oleh Admin | Sep 5, 2013 | Akuntansi Manajemen, Direktorat Pendidikan dan Pelatihan
Wah, sepertinya banyak Sobat Gogo yg pandai berhemat ya! Nanti jam 7 malam kita bahas soalĀ #BiayaĀ ya:D
How’s your Monday, Sob? Great, uh? Yuk merapat, we’re going to discuss aboutĀ #Biaya. Ada yang tauĀ #BiayaĀ itu sebenernya apa sih? š
1.Ā #BiayaĀ = pengorbanan sumber ekonomis yg diukur dalam satuan uang, yg telah, sedang atau yg akan terjadi untuk tujuan tertentu š
2. Dlm perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan, kita perlu menerapkan konsepĀ #BiayaĀ yg tepat agar tujuan yg diharapkan tercapai
3. AkMen membagiĀ #BiayaĀ salah satunya dengan pemisahan antara harga pokok (cost) dan biaya (expense)
4. Sobat Gogo udah pada ngerti kan bedanya HARGA POKOK dan BIAYA? Ayo baca lagi buku pengantar akuntansinya š
5. Selain klasifikasi tadi, AkMen juga membagiĀ
#BiayaĀ berdasarkan tingkah laku biaya tersebut.
6. PengklasifikasianĀ #BiayaĀ berdasarkan tingkah laku biasanya berkaitan dengan volume produksi/penjualan.
7. KategoriĀ #BiayaĀ ini dibagi ke dalam 3 golongan: Biaya Variabel, Biaya Tetap, Biaya Semi Variabel.
8. Biaya Variabel =Ā #BiayaĀ yg berubah secara totalitas searah dengan perubahan tingkat aktivitas. Ex: biaya bahan baku.
9. Biaya Tetap =Ā #BiayaĀ yang tetap jumlahnya tanpa dipengaruhi perubahan tingkat aktivitas secara langsung. Ex: gaji karyawan.
10. Biaya Semi Variabel =Ā #BiayaĀ yang jumlahnya berubah sesuai perubahan kuantitas yang diproduksi tapi perubahannya tidak proporsional.
11.Ā #BiayaĀ Semi Variabel ini punya sifat ganda, tetap dalam jangka panjang dan variabel dalam jangka pendek. Ex: biaya listrik.
12. Dengan mengetahui tempatĀ #BiayaĀ dan penanggung jawab biaya, kita akan lebih mudah mengendalikannya.
13. Berdasarkan pertanggungjawabannya,Ā #BiayaĀ dibagi ke dalam 2 kelompok: Biaya Terkendali dan Biaya Tak Terkendali.
14.Ā #BiayaĀ Terkendali = biaya yang dikeluarkan pusat biaya atas pengeluaran biaya dimana seseorang harus mempertanggungjawabkannya.
15. Contohnya nihĀ #BiayaĀ Iklan yang merupakan tanggung jawab bagian penjualan.
16.Ā #BiayaĀ Tak Terkendali = biaya yang tak bisa dibebankan pengeluarannya oleh manajer pusat biaya.
17. Sob, untuk menentukan apakahĀ #BiayaĀ itu terkendali atau tidak harus dilihat otoritas manajer terhadap biaya tersebut š
18. Masih semangat? AkMen mengklasifikasiĀ #BiayaĀ berdasarkan objeknya juga, yaitu Direct Cost dan Indirect Cost.
19.Ā #BiayaĀ Langsung / Direct Cost = biaya yang dapat ditelusuri dengan jelas dan nyata ke sumbernya.
20.Ā #BiayaĀ Tidak Langsung / Indirect Cost = biaya yang tidak mudah ditelusuri ke objek biayanya.
21. Ada jugaĀ #BiayaĀ Produksi / Manufacturing Cost yg terdiri dari Biaya Bahan Baku, Biaya Tenaga Kerja dan Biaya Overhead.
22.Ā #BiayaĀ Bahan Baku + Biaya Tenaga Kerja => Biaya Utama (Prime Cost)
23.Ā #BiayaĀ Tenaga kerja + Biaya Overhead => Biaya Konversi
24. Sesi terakhir iniĀ #BiayaĀ diklasifikasikan berdasarkan Fungsi Operasi Non Produksi yang dibagi dalam 4 kategori. Apa saja?
