Client Representation Letter

Client Representation Letter

Oleh: Nila Munana, Yunika Dewi Lestari, Khairurrijal Ibrahim

Tahukah kamu tentang Surat Pernyataan Langganan (Client Representation Letter) atau sering disebut dengan Management Letter? Dalam suatu general audit, akuntan publik pada akhir pemeriksaannya harus mengeluarkan laporan akuntan publik yang terdiri dari pendapat auditor mengenai kewajaran laporan keuangan klien dan laporan keuangan yang telah diaudit.  Namun, sebelum laporan audit diserahkan kepada klien, auditor harus meminta CRL terlebih dahulu. (lebih…)

Pemeriksaan Kas

Pemeriksaan Kas

Oleh: Presdinasfri Davisti, Khairurrijal Ibrahim, Yunika Dewi Lestari, Nila Munana

#Cash merupakan harta lancar perusahaan yang sangat menarik dan mudah untuk diselewengkan. Untuk memperkecil terjadinya kecurangan tersebut, diperlukan adanya internal control yang baik atas #Cash dan Bank. Menurut PSAK No. 02 #Cash terdiri atas saldo kas (cash on hand) dan rekening giro. Sementara itu, setara kas (Cash Equivalent) adalah investasi yang sifatnya sangat liquid, berjangka pendek dan  cepat dapat dijadikan kas dalam jumlah tertentu. (lebih…)

Asersi Manajemen

Asersi Manajemen

Oleh: Khairurrijal Ibrahim/Yunika Dewi/Nila Munana

Asersi adalah pernyataan manajemen tentang pengelompokan transaksi dan akun terkait serta pengungkapannya di dalam laporan keuangan, baik secara eksplisit ataupun implisit. PSA 07 mengelompokkan asersi menjadi tiga kategori: (1) Asersi mengenai pengelompokan transaksi dan peristiwa dalam periode audit; (2) Asersi mengenai Saldo Akun di akhir periode; (3) Asersi mengenai penyajian dan pengungkapan.

Masing-masing asersi ini punya indikator yang akan digunakan dalam proses audit nantinya. Pertama, asersi tentang klasifikasi transaksi dan peristiwa dalam proses audit, dalam asersi ini, kita akan mengetahui apakah transaksi telah dicatat dengan semestinya. Tentunya dengan melihat indikatornya, yaitu, keterjadian, kelengkapan, keakuratan, klasifikasi, dan pisah batas. (lebih…)

Accounts Receivable

Accounts Receivable

Oleh: Presdinasfri Davisti/Nila Munana/Yunika Dewi/Khairurrijal Ibrahim/Hestuti

Standar Akuntansi Keuangan menggolongkan accounts receivable (piutang) menurut terjadinya dalam dua kategori, piutang usaha dan piutang lain-lain. Piutang usaha adalah piutang yang berasal dari penjualan barang atau jasa secara kredit atau cicil. Piutang lain-lain adalah piutang yang timbul dari transaksi di luar kegiatan usaha normal perusahaan. Piutang usaha dan piutang lain-lain diharapkan bisa ditagih dalam waktu satu tahun sehingga bisa diklasifikasikan sebagai piutang lancar. Akun-akun apa saha yang digolongkan sebagai piutang? Ada piutang usaha, wesel tagih, piutang pegawai, piutang bunga, uang muka, uang jaminan, piutang lain-lain, dan allowance for bad debts.  (lebih…)

Dorong Akuntan Lebih Berani Ungkap Korupsi

835277_09500126032015_korupsiArtikel ini merupakan chirpstory kultweet dari akun twitter @JagoAkuntansi yang diolah dari wawancara Kepala SKK Migas dengan sumber dari Majalah Akuntan Indonesia edisi Maret-April 2015.

