oleh Admin | Mar 21, 2014 | Akuntansi Syariah, Direktorat Pendidikan dan Pelatihan
1. Tau gak Sob, kalau sbenarnya Islam sdh mngenal akuntansi jauh sblum akuntansi barat yang diperkenalkan oleh Lucas Pacioli? #SejarahAkSyar
2. Konsep akuntansi sudah ada sejak awal kemunculan Islam (1-23 H) #SejarahAkSyar
3. Rasulullah mngatur muamalah maaliah (keuangan) dan mendidik secara khusus hafazhatul amwal (pengawas keuangan) di zamannya #SejarahAkSyar
4. Diantara bukti sriusnya prsoalan ini adalah dgn diturunkannya ayat trpanjang dlm Al-Quran, yaitu surah Al-Baqarahayat 282. #SejarahAkSyar
5. Ayat tersebut menjelaskan fungsi-fungsi pencatatan (Kitabah) #SejarahAkSyar
6. Perkembangan Akuntansi Syariah pun sampai pada zaman Khulafaur Rasyidin dan setelahnya #SejarahAkSyar
7. Lanjut ya Sob. Hadir sosok ilmuwan Islam pd zaman Kekhalifahan Ustmani, yg dikenal sebagai bapak Akuntansi Islam…(cont) #SejarahAkSyar
8. ..(cont) yakni Abdullah bin Muhammad bin Kayah al Mazindaraniatau yang lebih dikenal dengan al Mazindarani #SejarahAkSyar
9. Beliaulah yang memperkenalkan sistem pembukuan atau akuntansi pada tahun 765 H/ 1363 M #SejarahAkSyar
10. Manuskrip yg ditulisnya brjudul Risalah Falakiyah Kitab as Siyaqat tentang akuntansi & sistem akuntansi di negara Islam #SejarahAkSyar
11. Manuskrip ini disimpan di perpustakaan Sultan Sulaiman Al-Qanuni di Istambul Turki #SejarahAkSyar
12. Manuskrip tersebut dtulis 131 tahun sebelum buku Pacioli, Summa de Arithmetica, Geometria, Proportioni et Proportionalita #SejarahAkSyar
13. Dalam buku yang masih berbentuk manuskrip itu, al Mazindarani menjelaskan beberapa hal #SejarahAkSyar
14. 1. Sistem akuntasi yang populer saat itu dan pelaksanaan pembukuan yang khusus bagi setiap sistem akuntansi #SejarahAkSyar
15. 2. Macam-macam buku akuntansi yang wajib digunakan untuk mencatat transaksi keuangan #SejarahAkSyar
16. 3. Cara menangani kekurangan dan kelebihan, yakni penyetaraan. #SejarahAkSyar
17. Contoh pelaksanaan pembukuan yang disebutkan oleh Al-Mazindarani adalah sebagai berikut: #SejarahAkSyar
18. ”Ketika menyiapkan laporan atau mencatat di buku2 akuntansi harus dimulai dengan basmalah, “Bismillahir Rahmanir Rahim” #SejarahAkSyar
19. Selanjutnya tentang bookeeping-nya, nih Sob. #SejarahAkSyar
20. Laporan keuangan yang terkenal di negara Islam adalah Al-Khitamahdan Al Khitamatul Jami’ah #SejarahAkSyar
21. Al Khitamah adalah laporan keuangan bulanan yang dibuat pada setiap akhir bulan yang berisi pemasukan dan (cont).. #SejarahAkSyar
22. ..(cont) pengeluaran yang sudah dikelompokkan sesuai dengan jenisnya dan saldo bulanan #SejarahAkSyar