25. Pertama,Ā #BiayaĀ Distribusi yang merupakan jumlah total biaya yang dikeluarkan untuk proses pendistribusian dari suatu produk.
26. Kedua,Ā #BiayaĀ Administrasi, pengeluaran yg digunakan untuk kegiatan yg sifatnya administratif. Ex: gaji direktur, biaya bagian akuntansi
27. Ketiga,Ā #BiayaĀ Riset dan Pengembangan, yaitu biaya untuk penyelidikan dan pengembangan yang berkenan dengan produk baru.
28. Terakhir,Ā #BiayaĀ Keuangan (Financial Cost) yaitu biaya yang berhubungan dgn pengeluaran saham, obligasi dan surat berharga lainnya.
Fiuh! Banyak juga ya pengklasifikasianĀ #Biaya? Semoga bermanfaat ya Sob! Keep learning, sharing and inspiring š
oleh Admin | Agu 4, 2013 | Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Artikel, Direktorat Pendidikan dan Pelatihan
Siapa yang akhir2 tahun ini sibuk #StockOpname hehe. Hmm, yang belum bekerja, yang masih unyu ayo belajar bareng sini. Timing yg tepat! š
1. Diantara byk masalah akuntansi persediaan, yg sering ditanyakan adl prosedur teknis penghitungan fisik persediaan alias #StockOpname wow!
2. Kalau masalah jurnal, penyajiannya dlm lapkeu termasuk penentuan metode nilai persediaan, Mimin yakin kalian udah belajar. #StockOpname
3. Yg jarang dibahas adl prosedur teknis #StockOpname itu sendiri, padahal menguasai hal ini adl sesuatu yang sangat vital loh. Nah loh. š
4. āLho, utk apa #StockOpname lg, akun persediaan kita udah pake sistem perpetual -setiap pergerakan barang langsung tercatat kok-” hadeeeh!
5. Tentu aja, Mimin gak nyalahin pendapat itu. Cm dlm hati berpikir: ābeginilah kalau teori ditelan mentah-mentahā. Kasian ya. #StockOpname
6. Secara teoritis, sistem perpetual, setiap pergerakan barang sdh terekam dlm data transaksi di kartu stock &ledger inventory. #StockOpname
7. Ingat kan kalau ada pembelian bahan baku, dicatat dgn jurnal : Dr. Persediaan ā Bahan Baku/Barang Jadi. Cr. Utang Dagang. #StockOpname
8. Lalu bahan baku dikeluarkan dr gudang (utk diolah di produksi) dicatat dgn jurnal : Dr. Barang Dalam Proses. Cr. Persediaan. #StockOpname
9. Selanjutnya BDP pindah ke barang jadi, dicatat dgn jurnal : Dr. Persediaan Barang Jadi. Cr. BDP ā BB. Cr. BDP ā BTKL. #StockOpname inget?
10. Barang laku terjual dicatat : Dr. Piutang Dagang. Cr. Penjualan. Dr. Harga Pokok Penjualan. Cr. Persediaan Barang Jadi. #StockOpname
11. Barang retur dr pelanggan dicatat : Dr. Penjualan Cr. Piutang Dagang Dr. Persediaan Barang Jadi Cr. Harga Pokok Penjualan #StockOpname
12. Nah untuk no 11 tadi, menurut ketentuan IFRS, barang persediaan retur dinilai dan diakui sebesar nilai wajarnya/pasarnya. #StockOpname
13. So, apa yg di bilang tadi emang betul; di atas kertas, semua pergerakan persediaan udah terekam, gak ada yg lewat. Tapi… #StockOpname
14. Ada tetapinya lho. Ada 4 kejadian (event) menyangkut barang persediaan yg lolos dr pencatatan sistem perpetual. #StockOpname wah wah..
15. a. Persediaan Scrap, sisa2 bahan baku yg ga bs kepake lg tapi ada nilainya, entah didaur ulang atau dijual kpd pihak lain. #StockOpname
16. Darimana bisa tahu berapa ada scrap inventory jika tidak melakukan penghitungan fisik (ditimbang/diukur/dihitung) ? #StockOpname hayoo!
