oleh Admin | Mei 9, 2014 | Kabar Profesi
IAI: Terbitnya PMK 25/PMK.01/2014 tentang Akuntan Beregister Negara harus berimplikasi ke semua sektor kehidupan di negeri ini. Termasuk terhadap opini laporan keuangan pemerintah daerah yang selama ini masih kesulitan mencapai opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Karena dengan PMK ini, akuntan yang tersebar di seluruh pelosok negeri bisa berkontribusi lebih optimal. Ketua Dewan Penasihat IAI, Moermahadi Soerja Djanegara mengatakan, IAI perlu memastikan akuntan profesional yang tersebar di pelosok negeri, memahami keberadaan dan urgensi PMK. “Karena itu sosialisasi secara intensif perlu dilakukan. IAI bekerjasama dengan pemerintah harus memastikan informasi ini tersampaikan kepada seluruh stakeholders,” ujar Moerma ketika ditemui di Gedung BPK RI, belum lama ini. Moerma berharap, partisipasi optimal dari seluruh akuntan profesional, terutama yang tersebar di daerah-daerah, akan membantu meningkatkan kualitas pelaporan keuangan dari berbagai lembaga. Apalagi selama ini sedikit sekali daerah yang mampu mencapai opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dalam laporan keuangannya. Selanjutnya dengan adanya penataan akuntan beregister, Moerma berharap penyebaran akuntan profesional di seluruh daerah bisa terdeteksi. “Selama ini kita kesulitan mengidentifikasi hal itu. Yang kami tahu hanya akuntanakuntan yang berpraktik di BPK dan BPKP,” ujar Anggota I BPK itu. Moerma memastikan, publik di berbagai wilayah di tanah air diuntungkan dengan lahirnya PMK ini. Ketika akuntan profesional bisa bekerja optimal,transparansi dan akuntabilitas publik akan lebih cepat tercapai. Dengan begitu, angka korupsi akan bisa ditekan sehingga anggaran pembangunan bisa lebih tepat sasaran. “Kita mengharapkan ada good will pemda dan lembaga negara lainnya untuk selalu menggunakan jasa akuntan profesional dalam membantu proses pelaporan mereka. Karena selama ini alasannya karena kelangkaan akuntan profesional, kini seharusnya kondisi itu secara bertahap bisa diatasi,” harap Moerma.
Akuntan Profesional di BPK
Idealnya, lembaga tinggi pemeriksa keuangan seperti BPK memiliki sekitar 70 persen dari SDM-nya adalah akuntan profesional. Walaupun saat ini angka itu belum tercapai. “Mungkin akuntan di BPK baru sekitar 40-50 persen dari total SDM,” terang Moerma. “Padahal ketika saya dulu di BPKP, akuntannya mencapai 80 persen dari SDM.” Kondisi ini jelas belum memadai bagi lembaga tinggi negara itu. Di sisi lain, pemeriksaan yang dilakukan BPK cukup banyak, terdiri dari pemeriksaan atas laporan keuangan, pemeriksaan kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu, termasuk di dalamnya pemeriksaan investigatif. “Saat ini kami baru di pemeriksaan laporan keuangan yang merupakan mandatory dari UU. Tapi untuk pemeriksaan kinerja, baru dilakukan sebesar 10 persen. Baru nanti kalau semua entitas sudah beropini WTP, BPK akan melakukan audit kinerja,” tegas Moerma. Ke depannya, kata dia, untuk mencapai 70 persen porsi akuntan di BPK akan dilakukan secara bertahap. Tentu dimulai dari proses rekrutmen. “Karena namanya lembaga pemeriksa maka pegawai yang berlatar belakang akuntan paling tidak harus 70 persen,” dia mengingatkan.
Didorong Jadi Anggota IAI
Secara keseluruhan, Moerma memberikan banyak catatan dengan lahirnya PMK ini. Antara lain, dengan adanya PMK ini beberapa akuntan yang sudah beregister masih banyak belum menjadi anggota IAI. Sehingga ketika nanti ada proses registrasi ulang sesuai amanat PMK ini, maka mereka harus menjadi anggota IAI. “Makanya dari segi keanggotaaan, nanti akan bisa didapat angka yang tepat jumlah akuntan profesional yang terdaftar sebagai anggota IAI. Padahal selama ini mereka yang teregister tapi tak menjadi anggota IAI bisa jadi masih bekerja di bidang akuntansi juga,” Moerma menegaskan.