23. Kalau sekarang, Al Khitamah dkenal dgn nama Qoimatu Mashadir Wastikhdamatil Amwal (Daftar Sumber dan Penggunaan Keuangan) #SejarahAkSyar
24. Al-Khitamatul Jami’ah adlh laporan keuangn yg dbuat oleh seorang akuntan tuk dberikan kpd orang yg lbih tinggi derajatnya #SejarahAkSyar
25. Bila Al-Khitamatul Jami’ah dsetujui, laporan itu dnamakan Al Muwafaqah. Bila tdk dsetujui dnamakan Muhasabah (akuntansi) #SejarahAkSyar
26. Trus, apa ada juga istilah double entry dalam #SejarahAkSyar ?
27. Ada dong….Sobat Gogo ada yang tahu? #SejarahAkSyar
28. Double entry diadopsi disistem pncatatan Islam, dkenal dgn istilah Al Qaidul Muzdawaj atau sstem pncatatan sisi2 trnsaksi #SejarahAkSyar
29. Begitu juga dengan istilah Journal yang merupakan terjemahan secara harfiah dari bahasa Arab, yaitu Jaridah #SejarahAkSyar
30. Jaridah adalah nama buku catatan pertama pada masa negara Islam, yaitu pada masa Daulat Abbasiyyah #SejarahAkSyar
31. Masa tersebut sekitar tahun 132 H. /749 M.,yaitu 745 tahun sebelum munculnya buku Pacioli #SejarahAkSyar
32. Istilah lain, seperti General Journal atau Jurnal Umum berasal dari bahasa Arab, yaitu Daftarul Yaumiyyah #SejarahAkSyar
33. Ada juga Al Auraj, yang sekarang dinamakan Daftar Ustadzil Madinin atau Debtors or Accounts Receipable Subsidiary Ledger #SejarahAkSyar
34. Sekian dulu sajian #SejarahAkSyar, semoga manfaat buat sobat Gogo semua. Wassalamu’alaikum.. ^^
oleh Admin | Mar 17, 2014 | Pengumuman
PENGUMUMAN
Hasil Seleksi Rekrutmen Pengurus Chapter
Komunitas @JagoAkuntansi Indonesia
Angkatan Maret 2014
Menindaklanjuti hasil seleksi rekrutmen pengurus chapter baru yang telah dilaksanakan selama bulan Februari – Maret 2014 maka dengan ini diputuskan nama-nama yang layak menjadi pengurus chapter baru yaitu sebagai berikut: (lebih…)
oleh Admin | Mar 15, 2014 | Kabar Profesi
Akuntan Online: OJK tengah menyusun SAK (standar akuntansi keuangan) khusus bagi LKM (lembaga keuangan mikro) agar pengawasan terhadap lembaga tsb dapat berjalan sesuai dengan peraturan.
Menurut Deputi Komisioner Pengawas II IKNB (industri keuangan non bank) OJK, Dumoly Fredy Pardede, SAK LKM tersebut menurut rencana selesai sebelum tahun 2015. “Saat ini tidak ada SAK yang khusus bagi LKM,” katanya di Jakarta, Selasa (22/10/2013).
Penyusunan SAK untuk LKM, kata Dumoly mendesak, karena untuk industri jasa keuangan hanya ada SAK ETAP dan PSAK, namun untuk ukuran industri keuangan sebesar LKM belum tersedia.
Kekosongan SAK bagi LKM sebenarnya menarik perhatian Dewan Pengurus IAPI , M Acshin. IAPI, kata dia, sebenarnya tengah memikirkan pula untuk menggodok SAK bagi LKM, namun pelaksanaannya masih menunggu lampu hijau dari OJK. “Saat rapat kemarin, saya telah mengusulkan SAK LKM disusun IAPI,” ujarnya.