  1. Fenomena #Korupsi nampaknya telah menjadi hal yang biasa dan marak terjadi di negeri kita tercinta ini ya Sob.
  2. Bahkan fenomena #Korupsi ini sudah ada dan mendarah daging sejak lama sebelum Indonesia merdeka.
  3. Salah satu bukti yg menunjukkan bahwa #Korupsi sudah ada dalam masyarakat Indonesia jaman penjajahan yaitu dengan (cont)
  4. (cont) adanya tradisi memberikan upeti oleh beberapa golongan masyarakat kepada penguasa setempat #Korupsi
  5. Kini, hampir di setiap lini pemerintahan selalu diwarnai dengan kasus #Korupsi yang terjadi silih
  6. Terakhir yang Gogo dengar bahwa ada dugaan suap APBD sebesar 2 Milyar yang dilakukan oleh Bupati Banyuasin #Korupsi
  7. Fenomena #Korupsi ini kini sdh mengakar smpai begitu dalamnya hingga menjelma menjd budaya dan menjd praktek yg dilakukan bersama2
  8. Akuntan sbg fungsi control atas kewajaran laporan keuangan dan kinerja sudah sepatutnya turut berkontribusi dlm pengungkapan #Korupsi
  9. Dan profesi auditor pada khususnya seharusnya muncul di garda terdepan dlm upaya pemeberantasan #Korupsi di Indonesia ini Sob!
  10. Sblmnya, Gogo bertanya2 mengapa #Korupsi di Indonesia ini nampaknya begitu mudah dilakukan dan menjd hal yg lumrah dilakukan ya Sob?
  11. Namun ternyata memang #Korupsi ini tnp kt sadari srg dilakukan dlm lingkup kecil karena adanya kesempatan untuk melakukannya
  12. Seperti halnya saat ketika membeli barang di toko, kerap kita temukan penjual menanyakan “kuitansinya mau ditulis brp ?” #Korupsi
  13. Jika yang trjd demikian, maka ada kesempatan untuk kita memanfaatkan kondisi yg demikian u/ keuntungan pribadi #Korupsi
  14. Di Indonesia, fenomena ini srg trjd dan menjadi hal yg Smntr di negera lain seperti AS tidak pernah ditemui hal seperti ini #Korupsi
  15. Dalam akuntansi, jika kwitansi tsb dijadikan data atau bukti maka hasilnya tidak dapat mencerminkan transaksi yg sbnrnya trjadi #Korupsi
  16. Istilahnya jika data yang masuk adalah sampah, maka laporan keuangan yang dihasilkan jg hnya akn menjadi sampah #Korupsi
  17. Dari sisi akuntan, kita dapat melihat mengapa #Korupsi menjamur yaitu krn memang source dokumen transaksi sering di manipulasi
  18. Auditor keuangan tidak akan menemukan kecurangan tsb karena memang ada bukti untuk tiap transaksi #Korupsi
  19. Akan lain halnya dengan auditor forensik yang dapat mendeteksi dan menemukan kasus-kasus kecurangan seperti #Korupsi
  20. Auditor forensic dlm prakteknya dituntut untuk memiliki pengetahuan & pemahaman yg mendalam ttg ilmu audit & hukum #Korupsi
  21. Auditor forensic ini bias menjadi salah satu senjata atau alat untuk mempercepat pemberantasan #Korupsi
  22. Dalam praktik pemberantasan #Korupsi, peran akuntan secara umumnya sangat
  23. Prinsip alur transaksi dari rekening ke rekening dapat mudah dipahami oleh Akuntan, berbeda halnya dengan non-Akuntan #Korupsi
  24. Dlm memberantas #Korupsi, untuk melacak alur uangnya biasanya diterapkan follow the money ini dmn di trace dari rekening ke rekening
  25. Akuntansi ini memang pada dasarnya sangat dekat dengaralu ruang Sob! #Korupsi
  26. Jika melakukan analisis thdp keuangan perusahaan dan di utak-atik catatan keuangannya, akan ditemukan alur transaksi #Korupsi
  27. Semua dapat di lacak dari data akuntansi yang di provide oleh perusahaan #Korupsi
  28. Kasus #Korupsi yang sudah mengakar begitu dalamnya harusnya menjadi peluang bagi profesi akuntan forensic (cont)
  29. (cont) untuk lebih maju dan lebih memberikan manfaat bagi permberntasan tindak pidana #Korupsi
  30. Profesi harus lebih berperan mengenalkan jenis akuntansi forensic ini kepada public #Korupsi
  31. Sementara perguruan tinggi harus mengembangkan pelajaran audit forensic dan akuntansi forensik #Korupsi
  32. Dan pemerintah hrs membuka ruang gerak bg akuntan forensik u/ masuk lebih jauh dalam upaya pemberantasan tindak pidana #Korupsi
  33. Jika ketiga hal tsb berjalan beriringan, akan byk hasil kerja akuntan yg dapat dipakai sebagai data ke kepengadilan dan arbitrase #Korupsi
  34. Lebih lanjut, profesi akuntan juga harus mendorong pertumbuhan jumlah akuntan forensik di Indonesia #Korupsi
  35. Setelah jumlahnya memadai, profesi baru bicara standar akuntansi forensik yang nanti akan berlaku umum di Indonesia #Korupsi
  36. Harapannya juga kedepannya agar auditor independen tidak hanya terpaku pada audit keuangan yg hnya agreed upon procedure #Korupsi
  37. Namun juga memiliki kemampuan investigasi forensic yang dapat dimanfaatkan untuk pengungkapan kasus #Korupsi
  38. Di Indonesia, masih sedikit akuntan dan kantor akuntan yang menguasai kemampuan tersebut #Korupsi
  39. Karena memang sejauh ini belum ada standar baku terkait audit investigasi atau audit forensic ini di Indonesia #Korupsi
  40. Dengan dukungan dari semua pihak untuk meningkatkan jumlah auditor forensic dan membuka ruang gerak bagi akuntan forensik (cont) #Korupsi
  41. (cont) nantinya perlahan tapi pasti dapat menurunkan tingkat #Korupsi yang terjadi di Indonesia
  42. Bahkan tidak mustahil untuk memberantas sampai ke akar dan mengubah budaya #Korupsi yang sudah terpatri tersebut.