(Tulisan ini telah dimuat di Majalah Akuntan Indonesia Edisi Bulan Maret 2014, dari Rubrik Laporan Utama)
oleh Admin | Mei 5, 2014 | Kabar Kampus
PANDUAN LOMBA ESSAY NASIONAL
SHARIA ACCOUNTING APPLICATION TO WIN INDONESIA’S GOAL IN THE ASEAN ECONOMIC COMMUNITY 2015
Lomba Essay Tingkat Nasional merupakan suatu perlombaan penulisan karya ilmiah dalam bentuk essay dengan tema yang berhubungan dengan dunia akuntansi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan daya analisis terhadap permasalahan aktual akuntansi. Perlombaan ini ditujukan kepada seluruh mahasiswa S-1/DIII berbagai universitas di Indonesia.

Tema Essay
“PENERAPAN AKUNTANSI SYARIAH UNTUK MEMENANGKAN TUJUAN INDONESIA PADA ASEAN ECONOMIC COMMUNITY 2015”
Pelaksanaan Kegiatan
Pendaftaran dan pengumpulan essay berlangsung dari 5 Mei-8 Juni 2014 hingga Pukul 23.59 WIB.
Biaya Pendaftaran
Biaya pendaftaran adalah Rp50.000 untuk tiap essay yang dikirimkan. Tiap peserta diperbolehkan mengirimkan lebih dari satu karya dengan biaya Rp20.000 untuk karya kedua yang dikirimkan.
Hadiah
Juara 1: Uang tunai Rp1.000.000 + Sertifikat
Juara 2: Uang tunai Rp500.000 + Sertifikat
Juara 3: Uang tunai Rp250.000 + Sertifikat
Juara Harapan 1: Sertifikat + Bingkisan
Juara Harapan 2: Sertifikat + Bingkisan
Juara Harapan 3: Sertifikat + Bingkisan
Tata Cara Pendaftaran
1. Melakukan pembayaran langsung kepada panitia Lomba Essay KJAI Chapter Sumut pada rekening berikut:
Bank Negara Indonesia (BNI)
atas nama Pratiwi Soemantha
No. Rek. 0234 279 305
Usai transfer, harap konfirmasi pembayaran ke nomor 0878 9194 3312
2. Mengirimkan bukti pembayaran, scan indentitas kartu tanda mahasiswa, curriculum vitae dan file Essay yang dibuat dalam satu file pdf ke alamat email berikut: sumut.jagoakuntansi@gmail.com
3. Melakukan konfirmasi lewat sms dengan ketik: Essay(spasi)KJAI(Spasi)Nama(spasi)Asal Universitas/instansi/sekolah(spasi)No.Hp Kirim ke (0878 9194 3312).
Ketentuan Umum:
- Pendaftaran dimulai pada 1 Mei 2014
- Syarat peserta:
- Peserta tercatat sebagai mahasiswa aktif program Diploma/S1 di universitas seluruh Indonesia.
- Peserta terdiri dari perseorangan atau individu.
- Setiap peserta diperbolehkan mengirim lebih dari satu essay dengan ketentuan yang telah dijelaskan.
- Melakukan registrasi ke email berikut: sumut.jagoakuntansi@gmail.com
- Membayar biaya pendaftaran sejumlah Rp50.000 via transfer ke rekening.
- Melakukan konfirmasi melalui sms.
- Kirim hasil karya, bukti pembayaran (scan) ke email panitia.
- Peserta mengirimkan essay berupa: Softcopy dengan format pdf yang disertai identitas diri (nama, nim, asal universitas, dan contact person perwakilan peserta) ke alamat email KJAI Chapter Sumut dengan subject: ESSAY_NAMA PESERTA_ASAL UNIVERSITAS serta bukti biaya pendaftaran dan Kartu Mahasiswa/Pelajar/KTP yang di scan/photo.
- Deadline pendaftaran dan pengiriman essay dimulai tanggal 1 Mei — 8 Juni 2014.
- Tim juri akan melakukan penilaian atas essay-essay yang masuk tanpa mengetahui identitas dari penulis essay tersebut. Sepuluh Essay terpilih dengan poin terbaik akan diumumkan pada acara puncak seminar nasional. Seluruh peserta secara otomatis berhak mendapatkan tiket gratis menghadiri seminar nasional dan mendapatkan sertifikat.
