnyak 25 prusahaan loh. Tapi hnya 12 pnerbit dg 1 perusahaan.
13. Memangnya gimana sih sbnarnya penerapan PSAK 110 slama ini? Yuk lanjut! #SukukIjarah
14. Pd pnerapan PSAK 110 awal, tdk smua pnebirt mnerapknnya. Ini trlihat dr pnyajian, pngukurn &pngungkpn 11 prusahaan. #SukukIjarah
15. Pdhal, smua Lap.Keuangan prusahaan pnerbit #SukukIjarah trsbt mnghasilkn opini WTP loh.
16. Ini kan brarti smua prushaan dnilai tlh mnerapkn PSAK yg relevan. #SukukIjarah
17. Pdahal dlihat dr kbijakn akuntansinya, hnya 3 dr 11 prushaan yg mngungkapn klau mrka mnerapkn PSAK 110. #SukukIjarah
18. Hal ini mngindiksikn bhwa pnerapan PSAK 110 per 01 Jan 2012, blm dphami scra tepat, baik prusahaan maupun auditor. #SukukIjarah
19. Dr sisi pnyajian, PSAK 110 sbnarnya mminta #SukukIjarah dsajikn sbgai LIABILITAS.
20. Tp, krn karakternya yg beda dg obligasi, mk pnyajian #SukukIjarah scra trsendiri. Jadinya, trpisah dr obligasi ya Sob.
21. Nah, dmikian jg dlm pnyajian di Lap.Laba Rugi Komprehensif. Hnya 4 prusahaan yg mnyajikn “Beban-Imbalan #SukukIjarah”.
22. Trus ada 2 prusahaan yg mmasukkan beban #SukukIjarah dlm pos Beban Keuangan-Hutang Obligasi.
23. Trus dr segi pngungkpn ya, trnyata smua prusahaan mngungkapkn #SukukIjarah sama dgn pngungkapn obligasi.
24. Prushaan hnya mngungkpkan nilai nominal, besarnya imbalan & jngka waktu #SukukIjarah.
25. Pdhal, skali lagi, yg mmbedakn #SukukIjarah & obligasi itu kan Underlying Asset-nya Sob! 😀
26. Ini mnjukkn, klau sbgian besar prusahaan & auditor msh branggapan bahwa #SukukIjarah sama dgn obligasi.
27. Nah, trus gmna dong mngatasinya? Tenang, Gogo bagikn saran dari Pak Nur Satyo deh. Simak lagi yaaa. #SukukIjarah
28. Prtma, IAI sbg ‘standard setter’ & OJK sbg regulator hrus trus mlakukn sosialisasi trkait #SukukIjarah & PSAK 110 pd prusahan & auditor.
29. Kdua, OJK dpt mmberikn sanksi pd auditor yg dianggap lalai mmatuhi PSAK trkait #SukukIjarah ini. Duh, Sobat akuntan muda, catat yaaa…
30. Ktiga, auditor dharuskn mngiktui PPL yg dg brkaitan dg #SukukIjarah & PSAK 110 ini Sob.
31. Oke deh, saran dr Pak Satyo td skligus mnylesaikn kultweet Gogo trkait #SukukIjarah. Ada yg mau nambahin ga nih Sob? 😀
oleh Admin | Jan 7, 2014 | Kabar Profesi
Jakarta: Ketua Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Niaga, Bank, Jasa dan Asuransi FSP NIBA,Lilik Martono mengadukan nasib Yus Rusyana kepada Komisi XI DPR, dengan harapan bisa mengembalikan haknya sebagai auditor internal PT Bank Panin Tbk. “Kami meminta mengembalikan hak saudara Yus Rusyana sebagai auditor yang di PHK dari PT Bank Panin Tbk,”ujar Lili usai diterima Komisi XI yang dipimpin Zulkieflimansyah di Gedung DPR, Kamis (31/01/2013).
Dalam rapat dengar pendapat Komisi XI dengan pihak yang terkait dalam kasus PHK Yus Rusyana, hadir Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Ronal Waas, Direktur Kepatuhan PT Bank Panin, Antonius Ketut dan Ketua FSP NIBA, Lilik Martono.
