Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan

Standar Akuntansi Pemerintahan

  1. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan, kita kilas balik dulu nih mengenai apa itu #SAP.
  2. #SAP adalah prinsip – prinsip akuntansi yang diterapkan dalam menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan Pemerintah.
  3. Adanya #SAP ini dalam rangka transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan akuntansi pemerintahan.
  4. Peraturan pemerintah yg pertama kali ditandangani oleh presiden mengenai #SAP yaitu PP No 24 Tahun 2005.
  5. Kemudian diterbitkan PP No 71 Tahun 2010 yg mengatur penyusunan dan penyajian laporan keuangan berbasis akrual. #SAP
  6. Dalam PP No 71 Tahun 2011, terdapat 2 lampiran, yaitu mengenai #SAP berbasis akrual dan kas menuju akrual (Cash Toward Accrual).
  7. Sampai dengan tahun kemarin, pemerintah pusat masih memakai #SAP berbasis kas menuju akrual.
  8. Dihimbau kepada pemerintah pusat sudah menggunakan #SAP berbasis akrual untuk tahun 2015 ini.
  9. Untuk waktu ke depannya pemerintah pusat tidak dapat menggunakan kembali basis kas menuju akrual. #SAP
  10. Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 213/PMK.05/2013. #SAP
  11. PMK tsb mengatur tentang sistem akuntansi Pemerintah Pusat & Pedoman Penyusunan Laporan Keuangan berbasis akrual. #SAP
  12. Kemudian, dikeluarkan juga PMK RI No 270/ PMK.05/2014 tentang penerapan standar akuntansi pemerintah pusat. #SAP
  13. Oleh karena itu, pemerintah pusat harus segera melaksanakan #SAP berbasis akrual secara efektif.
  14. Laporan Keuangan berbasis akrual dimaksudkan untuk memberikan informasi yg lebih komprehensif. #SAP
  15. Untuk mendukung #SAP berdasarkan basis akrual, pemerintah telah mengembangkan sistem aplikasi yang terintegrasi.
  16. Pengembangan aplikasi tsb diharapkan mampu mengintegrasikan proses pelaksanaan & pertanggungjawaban sesuai siklus anggaran. #SAP
  17. Sistem akuntansi yg dipakai untuk basis akrual yaitu SAIBA. Sobat Gogo ada yg tau apa itu SAIBA? #SAP
  18. SAIBA adalah singkatan dari Sistem Akuntansi Instansi Berbasis Akrual. #SAP
  19. Sebelumnya, pemerintah pusat memakai sistem SAKPA yg berbasis kas menuju akrual. #SAP
  20. Secara interface, aplikasi SAIBA serupa dengan SAKPA (Sistem Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran). #SAP
  21. Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan pun sudah mengadakan workshop, training, maupun bimtek mengenai SAIBA. #SAP
  22. Tujuannya untuk mendukung penerapan laporan keuangan yg sesuai dengan #SAP berbasis akrual.
  23. Jadi, pemerintah pusat sudah siap untuk menerapkan #SAP berbasis akrual untuk tahun 2015 ini nih, Sob.
  24. Dimulai dari menerbitkan peraturan-peraturannya sampai dengan menyiapkan aplikasi terbaru yg sesuai dengan #SAP berbasis akrual.
  25. Semoga dengan penerapan #SAP berbasis akrual ini dapat menjadikan Laporan Keuangan pemerintah menjadi lebih baik.

Perspektif Proses Bisnis Internal Dan Pembelajaran Pertumbuhan dalam Balanced Scorecard