17. b. Persediaan Kadaluarsa khususnya di perusahaan pengolahan makanan/minuman, potensi nilainya tinggi. #StockOpname hmm…
19. c. Persediaan Rusak Dalam Penyimpanan, khususnya barang yg bersifat tidak āfast-movingā, butuh waktu lama utk abis terjual. #StockOpname
20. Kemungkinan rusak dlm penyimpanan (apalagi yg gak tahan lembab, gak tahan suhu dingin, dll.) itu tergolong tinggi. #StockOpname naah..21. Intinye barang rusak dlm penyimpanan gak terekam di catatan sistem perpetual sampai dilakukan penghitungan fisik atau #StockOpname wow!
22. d. Persediaan Tercuri, kalo pengurangannya tercatat, ya namanya bukan barang tercuri. Jadi ini jg gak bisa diketahui (cont) #StockOpname
23. ..hanya dgn melihat kartu stock dan catatan dari sistem perpetual. Walau sedikit kalo bernilai tinggi sangat rentan dicuri. #StockOpname
24. Dari ke4 event itu rasanya Mimin udah gak perlu lg jelasin betapa vitalnya #StockOpname dalam proses akuntansi persediaan. Mikir dah ah!
25. Pasti ada yg mikir āSaya kan orang accounting, untuk apa pusing2 mikirin urusan #StockOpname, bukankah itu tugasnya orang gudang?ā
26. Mengapa karyawan Akuntansi wajib bisa nanganin Penghitungan Fisik Persediaan alias #StockOpname? Nih lanjut baca baik2 ya Jagoan. š
27. Bahwa yang bertanggungjawab atas kehilangan barang persediaan adalah warehouse manager dan anggota teamnya, IYA. Terus? #StockOpnam
28. Tanggungjawab atas kerusakan barang dan selisih antara kartu stock dgn ākenyataan fisik persediaanā adl orang gudang? IYA. #StockOpname
29. Tetapi ORANG ACCOUNTING bertanggungjawab atas AKURASI LAPORAN KEUANGAN yg di dalamnya termasuk Harga Pokok Penjualan (cont) #StockOpname
30. ..dalam Laporan L/R yg di dalamnya ada penggunaan persediaan dan
Saldo akhir Persediaan di Lap. Posisi Keuangan (Neraca). #StockOpname
31. So pihak yg paling berkepentingan utk mastiin kartu stock dan buku persediaan mewakili kondisi yg sebenarnya adalah (cont) #StockOpname
32. …orang akuntansi bukan orang gudang. Terlebih-lebih auditor, mereka berkentingan utk tahu kondisi persediaan yg bener. #StockOpname
33. Pertanyaan selanjutnya : Kapan donk Min #StockOpname dilakukan? Gak ada ketentuan pasti kapan hal ini harus dilakukan. Tuh catet ya! š
34. Secara teori yg dipelajari di buku2 itu #StockOpname dilakukan di akhir periode pelaporan setahun sekali. Tapi implementasinya? Nah loh.
35. Makin sering #StockOpname dilakukan makin bagus. *wow koprol dulu ah! Mengapa? Ada 2 tujuan strategis dari perhitungan fisik ini, catet!
36. Dari aspek akuntansi keuangan, penghitungan fisik persediaan dilakukan utk menjamin keakuratan isi laporan keuangan. #StockOpname catet!
37. Sehingga nilai aset khususnya persediaan tercermin di Neraca. Utk maksud ini, betul #StockOpname cm perlu dilakukan tiap akhirtaun buku.
38. Dari aspek akuntansi manajemen, perhitungan fisik persediaan dilakukan utk tujuan pengendalian biaya (cost control). #StockOpname catet!
39. Agar cost terkait dgn persediaan teralokasi dgn benar, sehingga harga jual per unit barang bisa dihitung secara akurat. #StockOpname
40. Nah! utk maksud ini, kalo #StockOpname cm dilakukan di akhir tahun, maka manajemen gak punya kesempatan utk melakukan upaya pencegahan!!