Yus Rusyana, kata Lilik, diperlakukan tidak adil manajemen PT Bank Panin dengan di PHK setelah yang bersangkutan melakukan audit invetstigasi ke Kantor Cabang Utama Banjarmasin, Nopember 2009. Dari hasil audit investigasi itu, ditemukan indikasi fraud dalam proses pemberian kredit sebesar Rp 30 miliar.
Pada awalnya, Direksi PT Bank Panin atas temuan tsb memberikan kuasa kepada staf direksi, Lilik Martono untuk melaporkan rekayasa kredit yang terjadi di KCU Banjarmasin ke Polda Kalimantan Selatan. Namun, pada 25 Oktober 2010 Direksi PT Bank Panin Tbk memerintahkan kuasa direksi dan tim audit agar kembali ke Jakarta untuk menyerahkan laporan audit dan proses pemeriksaan dihentikan.
Yus Rusyana yang seharusnya mendapat penghargaan karena berhasil menemukan indikasi terjadinya fraud, justru setiba di Jakarta mendapat surat peringatan dari Kepala Biro Pengawasan dan Pemeriksan Bank Panin. Malahan pada 28 April 2011 diminta mengundurkan diri dari perusahaan dan sehari berikutnya di PHK. Padahal temuan Yus Rusyana tsb dikuatkan hasil investigasi BI pada Desember 2010 terhadap PT Bank Panin KCU Banjarmasin, yang dari sample audit terbukti adanyafraud.
Sementara Direktur Kepatuhan PT. Bank Panin, Antonius Ketut menyatakan, pemecatan Yus bukan karena temuannya, melainkan yang bersangkutan tidak masuk kerja 5 hari secara berturut-turut tanpa keterangan yang jelas.
Kasus Yus sebenarnya sempat bergulir ke Pengadilan Hubungan Industri, namun permohonan itu tidak dikabulkan dan banding. Kasus tsb juga diadukan ke Komisi III DPR, namun karena merupakan kasus kejahatan perbankan dianjurkan  ke Komisi XI DPR.
Sumber: Akuntan Online
oleh Admin | Jan 4, 2014 | Kabar Profesi
Jakarta: Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Ito Warsito mengakui sejumlah emiten siap menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) terutama yang bergerak di customer good dan manufacturing. Justru yang mengkhawatirkan di profesi penunjang pasar modal, seperti akuntan publik (AP). Jumlah profesi AP tercatat 1000 orang, sementara emiten tercatat 462, belum lagi perusahaan yang mengeluarkan obligasi tercatat sekitar 500- an.
“Posisi akuntan bahaya saat menghadapi MEA, karena jumlahnya masih sedikit, padahal kebutuhan Indonesia akan AP sangat tinggi, karena jumlah perusahaan di Indonesia sudah mencapai 40.000 an,” ujar Itodi Jakarta, Kamis (27/12/12), seraya memprediksi AP asing akan masuk ke Indonesia.
Meski di sisi lain, Ito mengakui AP Indonesia tidak kalah kualitas dengan AP asing. Ilmunya sudah setara dengan AP luar, sama-sama dan telah mengacu pada ISA (International Standar Audit) di tahun 2013 untuk perusahaan publik dan standar akuntansi keuangannya telah konvergensi IFRS. “Kelemahan kita hanya dari sisi jumlah, bukan dari segi kualitas. Tapi, karena tidak memenuhi kebutuhan, AP asing akan masuk,” tambahnya.
Karena itu, Ito mengaku aneh jika ada yang berpendapat menyatakan Indonesia kelebihan jumlah AP yang ditandai dengan perang tarif. Menurut Ito, perang tarif itu hanya terkait dengan persaingan bisnis para AP. Padahal masih banyak emiten yang mempekerjakan AP bukan karena tarifnya murah tapi karena kepercayaan. “Ini soal integritas akuntan dan trust AP yang harus dipegang,”ujarnya.
Saat ini, kata Ito tercatat 17. 000 an perusahana yang diaudit hanya oleh 1015 AP, sehingga satu AP rata- rata mengaudit 17 perusahaan per tahun. Dari data kasar ini, tidak bisa dikatakan AP kekurangan auditee. “Ini menunjukkan over demand tapi supply- nya kurang.” ujarnya.