unduhan

  1. Seperti yg dijelaskan minggu lalu, perspektif 3 itu adalah proses bisnis internal. #Perspektif34BSC
  2. Proses bisnis internal memiliki tujuan & ukuran yg ditujukan u/ memenuhi harapan para pemegang saham serta pelanggan. #Perspektif34BSC
  3. Tujuan & ukuran ini umumnya dikembangkan setelah tujuan & ukuran dalam perspektif keuangan dan pelanggan dirumuskan. #Perspektif34BSC
  4. Pendesainan perspektif ini penting dilakukan oleh mereka yang mengetahui secara mendalam atas misi perusahaan. #Perspektif34BSC
  5. Perusahaan menciptakan nilai melalui rangkaian proses tertentu, yang terbagi atas 3 #Perspektif34BSC
  6. Nah 3 proses ini meliputi inovasi, operasi, dan layanan purna jual. #Perspektif34BSC
  7. Tenaaaang Sob, Gogo jelasin satu-satu hehe 😀 #Perspektif34BSC
  8. Dimulai dari inovasi yg terbagi atas 2 yaitu pemahaman ttg kebutuhan pelanggan & penciptaan produk yg dibutuhkan. #Perspektif34BSC
  9. Pertama, penelitian ttg pasar yg meliputi ukuran pasar, preferensi pelanggan yang umumnya dilakukan melalui survei #Perspektif34BSC
  10. Kedua, penciptaan produk yg sesuai dengan hasil riset yg biasanya dilakukan oleh bagian R & D dalam perusahaan. #Perspektif34BSC
  11. Oh iya R&D ini singkatan dari Research and Development ya, Sob. 😀 #Perspektif34BSC
  12. Selanjutnya, proses operasi yaitu proses dalam membuat produk yang kemudian disampaikan oleh pelanggan. #Perspektif34BSC
  13. Proses dimulai dari penerimaan pesanan pelanggan, kemudian dilakukan pembuatan produk dan melaksanakan jasa. #Perspektif34BSC
  14. Proses operasi akan diakhiri dengan penyampaian produk yang berupa barang atau jasa tsb. #Perspektif34BSC
  15. Pengukuran kinerja dalam proses ini meliputi pengukuran dalam hal waktu, mutu, dan biaya. #Perspektif34BSC
  16. Waktu umumnya diukur dengan menggunakan manufacturing cycle effectiveness (MCE). #Perspektif34BSC
  17. Mutu biasanya diukur dg persentase produk cacat, reworks, jumlah pengembalian barang. #Perspektif34BSC

Nah itu semua ttg perspektif balance scorecard yang ketiga proses bisnis internal. #Perspektif34BSC

Udh mulai ngerti kan Sob? Gogo lanjut bahas perspektif yang keempat ya, Sob #Perspektif34BSC

  1. Perspektif yang keempat adalah pespektif pembelajaran dan pertumbuhan #Perspektif34BSC
  2. Tujuan perspektif ini adalah menyediakan infrastruktur (pekerja, sistem dan prosedur) sebagai pendorong yg (cont) #Perspektif34BSC
  3. (cont) memungkinkan tujuan dan kinerja yg istimewa dlm 3 perspektif sebelumnya dpt tercapai. #Perspektif34BSC
  4. Nah ada beberapa tolok ukur yg digunakan dalam perspektif ini, Sob. Kira-kira apa aja ya? 😀 #Perspektif34BSC
  5. Tolok ukurnya ada employee capabilities, information systems capabilities, motivation, empoverment, aligment. #Perspektif34BSC
  6. Gogo bahas satu2 ya, Sob. Yang mau ambil minum dan cemilan dl silahkan, biar makin seru nih baca kultweet Gogo 😀 #Perspektif34BSC
  7. Pertama, Employee Capabilities (kapabilitas pekerja). Ada tiga tolok ukur utama yang berhubungan dg tujuan pekerja. #Perspektif34BSC
  8. Pengukuran tersebut terdiri dari kepuasan, retensi pekerja, serta produktivitas pekerja. #Perspektif34BSC
  9. Pengukuran ini dipengaruhi o/ bbrp faktor seperti kompetensi staff, infrastruktur teknologi dan iklim untuk bertindak. #Perspektif34BSC
  10. Kedua, Information System Capabilities yang dapat diukur melalui tersedianya informasi tepat waktu dan akurat (cont) #Perspektif34BSC
  11. (cont) mengenai pelanggan dan proses bisnis internal yang penting bagi para pengambil keputusan #Perspektif34BSC
  12. Pemenuhan kebutuhan ini akan sangat mendukung tercapainya tujuan perusahaan. #Perspektif34BSC
  13. Ketiga, motivation, empowerment and aligment (motivasi, pemberdayaan dan keselarasan. #Perspektif34BSC
  14. Indikator ini penting u/ menjamin proses yg berkesinambungan thdp upaya pemberian motivasi & inisiatif bagi karyawan. #Perspektif34BSC
  15. Jika proses berjalan dgn baik di perspektif 4, maka diharapkan perspektif 3 akan terlaksana yg mengakibatkan (cont) #Perspektif34BSC
  16. (cont) tercapainya tujuan di perspektif 2 dan berdampak pada tercapainya tujuan pada perspektif 1 yaitu finansial. #Perspektif34BSC