41. Tentu perusahaan harus mempertimbangkan ācost and benefitā-nya, bagaimanapun juga #StockOpname mengkonsumsi waktu dan tenaga, hehe. š
42. Kalo Mimin melakukan #StockOpname menjelang tutup buku bulanan agar manajemen bs melihat kondisi barang persediaan (cont) #StockOpname
43. ..yang sesungguhnya setiap bulan termasuk analisa variance yg timbul di wilayah ini. Ya #StockOpname ini masuk kebijakan perusahaan. š
44. Sekarang kita masuk ke bagaimana prosedur dijalankan, dalam implementasi pekerjaan yg sesungguhnya? Ayo yg mau #StockOpname simak!!! š
45. Utk menghitung jumlah fisik persediaan kartu perdana di sebuah counter HP, tentu yg diperlukan cm diri sendiri. Tapi coba.. #StockOpname
46. Sekarang bayangin km Chief Accountant, sedang berdiri di pintu gudang barang persediaan berukuran 5000 meter persegi (cont) #StockOpname
47. ..dgn jenis item barang persediaan ratusan ribu yg tumpukan raknya hingga setinggi 10 meter. Apa yg akan km lakukan utk #StockOpname ???
48. Bukan pekerjaan yg mudah. Seorang auditor biasanya hny melakukan random count (penghitungan acak) sekedar utk menguji. #StockOpname
49. Tapi akuntan perusahaan hrs melakukan full-count, hitung satu-per-satu, tanpa boleh ada yg terlewatkan. What??? Capek Min! #StockOpname
50. Yg jelas kita gak bisa lakukan sendiri, harus ada TEAM. Team PENGHITUNG, Team TAG/STICKER dan Team INPUT DATA. Bagi2 tugas #StockOpname.
51. Team Penghitung terdiri dari beberapa orang yg akan melakukan #StockOpname tergantung seberapa besar volume persediaan dan luas gudang.
52. Tugasnya melakukan penghitungan &memasang tag/sticker pd barang yg tlah dihitung &menyerahkan copy tag/sticker ke team TAG. #StockOpname
53. Team TAG/Sticker terdiri dari beberapa orang yang khusus menangani TAG/sticker. team ini mendistribusikan tag/sticker dlm #StockOpname.
54. Setiap tag diserahkan kpd anggota team penghitung, dicatat pada spreadsheet. Pastikan tag yg kembali jg sama dg yg keluar. #StockOpname.
55. Team Input Data terbagi 2 kelompok. kelompok 1 bertugas membandingkan antara kode barang yg ada di spreadsheet dgn (cont) #StockOpname.
56. ..kode barang yg ada di atas masing2 tag. Setelah quantity dijumlah dgn benar, tag diserahkan ke kelompok 2.
#StockOpname
57. Kelompok 2 terdiri dr bbrp orang data entry yg memasukan angka2 quantity yg ada di atas tag kembali ke dalam spreadsheet. #StockOpname
58. Bagimana prosedur penghitungannya? Mimin biasa bagi mjd 3 fase dgn jadwal waktu yg berbeda yaitu Persiapan Tahap I, II dan #StockOpname.
59. Fase-1. Persiapan Tahap I waktunya seminggu menjelang proses #StockOpname. Pesan TAG yg sdh ada nomor serinya sejumlah jenis barangnya.
60. Jika buku persediaan ada dalam suatu sistem (software), review data barang persediaan. Cari barang yg tanpa kode, (cont) #StockOpname
61. ..beri keterangan āPerlu Kodeā pd field keterangan. Lalu printout. Di atas kertas printout beri stabilo dgn warna mencolok. #StockOpname
62. Serahkan printout tsb ke Kepala Gudang, minta agar barang yg ada tanda āPerlu Kodeā diisi kode secepatnya. #StockOpname lalu ngapain?
63. Minta orang gudang menata barang persediaan agar dipack dan ditempatkan di rak sesuai jenis dan urutan kodenya. #StockOpname terus?
64. Siapkan sticker yg berisi tulisan āJangan Dihitungā utk nanti ditempelkan di barang yg tidak diikutsertakan dlm #StockOpname. Contohnya?