- Karya yang dikirimkan adalah karya asli yang belum pernah dipublikasikan dan belum pernah menjadi juara pada lomba sejenis.
- Keseluruhan karya tulis yang dikirim akan menjadi hak milik KJAI.
Ketentuan Penulisan Essay
- Essay merupakan hasil karya orisinal, bukan hasil plagiat/saduran/terjemahan dari karya lain, belum pernah dipublikasikan di media mana pun, dan belum pernah diikutkan dalam kompetisi sejenis.
- Isi essay harus sesuai dengan tema yang telah ditentukan.
- Essay ditulis dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai EYD.
- Format Tulisan:
- Ukuran kertas kuarto (A4)
- Font: Times New Roman (12)
- Spasi 1,5
- Margin: 4-4-3-3
- Panjang essay: 1000-2000 kata
- Format Halaman Depan
a. Cover
- Judul diketik dengan huruf besar (kapital), hendaknya ekspresif, sesuai dan tepat dengan masalah yang ditulis dan tidak membuka peluang untuk penafsiran ganda.
- Logo perguruan tinggi.
- Nama dan NIM penulis ditulis dengan jelas.
- Perguruan Tinggi dan kota asal ditulis dengan jelas
- Tahun penulisan.
b. Kata pengantar dari penulis.
c. Daftar isi dan daftar lain yang diperlukan seperti Daftar Pustaka, Daftar Tabel, dan Lampiran.
6. Panitia berhak mendiskualifikasi essay yang tidak sesuai dengan format yang telah ditentukan panitia.
Kriteria Penilaian
1. Orisinalitas karya
2. Inovasi gagasan
3. Kesesuaian isi dengan tema
4. Sistematika isi
5. Tata bahasa
Tahap Seleksi
Tim juri akan melakukan penilaian atas essay-essay yang masuk tanpa mengetahui identitas dari penulis essay tersebut. Seluruh peserta akan diminta konfirmasinya untuk menghadiri acara puncak KJAI Chapter Sumut pada 21 Juni 2014. Sepuluh essay terbaik akan diumumkan pada acara puncak untuk selanjutnya diunggah pada situs KJAI. Enam karya terbaik akan mendapatkan hadiah.
Ketentuan Lain
- Dewan Juri akan menilai essay dan menentukan 6 essay terbaik.
- Proses penjurian tahap seleksi dilakukan secara adil, jujur, dan objektif dimana para dewan juri tidak mengetahui identitas pengirim essay.
- Keputusan Dewan Juri TIDAK BISA DIGANGGU GUGAT.
- Apabila terdapat informasi tambahan maka akan diberitahukan kepada peserta melalui website.
HUBUNGI KAMI
Putri 0896 9032 9290
Linda 0878 9194 3312/7561691E
Yayi 0852 6199 2488
Taufiq 0888 7556 148
Facebook Komunitas Jago Akuntansi Indonesia
Email sumut.jagoakuntansi@gmail.com
Twitter @jagoakuntansi
Website jagoakuntansi.com
oleh Admin | Mei 5, 2014 | Kabar Kampus
Pada bulan Mei 2014, Ikatan Mahasiswa Akuntansi Gadjah Mada (IMAGAMA) akan menyelenggarakan acara tahunan terbesar mahasiswa akuntansi, Gadjah Mada Accounting Days (GMAD) 2014 dengan mengangkat tema besar “Enhancing Competitiveness in Facing the Global Accounting World”.
Pada pelaksanaannya yang ke-7 ini, GMAD terdiri dari rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 10-24 Mei 2014. Acara ini melibatkan masyarakat umum di Yogyakarta dan sekitarnya, mahasiswa S1 akuntansi dari seluruh Indonesia, mahasiswa S1/D3 dari berbagai bidang tingkat nasional dan internasional, hingga tokoh-tokoh internasional. Rangkaian kegiatan GMAD 2014 ini akan dimulai dengan acara National Seminar GMAD 2014.