Siklus APBN

Alur-APBN-e1416808267612

  1. Sobat Gogo pada tau kan apa itu #APBN?
  2. Yap! Bener banget, Sob! APBN adalah singkatan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. #APBN
  3. Siklus #APBN itu sendiri bisa dibilang cukup panjang loh, Sob.
  4. Maksimal Januari di tahun sebelumnya, #APBN sudah mulai menjalani proses perumusannya.
  5. Misalnya nih untuk #APBN tahun 2016, di bulan Januari 2015 sudah dimulailah proses penyusunannya.
  6. Secara ringkas, siklus #APBN bisa dibagi dalam 6 tahap.
  7. Tahap pertama yaitu perencanaan dan penganggaran yang berlangsung di bulan Januari-Juli. #APBN
  8. Tahap kedua yaitu pembahasan oleh pemerintah dan DPR nih, Sob. Berlangsung di bulan Agustus-Oktober. #APBN
  9. Tahap ketiga yaitu penetapannya di bulan Oktober. Nah, di saat ini sudah ditetapkan melalui Undang-Undang. #APBN
  10. Tahap keempat yaitu pelaksanaan yang dimulai dari Januari pada tahun yang dimaksud. #APBN
  11. Tahap kelima yaitu pelaporan dan pencatatan. #APBN
  12. Tahap keenam yaitu pemeriksaan dan pertanggungjawaban #APBN.
  13. Kita mulai dari tahap perencanaannya ya, Sob. #APBN
  14. Di bulan Januari, pemerintah akan menentukan arah kebijakan dan prioritas pembangunan nasional. #APBN
  1. Kementerian Negara/Lembaga (K/L) menyusun rencana inisiatif baru dan indikasi kebutuhan anggaran berdasarkan prioritas pembangunan. #APBN
  1. Konsep resource envelope, rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah (RKP), dan pagu indikatif ditetapkan pada bulan Maret. #APBN
  2. K/L kemudian akan menyusun rencana kerjanya (Renja). #APBN
  3. Pertemuan tiga pihak (trilateral meeting) dilaksanakan antara K/L, Kementerian Perencanaan, dan Kementerian Keuangan. #APBN
  4. Pokok-pokok kebijakan fiskal, kerangka ekonomi makro, dan RKP disahkan di pertengahan Mei melalui Peraturan Presiden. #APBN
  5. Kemudian ditetapkanlah pagu anggaran yang telah disetujui oleh DPR di pertengahan Juni. #APBN
  6. Pagu anggaran tsb menjadi dasar dari penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-K/L). #APBN
  7. RKA-K/L tsb menjadi bahan untuk penyusunan Nota Keuangan dan Rancangan #APBN.
  8. Selanjutnya masuk ke tahap pembahasan, Sob.
  9. Pada bulan Agustus, RAPBN, Nota Keuangan, dan Rancangan Undang-Undang #APBN disampaikan kepada DPR (Banggar).
  10. Dilakukanlah pembahasan antara pemerintah dan DPR, dengan mempertimbangkan masukan dari DPD. #APBN
  11. Lanjut ke tahap penetapan ya. #APBN
  12. Setelah disetujui oleh DPR (Banggar), disahkanlah Undang-Undang #APBN pada akhir Oktober.
  13. Penetapan #APBN kemudian diikuti dengan penetapan Keputusan Presiden yg di dalamnya terdapat Rincian APBN sebagai lampiran UU APBN.
  14. K/L selanjutnya mengusulkan konsep Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran(DIPA) berdasarkan Keppres mengenai rincian #APBN.
  15. Konsep DIPA oleh K/L disampaikan ke Kementerian Keuangan untuk disahkan. #APBN
  16. Pada tahap selanjutnya, pelaksanaan #APBN dilakukan oleh K/L dan Bendahara Umum Negara dengan mengacu pada DIPA.
  17. Bersamaan dengan tahapan pelaksanaan #APBN, K/L dan Bendahara Umum Negara melakukan pelaporan dan pencatatan.
  18. Pelaporan dan pencatatan dilakukan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) sehingga menghasilkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP). #APBN
  19. Selanjutnya tahap terakhir deh, Sob. Masih inget tahap apa? #APBN
  20. Yak, tahap terakhir adalah pemeriksaan dan pertanggungjawaban. #APBN
  21. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan atas LKPP yg telah dihasilkan tadi. #APBN
  22. LKPP yg telah diaudit oleh BPK disampaikan Presiden kepada DPR dalam bentuk RUU pertanggungjawaban pelaksanaan #APBN untuk dibahas dan disetujui.