oleh Admin | Mar 13, 2014 | Kabar Kampus
Accounting Fair Universitas Bakrie 2014 Kembali Digelar untuk Kelima Kalinya
Jakarta, 5 Maret 2014 — Accounting Fair Universitas Bakrie 2014 secara resmi telah dibuka dengan ditandainya pemotongan pita oleh Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Bakrie, Sri Pratiwi. Acara yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi Universitas Bakrie ini mengusung tema besar “Implementing Integrated Reporting to Support Indonesia Sustainable Development”.
Accounting Fair Universitas Bakrie 2014 merupakan serangkaian acara yang terdiri dari Accounting Conference, Accounting Championship untuk Universitas/STIE, Accounting Championship untuk SMA/SMK serta Accounting Essay. Accounting Fair Universitas Bakrie 2014 sendiri diselenggarakan selama 4 hari berturut-turut, dari tanggal 5 sampai 8 Maret 2014.
Acara yang sudah di gelar untuk kelima kalinya ini diawali dengan acara Accounting Conference pada hari pertama yang mengambil subtema “Integrated Reporting: Contribution Towards a More Financial Stable Global Economy and Connection to Local Community”. Accounting Conference dilaksanakan di Kampus Universitas Bakrie dan dibagi atas dua sesi, sesi pertama diisi oleh Ali Darwin, Ak. M. Sc (Executive Director NCSR) dan sesi kedua diisi oleh dua pembicara yaitu Rahmad Dianoor S.E (Head of Financial PT. Energi Mega Persada Tbk.) dan Ni Made Ria Astuti, S.E. M. Sc. Ak, CA. (Ikatan Akuntan Indonesia).
Integrated Reporting diangkat menjadi tema Accounting Conference pada tahun iniuntuk memperkenalkan integrated reporting kepada masyarakat pada umumnya dan civitas akademik seperti mahasiswa. Diharapkan perkenalan ini mampu menimbulkan kesadaran untuk menerapkan sistem integrated reporting pada perusahaan-perusahaan di Indonesia. Faktanya adalah baru sekitar 50 perusahaan yang menerapkan integrated reporting sebagai laporannya.
Accounting Fair Universitas Bakrie 2014 terselenggara dengan sukses berkat dukungan dari On that Point danIkatan Akuntan Indonesia serta bekerja sama dengan berbagai sponsor, yaitu Pertamina, Energi Mega Persada, CPS soft, Kangean Energy Indonesia, Standard pen, Lovetory, Indosat, Joko catering, Decokelat Rich, dan Crush Kit. Selain itu, Accounting Fair Universitas Bakrie 2014 juga bekerjasama dengan media partner seperti Merdeka.com, Bisnis Indonesia, Hai, Seputar Kampus, Komunitas Jago Akuntansi Indonesia, Young On Top, SMA Punya Acara, B-Voice, AboutJKT, Yess! Magz, AnakUI.com, RITMA, dan Kabar Kampus.