Perbedaan antara Test of Control dan Subtantive Testing

images

  1. Auditor dlm mengembangkan keseluruhan rencana auditnya memiliki bbrp jenis pengujian yang dpt digunakan dalam prosedur auditnya #STvsTOC
  2. Tujuan dari pengujian audit ini adalah untuk memungkinkan auditor untuk mengumpulkan bukti audit yang cukup untuk (cont) #STvsTOC
  3. (cont) dapat menyimpulkan dengan keyakinan memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material #STvsTOC
  4. Jk bukti audit yg cukup tdk dpt diperoleh atau bukti merujuk ke slh saji material, auditor hrs mengluarkn opini yg dimodifikasi #STvsTOC
  5. Salah saji material akan muncul adlah laporan keuangan jika 3 hal ini terjadi #STvsTOC
  6. Yang pertama, yaitu memang ada error yang terjadi dari Resiko ini kita kenal dengan “Inherent Risk” #STvsTOC
  7. Yang kedua, yaitu system pengendalian internal (SPI) klien tidak dapat mencegah, mengidentifikasi dan memperbaiki (cont) #STvsTOC
  8. (cont) error yg terjadi atau yg lebih dikenal dgn “Control Risk” #STvsTOC
  9. Dan yang terakhir, yaitu auditor tdk dpt mendeteksi error tsb selama proses audit atau yg lbh dikenal dgn “Detection Risk” #STvsTOC
  10. Untuk mencegah risiko-risiko tersebut agar eror tersebut tidak muncu ldalam laporan keuangan yang diterbitkan (cont)
  11. (cont) ada dua hal yg harus difokuskan oleh auditor yaitu menguji SPI klien dan melakukan pengujian substantive #STvsTOC
  12. Jika SPI klien baik, kemungkinan untuk terjadinya error lebih kecil dan akan berdampak (cont) #STvsTOC
  13. (cont) pada pengujian subtantif yang lebih sedikit #STvsTOC
  14. Namun jika SPI klien buruk, auditor harus perform lebih banyak pengujian subtantif #STvsTOC
  15. Pengujian subtantif tersebut menjadi satu2nya cara yang dpt diandalkan untuk mendeteksi salah saji material dalam LK #STvsTOC
  16. Oleh karenanya, dalam pengujiannya hal yang harus dilakukan auditor pertama kali yaitu menilai efektivitas SPI klien #STvsTOC
  17. Hal ini berarti, auditor harus menyelidiki SPI klien baik dari desain dan pengoperasiannya #STvsTOC
  18. Penilaian pengoperasian SPI klien ini dapat dinilai dengan melakukan Test of Control (TOC) #STvsTOC
  19. TOC adl prosedur pengauditan yg dilakukan utk mengevaluasi efektifitas perencanaan, pengoperasian kebijakan (cont) #STvsTOC
  20. (cont)dan prosedur struktur pengendalian internal klien. #STvsTOC
  21. TOC ini Sob memiliki tujuan utama u/mendapatkan info mngenai 3 hal, yaitu (1) frekuensi pelaksanaan control activity (cont) #STvsTOC
  22. (cont) (2) mutu pelaksanaan control activity, dan (3) karyawan yg melakukan control activity. #STvsTOC
  23. Utk mndptkn informasi yg prtama, auditor memeriksa sbrpa byk transaksi diotorisasi o/ pihak berwenang sesuai dgn prosedur yg ada#STvsTOC
  24. Selain br kepentingan thd frekuensi pengendalian transaksi, auditor jg hrs memastikan mutu pelaksanaan aktivitas control #STvsTOC
  25. Knapa bgtu Sob ? karna seringkali karyawan tdk mengetahui maksud dan tujuan dri dilakukannya pngendalian tsb. #STvsTOC
  26. Maka dri itu pelaksanaan aktivitas pengendalian dikatakan baik jika tujuan dri aktivitas tsb telah #STvsTOC
  27. Adapun prosedur dri TOC yg biasanya dilakukan oleh auditor diantaranya, (i) Inquiry and Confirmation, (ii) Inspection (cont) #STvsTOC
  28. (iii) Observation, dan (iv) Recalculation dan Reperformance #STvsTOC