Perspektif Finansial dan Pelanggan BSC

unduhan

  1. Melanjutkan kultweet minggu lalu, Gogo masih mau bahas tentang balanced scorecard sob. #Perspektif12BSC
  2. Tapi kali ini Gogo mau membahas lebih detail tentang perspektif yang ada di dalam balanced scorecard. #Perspektif12BSC
  3. Balanced scorecard kan memiliki 4 persepektif nih sob, yaitu finansial, pelanggan, proses bisnis internal. #Perspektif12BSC
  4. Sementara perspektif terakhir adalah perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. #Perspektif12BSC
  5. Nah fokus kultweet Gogo kali ini adalah perspektif 1 dan 2 yaitu finansial dan pelanggan, Sob. #Perspektif12BSC
  6. Gogo bahas satu-satu ya mulai dari finansial dahulu. #Perspektif12BSC
  7. Perspektif finansial atau keuangan menjelaskan tujuan perusahaan untuk mencapai profit, Sob #Perspektif12BSC
  8. Untuk mencapai tujuan tersebut, secara umum persepektif ini menawarkan tiga strategi. #Perspektif12BSC
  9. Pertumbuhan pendapatan, penurunan biaya serta pemanfaatan aset adl strategi yg dpt dijalankan u/ mencapai profit. #Perspektif12BSC
  10. Pengukuran prespektif keuangan menggunakan data-data keuangan, seperti laporan keuangan sob. #Perspektif12BSC
  11. Dari laporan keuangan tersebut dapat dianalisis lebih lanjut menggunakan rasio-rasio keuangan. #Perspektif12BSC
  12. Jadi, untuk mengukur kinerja keuangan dapat menggunakan rasio-rasio keuangan. #Perspektif12BSC
  13. Misalnya, ROA, ROI, current ratio, inventory turnover ratio, fixed asset turnover ratio, DER, EVA dsb #Perspektif12BSC
  14. Buat yang masih bingung istilah-istilah tersebut bisa dibuka lagi bukunya atau googling lagi ya. #Perspektif12BSC
  15. Perspektif kedua dalam balanced scorecard adalah perspektif pelanggan. #Perspektif12BSC
  16. Perspektif ini terkait dengan bagaimana perusahaan menciptakan nilai bagi pelanggan. #Perspektif12BSC
  17. Nilai pelanggan dapat diartikan sebagai perbedaan antara realisasi dan pengorbanan. #Perspektif12BSC
  18. Realisasi merupakan apa yang pelanggan terima. Sementara pengorbanan adalah apa yang dikeluarkan oleh pelanggan #Perspektif12BSC
  19. Realisasi dapat digambarkan sebagai fitur produk, kualitas produk, purna jual, pengiriman produk, citra, dan reputasi. #Perspektif12BSC
  20. Terdapat dua kelompok pengkuran pelanggan dalam perspektif ini sob. #Perspektif12BSC