Pemberian materi oleh Bapak Ali Darwin , Ak. M. Sc (Executive Director NCSR)

Peserta Accounting Conference terlihat antusias mengikuti conference yang sedang berlangsung

Pemberian doorprize kepada peserta Accounting Conference yang beruntung

Tema nusantara didalam ruang 1&2 memberikan energy positive bagi para peserta conference
10 Team Menuju Semi Final
Jakarta, 6 Maret 2014 — Sebanyak 20 tim terpilih mengikuti babak penyisihanAccounting Championship (A-Champ) Universitas/STIE, sebagai salah satu rangkaian dari acara Accounting Fair Universitas Bakrie 2014. Babak penyisihan ini dimaksudkan untuk menjaring 10 tim terbaik yang akan maju ke dalam babak semi final yang akan diadakan pada hari Sabtu, 8 Maret 2014.
Tim yang terpilih merupakan 20 tim terbaik setelah diseleksi melaluiseleksi prelimenary online A-Champ Universitas/STIE Accounting Fair Universitas Bakrie 2014. Selain itu, 20 tim tersebut datang dari berbagai wilayah nusantara seperti Universitas Riau, Universitas Widya Mandala Surabaya, Universitas Gajah Mada dan Universitas Lampung.
Accounting Fair Universitas Bakrie sendiri adalah program kerja inti dari Himpunan Mahasiswa Akuntansi Universitas Bakrie (HMA-UB) yang menggabungkan berbagai kegiatan berbau akuntansi, seperti konferensi, lomba akuntansi baik untuk Universitas/STIE maupun SMA/SMK, dan lomba esai. Accounting Fair Universitas Bakrie 2014 sudah diadakan untuk kelima kalinya, dan akan dilangsungkan pada tanggal 5 sampai 8 Maret 2014.
Babak penyisihan A-Champ Universitas/STIE terdiri dari 2 babak, yang terdiri dari babak UC 100 dan babak Fast & Furious.Pada babak UC 100, masing-masing tim mengerjakan 100 soal selama 100 menit secara individual. Nilai individual ini lalu akan diakumulasikan untuk menjadi nilai masing-masing tim.Sedangkan untuk babak Fast & Furious, para tim saling dipertandingkan ke dalam suatu babak yang dikemas seperti perlombaan cerdas cermat. Pada babak ini, tim dituntut untuk saling bekerja sama, cerdas dalam menjawab serta mampu menggunakan strategi yang efektif dan efisien.
Selanjutnya, dari 20 tim terbaik ini akan dikerucutkan menjadi 10 tim yang akan maju ke dalam babak semi final pada hari sabtu depan, 8 Maret 2014.Sepuluh tim yang lolos ke dalam semi final A-Championship Accounting Fair Universitas Bakrie 2014 yaitu STIE Trisakti tim 1, STIE Trisakti tim 2, Universitas Katolik Widya Mandala, STIE Perbanas tim 2, Universitas Bunda Mulia tim 1, Universitas Gajah Mada tim 2, Universitas Airlangga, Universitas Riau, Atma Jaya Yogyakarta, STEI Tazkia tim 1.

Perwakilan dari masing-masing tim pada saat pembagian kelompok atau pool

Peserta fokus mengerjakan soal pada babak UC 100

Suasana pada saat babak Fast & Furious berlangsung
oleh Admin | Mar 8, 2014 | Kabar Profesi
Akuntan Online: Menjelang ditetapkannya PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan umum) tentang metode audit dana kampanye terdapat tiga (3) hal yang menjadi catatan Tim Ad Hoc Dana Kampanye IAPI. Ketiga hal tsb terkait dengan metode audit, besaran fee audit dan kewaspadaan terhadap berprakteknya akuntan palsu dalam audit dana kampanye.
“Pertama kami minta peningkatan mutu audit, kedua kami minta fee yang wajar, namum yang terpenting adalah audit itu dilakukan akuntan publik yang terdaftar di IAPI,” ujar Anggota Tim AdHoc IAPI Dana Kampanye Pemilu, Yanuar Mulyana, saat ditemui disela-sela PPL IAPI di Jakarta, Kamis, (12/12/2013).
Menurut dia, KPU harus belajar dari pelaksanaan audit dana Pilkada selama ini. Dalam pelaksanaanya ternyata ada dana pasangan calon peserta Pilkada diaudit oknum akuntan publik (AP) yang bukan anggota IAPI dan terdaftar di Kementerian Keuangan.
Yanuar berharap kekacauan audit dana kampanye 2009 dan audit dana kampanye Pilkada seluruh Indonesia tidak terulang kembali. Ia mensinyalir beberapa temuan audit dana kampanye 2009 dan audit dana kampanye Pilkada banyak sekali penyelewengan.”Beberapa temuan menunjukkan, laporan audit dipalsukan sama sekali,” ujarnya.
Hal itu terjadi, karena tidak adanya mekanisme kerjasama antara KPU, KPUD dan IAPI. Kerjasama yang dimaksudkan untuk membangunn pemantauaan pelaku audit dana kampanye, apakah dilakukan AP yang terdaftar di IAPI dan PPAJP atau bukan. “Caranya memuat klausul dalam PKPU bahwa auditor yang mengaudit dana kampanye itu harus mendapat rekomendasi dari IAPI,” tambahnya.
Dengan adanya klausul tersebut, IAPI akan mengetahui akuntan publik yang melakukan audit dana kampanye dan bisa menghalangi oknum AP yang tidak terdaftar melakukan audit dana kampanye. “Ini semua untuk meningkatkan mutu audit dana kampanye,” tambahnya.
Komentar Terbaru