Selanjutnya stlh dilakukan TOC, auditor hrs mendapat kan bukti langsung yg cukup dgn melakukan pengujian Subtantive Test #STvsTOC

  1. Bahkan ketika SPI sudah dianggap sangat baik dan efektif dilaksanakan, auditor tetap harus melakukan tes pada angka di LK #STvsTOC
  2. Subtantive test ini harus dapat menjawab semua asersi seperti valuation, completeness, existence, dll #STvsTOC
  3. Substantive test trdiridari (1) pengujian atas transaksi, (2) prosedur analitis, dan (3) pengujian terperinci atas #STvsTOC
  4. Yuk kita kupas lagi tiap jenis dari substantive test iniya Sob #STvsTOC
  5. Pengujian atas transaksi terdiri dr prosedur2 utk menguji kecermatan pencatatan #STvsTOC
  6. (2) prosedur analitis yg biasa dilakukan auditor adl perhitungan rasio u/di bandingkan dgn rasio tahun lalu dn data lain yg #STvsTOC
  7. Prosedur analitis dpt menunjukkan adanya indikasi kemungkinan salah saji dlm LK. #STvsTOC
  8. Prosedur ini mmbutuh kan biaya paling rendah Sob, krna membuat perhitungan dan perbandingannya relative mudah utk #STvsTOC
  9. (3) pengujian terinci atas saldo adl pengujian yg lebih focus pd saldo akhir buku besar utamanya akun2 dlm #STvsTOC
  10. Pengujian tsb bertujuan utk membuktikan kebenaran moneter ats akun2 yg diuji Sob. #STvsTOC
  11. Prosedur ini memperlukan biaya yg lebih besar dri prosedur lainnya krna butuh biaya utk konfirmasi dn menghitung #STvsTOC
  12. Nah itutadi Sob penjelasan terkait TOC dan Subtantive Test, udah dapet bayangannyakan untuk perbedaan keduanya? #STvsTOC
  13. Ingatya Sob, jika TOC menunjukkan bahwa SPI tidak beroperasi dengan benar dan efektif, (cont) #STvsTOC
  14. (cont) auditor harus miningkatkan pengujiannya subtantifnya ya Sob! #STvsTOC
  15. Selamat belajar Sobat Gogo, smoga kultweet kali ini bermanfaat dan memberi pemahaman yg lebih mengenai ##STvsTOC
  16. See you next Thursday night