National Seminar GMAD 2014 tahun ini mengangkat tema “Discovering Indonesia’s Potential to Face the Global Economy”. Acara yang diselenggarakan pada Sabtu, 10 Mei 2014 ini akan menitikberatkan pada peranan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) serta isu-isu terkait yang menarik untuk dibahas dan juga mengenai strategi penguatan sinergi antara pihak-pihak terkait dalam memajukan UMKM. National Seminar GMAD 2014 mengundang Wakil Menteri Keuangan II Republik Indonesia, Bambang Brodjonegoro, sebagai keynote speaker. Selain itu, acara ini juga menghadirkan Ketua Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia ( DSAK IAI), Ibu Rosita Uli Sinaga;
Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Bapak Ahmad Fuad Rahmany; Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Ekonomi Kreatif, Bapak Prof. Dr. I Gede Pitana; dan Anggota Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia, Dr. Khomsiyah. Tiket National Seminar GMAD 2014 bisa didapatkan pada ticket box yang bertempat di Selasar FEB UGM dengan membayarkan Rp 50.000,00.

Acara selanjutnya adalah National Accounting Olympiad (NAO) yang merupakan kompetisi olimpiade Akuntansi berskala nasional bagi mahasiswa akuntansi. Tahun ini NAO mengangkat tema “Accelerating Accounting Capabilities to Meet Global Financial Challenges”. Dengan konsep Olympiad can be fun, NAO didesain untuk mengasah dan menguji baik kemampuan konseptual maupun teknis mahasiswa-mahasiswa akuntansi terbaik dari universitas di seluruh Indonesia yang membentuk tim dengan beranggotakan 3 orang. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menguji pengetahuan para peserta tentang berbagai isu global yang berkembang di bidang akuntansi. Diharapkan para peserta olimpiade tidak hanya memiliki pemahaman yang kuat mengenai konsep dan teknis ilmu akuntansi, tetapi juga merupakan orangâ€orang yang peduli dan siap untuk menghadapi berbagai masalah dan tantangan global yang ada. Penyisihan NAO diselenggarakan secara online pada 28 — 29 April 2014 dan peserta yang lolos akan diundang ke Yogyakarta untuk berkompetisi di FEB UGM pada 21 — 24 Mei 2014.

GMAD 2014 juga mengadakan acara bertaraf internasional melalui kegiatan Jogja International Conference (JIC). JIC sendiri adalah nama baru dari International Accounting Student Conference (IASC) yang telah diselenggarakan beberapa tahun sebelumnya. Tahun ini, JIC berambisi untuk menjadi konferensi yang mampu menjadi tempat berdiskusi bagi mahasiswa dari berbagai macam bidang. Maka dari itu, tahun ini JIC membawa sebuah tema besar yang sangat luas dan terbuka, yaitu “The Role of Youth Leadership in Managing Global Issues” atau “Peran Kepemimpinan Pemuda Sebagai Solusi untuk Menyelesaikan Isu-Isu Global.” Tema ini diharapkan mampu menjadi insentif bagi mahasiswa interdisiplin untuk dapat berdiskusi dan menyusun sebuah pemikiran untuk masa depan. Tema besar ini akan langsung dipaparkan oleh Mr. Dino Patti Djalal sebagai keynote speaker.
Tema besar “The Role of Youth Leadership in Managing Global Issues” akan memiliki pembahasan yang dibagi ke dalam tiga subtema, yaitu “Managing the Local Potentials to Face Global Economic Crisis” atau “Mengelola Potensi Lokal dalam Menghadapi Krisis Ekonomi Global.” Subtema ini akan dibahas dalam lecture yang diberikan oleh Mr. Imam Bashar Arafat dari Amerika. Subtema kedua yaitu “Increasing the Human Resources Competence in Facing Global Workforce” atau “Meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Menghadapi Persaingan Dunia Kerja Global.” Subtema ini akan dibahas oleh Prof. Saran Kaur Gill dari Malaysia. Lalu, subtema ketiga adalah “Professional Accountants in Strengthening Good Corporate Governance” atau “Menjadi Akuntan Profesional untuk Sistem Pemerintahan Perusahaan yang Baik.” Subtema ini akan dibahas oleh Paul E.E. Wouters dari Belgia. Hasil dari JIC ini akan disusun menjadi sebuah deklarasi yang akan diterbitkan di beberapa media nasional.
Pada hari terakhir rangkaian kegiatan GMAD 2014, peserta NAO dan JIC akan berkompetisi bersama dalam Jogja Amazing Race (JAR). Para peserta akan dibagi menjadi beberapa tim baru yang akan berlomba untuk menjalankan tantangan sekaligus menikmati keindahan kota Yogyakarta. Di malam harinya, seluruh peserta dan panitia akan menikmati makan malam bersama pada acara Gathering Night GMAD 2014. Pada acara ini akan diisi acara pentas musik dan pengumuman hasil kompetisi dari NAO, JIC, dan JAR.