  21. Dua kelompok pengukuran tersebut adalah customer core measurement dan customer value proportion. #Perspektif12BSC
  22. Customer core measurement terdiri dari pangsa pasar, retensi pelanggan, akuisisi pelanggan, kepuasan pelanggan (cont) #Perspektif12BSC
  23. (cont) dan profitabilitas pelanggan. #Perspektif12BSC
  24. Sementara customer value proportion terdiri dari atribut produk/jasa, hubungan pelanggan, serta citra dan reputasi. #Perspektif12BSC
  25. Gogo jelasin yang kelompok customer core measurement ya, Sob. #Perspektif12BSC
  26. Pangsa pasar dapat digunakan untuk menggambarkan proporsi bisnis yang dikuasai perusahaan. #Perspektif12BSC
  27. Pangsa pasar dapat dihitung dengan menggunakan jumlah pelanggan atau volume penjualan #Perspektif12BSC
  28. Retensi pelanggan menggambarkan bagaimana perusahaan mampu menjaga hubungan baik #Perspektif12BSC
  29. Retensi pelangggan juga menggambarkan bagaimana kemampuan perusahaan untuk mempertahankan pelanggan. #Perspektif12BSC
  30. Akuisisi pelanggan mencerminkan kemampuan perusahaan menarik pelanggan baru di segmen pasar yang sudah ada. #Perspektif12BSC
  31. Akuisisi pelanggan dapat dihitung dengan jumlah pelanggan baru atau jumlah penjualan kepada pelanggan baru. #Perspektif12BSC
  32. Kepuasan pelanggan menilai kepuasan pelanggan atas kinerja tertentu. #Perspektif12BSC
  33. Kepuasan pelanggan dapat diukur dengan meminta umpan balik tentang kinerja perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. #Perspektif12BSC
  34. Terakhir, keuntungan pelanggan menghitung laba bersih yang diperoleh pelanggan setelah dikurangi (cont) #Perspektif12BSC
  35. (cont) dengan berbagai pengeluaran yang dibutuhkan untuk mendukung pelanggan tersebut. #Perspektif12BSC
  36. Yuk sob lanjut ke pengukuran pada kelompok customer value proportion. #Perspektif12BSC
  37. Pertama, atribut produk/jasa menggambarkan fungsionalitas dari produk, harga serta kualitas produk #Perspektif12BSC
  38. Sementara hubungan pelanggan menyangkut penyampaian produk/jasa kepada pelanggan. #Perspektif12BSC
  39. Hal ini meliputi waktu respon terhadap pesanan dan pengiriman serta perasaan pelanggan setelah membeli barang/jasa. #Perspektif12BSC
  40. Terakhir, citra dan reputasi menggambarkan faktor-faktor tak berwujud yang dapat menarik pelanggan. #Perspektif12BSC