Apalagi dengan rencana dalam RUU Pelaporan Keuangan yang tengah digodok pemerintah yang kemungkinan besar semua perusahaan diwajibkan untuk diaudit AP.”Kalau itu terjadi akan menjadi tantangan bagi IAI , IAPI untuk mempersiapkan,”katanya.
Sumber: Akuntan Online
oleh Admin | Jan 3, 2014 | Akuntansi Syariah, Direktorat Pendidikan dan Pelatihan

1. Malam Sob, sebelum bahas #SistemAksyar , yuk kita ulang pelajaran Sistem Akuntansi dulu Sob!
2. Hayoo, yang mau bantu Gogo jelasin Sistem Akuntansi, silahkan nih… #SistemAksyar
3. Jadi, sistem akuntansi itu organisasi formulir,catatn&laporn yg dikoordinasikn sdemikian rupa. #SistemAksyar
4. Sistem akuntansi digunkn u/mnyediakn informasi keuangan yg dibutuhkn manajemen guna mmudahkn pngelolaan prusahaan. #SistemAksyar
5. Gampangnya, sistem akuntansi dgambarkn dgn input – proses – output. #SistemAksyar
6. Inputnya brupa bukti transaksi, prosesnya brupa jurnal&buku besar, trus outputnya brupa informasi lap.keuangan. #SistemAksyar
7. Nah sudah ingat kan Siklus Akuntansi? Trus, kira-kira bedanya #SistemAksyar dgn konvensional apa?
8. Nih, Gogo kasih pnjelasan singkat proses #SistemAksyar dulu deh 😀
9. Pertama, pnjurnaln transkasi khusus dcatat mnggunkn sistem akuntansi brganda/ ‘double entry accounting system’. #SistemAksyar
10. Trus, jurnal khusus dsusun pisah brdasarkn transaksi yg trjadi. #SistemAksyar
11. Stlh bukti dcatat, data dpisah ke dlm prkiraan yg brsangkutn pd buku besar. #SistemAksyar
12. Sbnarnya, Lembaga Keuangan Syariah (LKS) sdh punya buku besar mskipun msh trdpt kkurangan dlm pnggunaannya. #SistemAksyar
13. Buku besar yg dbuat sharusnya ssuai format&pngisian yg jelas, shg dpt dmengerti olh smua pihak. #SistemAksyar
14. Stlh posting ke buku besar, lanjut ke neraca saldo Sob! lanjutannya uda tau kan? Penyesuaian, dstnya… #SistemAksyar
15. Scra umum #SistemAksyar sama aja dgn konvensional, bedanya hnya dr segi PENYAJIAN. Siklus #SistemAksyar lbh banyak dr konvensional.
16. Apa sj tambahn dlm Lap.Keuangan #SistemAksyar itu? Yuk merapat lagi Sob 😀
17. a.Lap.Prubahn dlm Investasi Trbatas, b.Lap.Sumber&Pnggunaan Dana Zakat srta Dana Sosial c.Lap.Sumber&Pnggunaan Dana Qardh. #SistemAksyar
18. Khusus koperasi syariah, ada 2 tambahn Lap.Keuangan lagi :a.Lap.Prhitungn Hasil Usaha b. Lap.Kolektibilitas. Catat Sob! #SistemAksyar
19. Jasa Keuangan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kelurahan (KJK PEMK) adlh contoh koperasi yg mnjalankn #SistemAskyar ini Sob. Keren ya 😀
20. Lap.Prhitungn Usaha mnyajikn informasi kinerja&kgiatn operasi pd satu priode trtentu. #SistemAksyar
21. Informasi trsebut mliputi pndapatn&beban yg timbul pd operasional utama&operasional lainnya. #SistemAksyar
22. Smntra, Lap.Kolektibilitas dgunakn u/mnunjukkn kmampuan anggota koperasi dlm mmbayar angsuran pmbiayaan. #SistemAksyar
23. Nah, slesai nih Sob Gogo brbagi ttg #SistemAksyar . Klo ada yg mau mnambahkn&brbagi pngetahuan, silahkan… nanti di-RT, insya Allah.
Komentar Terbaru