Gadjah Mada Accounting Days 2014 mengundang seluruh bagian dari masyarakat, khususnya generasi muda untuk berpartisipasi dalam event ini. Karena dengan partisipasi aktif generasi muda dalam meningkatkan kompetensi dan daya saingnya, dapat menyumbang peran dalam menghadapi dunia persaingan global saat ini. Tunggu apalagi, segeralah bergabung di event ini !
oleh Admin | Mar 28, 2014 | Kabar Profesi
Akuntan Online: BPK meminta DPR untuk memilih supreme audit negera lain atau BPK negara lain untuk melakukan pemeriksaan terhadap BPK. Pemeriksaan itu ditujukan untuk memastikan sistem pengendalian mutu BPK.
“Permohonan tsb tertuang dalam surat BPK tertanggal 11 Juni 2013, perihal permintaan pertimbangan mengenai BPK negara lain yang menelaah sistem pengendalian mutu BPK,” kata Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso dalam Rapat Paripuran DPR, Kamis (11/07/2013), seraya menambahkan, atas permohonan tsb, Sidang Paripurana DPR memutuskan untuk meneruskan surat permintaan pertimbangan dari BPK ke Badan Musyawarah (Bamus) DPR.
Kepala Biro Humas & Hubungan Internasional BPK, Bachtiar Arief mengatakan, permintaan itu merupakan peer riveiw atau telaah sejawat dan merupakan bagian dari akuntabiltas BPK. “Hal tsb diatur dalam Pasal 33 UU 15 tahun 2006 tentang BPK,” ujanya.
Penentuan negara mana yang bakal melakukan peer review BPK, Wakil Ketua Komisi XI DPR, Andi Pangerang Timo akan melibatkan Komisi X DPR. Namun, Supreme audit yang diajukan BPK, kata Andi, Polandia. Sebelumnya, BPK telah berapa kali di peer review yakni New Zaeland tahun 2004 dan Belanda tahun 2009.
oleh Admin | Mar 22, 2014 | Kabar Profesi
IAI Global: Kompartemen Akuntan Pajak Ikatan Akuntan Indonesia (IAI KAPj) resmi terbentuk dalam rapat anggota IAI, Kamis, 13 Maret 2014. Rapat ini sekaligus berhasil secara musyawarah dan mufakat memilih Prof. John Hutagaol sebagai Ketua IAI KAP yang pertama. John saat ini menjabat sebagai Direktur Peraturan Perpajakan II, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.
Sebagai ketua, John akan didampingi oleh wakil Ketua I, Dadang Suwarna dan Wakil Ketua II, Dr. Elia Mustikasari. Dadang adalah Direktur Pemeriksaan DJP dan Elia merupakan Sekretaris Departemen Akuntan Universitas Airlangga, Surabaya.
Proses pemilihan ini dipimpin oleh Anggota DPN, Cris Kuntadi, didampingi oleh Direktur Eksekutif IAI, Elly Zarni Husin, sebagai sekretaris. Sebelumnya, ketiga calon itu diajukan oleh peserta sidang dengan dukungan minimal 10 orang anggota untuk masing-masing calon. Sekitar 90 orang anggota utama IAI dari berbagai wilayah, terlibat dalam pemilihan ini.
Setelah terbentuk, IAI KAPj diharapkan menjadi organisasi yang dapat membangun kemampuan profesi akuntan pajak yang profesional yang berkarier dan terlibat di dunia perpajakan tanah air. Dengan itu,akuntan bisa memberikan sumbangsih lebih besar bagi bangsa dan negara, khususnya di sektor perpajakan.
John, pasca pemilihan mengajak seluruh anggota kompartemen untuk bersama-sama membangun dunia perpajakan Indonesia. Ia dibantu dua wakil ketua terpilih juga akan segera menyusun program kerja yang akan menjadi fondasi kegiatan IAI KAPj ke depan.
IAI KAPj nantinya akan menjalankan misi meningkatkan kemampuan perpajakan para anggotanya, sehingga dapat menghasilkan akuntan pajak yang kompeten dan terpercaya. Kompartemen baru ini juga diharapkan menjadi mediator antara dunia bisnis dengan pemerintah sehubungan dengan masalah perpajakan dan berperan aktif dalam memberikan masukan kepada pemerintah dalam membuat peraturan perpajakan.
Komentar Terbaru