Akun Perpajakan – Posisi Keuangan

SMS Banking #KasdanBank

  1. Dlm akuntansi komersial, #KasdanBank adl pos yg paling likuid dalam bentuk uang kertas , uang logam, saldo rekening, giro, & tabungan.
  2. Kalo dalam pajak? Dlm perpajakan, perlakuan atas akuntansi #KasdanBank tidak diatur tersendiri, Sob.
  3. Sehingga dalam pengertian kas juga mengikuti ketentuan akuntansi komersial. NAMUN, pengecualian utk subakun brkt : #KasdanBank
  4. a.Deposito : Bentuk deposito jangka pendek atau jangka panjang tidak termasuk dalam kas #KasdanBank
  5. b.Persediaan prangko dan meterai : jml persediaan prangko dan meterai  kemungkinan cukup besar yg umumnya (cont) #KasdanBank
  6. dimasukkan dalam kategori “Perlengkapan Kantor” atau biasa disebut Office Supplies  #KasdanBank
  7. c.Uang Muka : yg diberikan kpd karyawan, meskipun blm digunakan oleh yg bersangkutan, tdk digolongkan sbg kas #KasdanBank
  8. d.Cek mundur atau cek kosong : bentuk cek mundur atau cek kosong tidak memenuhi syarat sbg uang kas #KasdanBank
  9. Penyajian dlm akun #KasdanBank dlm neraca komersial/ fiskal dicantumkan sebesar nilai nominal.
  10. Nah,  kalau #KasdanBank dalam mata uang asing, gimana Sob?
  11. Ga perlu bingung, Sob. Cukup menggunakan nilai kurs tetap (historis) atau (cont) #KasdanBank
  12. kurs pada tgl neraca yg dilakukan secara konsisten #KasdanBank
  13. transaksi #KasdanBank yg berkaitan dgn objek pajak yg dikenakan bagi pihak yg bersangkutan seperti Bunga.
  14. dalam akuntansi komersial, bunga tsb dicatat sbg penghasilan.#KasdanBank
  15. Kalo di Akuntansi Fiskal, bunga tsb tdk dicatat sbg penghasilan, Sob! Kira” kenapa, ya? #KasdanBank
  16.  Correct! bunga sdh dikenakan PPh dg tarif final 20% & tdk boleh digabung dg pnghasilan yg lain ( yg dkenakan tarif umum).
    #KasdanBank
  17. pencatatan atas pendapatan bunga secara fiskal disajikan pada jumlah neto pendapatan bunga yang diterima, yaitu (cont) #KasdanBank
  18. pendapatan bunga dikurangi dengan PPh pasal 4 ayat (2) atas bunga #KasdanBank
  19. Nyatatnya gimana, ya Sob? #KasdanBank
  20. Ada 2 metode pencatatan yg dpt digunakan oleh WP, yaitu : Gross Method atau Net Method #KasdanBank
  21. Kalo pake Gross Method, PPh psl 4(2) diperlakukan sbg beban, Sob#KasdanBank
  22. Perlu diingat Sob UU PPh menyatakan bahwa PPh tdk diperkenankan u/ dibebankan #KasdanBank
  23. Dasar hukumnya ada di Pasal 9 ayt 1 huruf H UU PPh, Sob yg mengatur Non Deductable Tax#KasdanBank
  24. Beda cerita kalo pake Net Method yg pencatatannya brdasar pd jmlah pnghasilan setelah dikurangi PPh Psl 4(2) #KasdanBank
  25. Masih bingung? Let’s check out the example. #KasdanBank
  26. Tgl 12 Januari 2015, Gogo terima bunga deposito dari Bank sebesar Rp. 10.000.000,- . Bagaimana perlakuan perpajakannya? #KasdanBank
  27. Dalam hal ini, Gogo dipotong PPh Psl 4(2) yg bersifat final dengan tarif 20% #KasdanBank
  28. Jadi besarnya PPh atas bunga deposito adalah 20% x Rp. 10.000.000,00= Rp. 2.000.000,00 #KasdanBank
  29. Jurnal yang dibuat jika Gogo menggunakan Gross Method adalah (D)Kas&Bank sebesar Rp 8.000.000,00 (D) PPh Psl 4(2) (cont) #KasdanBank
  30. sebesar Rp 2.000.000,00 (K) Penghasilan Bunga sebesar Rp. 10.000.000,00 #KasdanBank
  31. Jika Gogo menggunakan Net Method, maka ayat jurnal saat menerima bunga deposito adalah #KasdanBank
  32. (D) Kas & Bank sebesar Rp. 8.000.000,00 (K) Penghasilan Bunga sebesar Rp. 8.000.000,00 #KasdanBank
  33. Nilai 2jt tdi Sob, harus direkonsiliasi fiskal. Karena trmasuk #PPh4ayat2 . Ayo dilihat lagi #PPh4ayat2 nya. #KasdanBank
  34. Rekonsiliasinya negatif ya Sob, dan berlaku utk pencatatan dg Gross Method. #KasdanBank
  35. Well, sekian kultweet dari Gogo.Tetap berbagi ilmu ya Sob selagi belum dikenakan pajak. See you again.
  36. semoga bermanfaat ya, Sob. Keep Learning, Sharing, and Inspiring#KasdanBank