65. Barang persediaan yg nilainya sudah dihapus (written off), barang persediaan titipan dari pelanggan (consignment), (cont) #StockOpname
66. Peralatan/tempat penyimpanan barang, peralatan kerja, supplies kantor. Lalu buat Team dan tentukan waktu serta lokasi #StockOpname.
67. Fase-2 Persiapan Tahap II waktunya sehari menjelang #StockOpname dilaksanakan. Beritahu semua team dan undang Internal Auditor jika ada.
68. Beritahu Kepala Gudang agar barang masuk mulai besok pagi-pagi harus dipisahkan dan diberi sticker āJangan Dihitungā. #StockOpname
69. Beritahukan Kepala Gudang cc: Manager Marketing bahwa pengiriman barang dari gudang, tidak diperbolehkan selama proses #StockOpname.
70. Beritahu Kepala Gudang menginput semua transaksi persediaan per hari ini ke dalam sistem tanpa ada yang ketinggalan. #StockOpname
71. Karena kita Accounting akan printout data persediaan di akhir jam kerja hari ini. Setelah itu komputer gudang akan disegel. #StockOpname
72. Beritahu Kepala Gudang bahwa transaksi persediaan hanya boleh dilakukan paling lambat pukul 5 sore. Lalu masuk tahap akhir #StockOpname.
73. Fase 3 Perhitungan Fisik atau #StockOpname waktunya pagi hari. Periksa &pastikan semua transaksi persediaan kemarin sdh masuk ke sistem.
74. Kumpulkan semua team penghitung untuk di briefing. Berikan instruksi #StockOpname. Jika gudangnya cukup luas, perlu peta gudang.
75. Khusus utk menghitung barang yg ada di rak bagian atas, pastinya perlu forklift, tugaskan orang2 yg sudah berpengalaman. #StockOpname
76. Ketua team penghitung mengawasi jalannya #StockOpname. Jika ada anggota yg udah selesai di satu rak tugaskan utk segera ke rak lain.
77. Jika menemukan barang rusak/kadaluarsa, sisihkan barang tsb utk diletakkan di rak khusus dan isi tag dgn āRusak/Kadaluarsa” #StockOpname
78. Serahkan tag kpd ketua team TAG. Selanjutnya ketua ini membagikan tag kpd masing2 anggota team penghitung utk diisi saat #StockOpname.
79. Utk setiap blok rak yg selesai dihitung, petugas penghitung mengembalikan tag yg telah diisi data #StockOpname kpd team tag utk di cek.
80. Kelompok 1 team input menjumlahkan setiap angka yg ada di tag terisi. Satu tag berisi satu total quantity dgn kode barang. #StockOpname
81. Kelompok 2 team input memasukan angka yg ada di masing2 tag ke dalam komputer (spreadsheet). Tag yg rusak/kadaluarsa (cont) #StockOpname
82. ..di isi keterangan yg sama saat meng-input ke dalam komputer. Kalo udah diinput semua kemudian disortir per kode barang. #StockOpname
83. Hasilnya bandingkan dgn data asli di sistem. Jika ada variance (perbedaan), maka bicarakan dgn ketua team penghitung. #StockOpname
84. Di akhir proses akan terlihat apakah data persediaan di sistem sama atau tidak dgn data hasil #StockOpname. Jika stelah dilakukan (cont)
85. ..penghitungan ulang variance masih tetap ada, itu artinya ada barang hilang atau data persediaan selama ini tidak akurat. #StockOpname
86. Data variance akhir (stelah dilakukan perhitungan ulang), barang rusak &kadaluarsa, diserahkan ke Kepala Gudang utk di ttd. #StockOpname
87. Serahkan semua data #StockOpname ke Controller utk minta approval dan instruksi lebih lanjut mengenai variance, barang rusak/kadaluarsa.
88. Apakah dibuatkan inventory adjustment? Apakah barang rusak dan kedaluarsa di write-off? Atasan yg harus memutuskan hal itu. #StockOpname
89. Demikianlah tweeps, penjelasan gamblang dari Mimin yg pernah berpengalaman waktu di KAP jadi Observer #StockOpname di perusahaan dagang.
90. Foto waktu Mimin #StockOpname semen dikantor sekarang. Beda, case khusus nih! *selesai http://t.co/JqEyqwQl
Komentar Terbaru